Wali Kota Maulana dan Wamen BKKBN Sinergitas Cegah Stunting

Kota Jambi - Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., serta Ketua TP PKK Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG., mendampingi Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, dalam kunjungan kerjanya ke Kota Jambi, Rabu siang (20/8/2025). Selain itu turut hadir dalam giat itu Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Jambi, M. Jaelani.

Dalam kunjungan kerjanya di Kota Jambi, Wakil Kepala BKKBN RI beserta rombongan menaruh perhatian khusus pada kelompok anak balita, ibu menyusui, dan ibu hamil. Fokus ini menjadi langkah krusial dalam mendukung strategi nasional percepatan penurunan stunting di Indonesia, guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.

Dalam rangkaian tinjauannya, Wamen Ratu Ayu menyambangi kediaman Ibu Oktavia, seorang ibu hamil warga RT 06 Kelurahan Beliung, Kecamatan Alam Barajo, yang didiagnosa mengalami Kurang Energi Kronis (KEK). Selain itu, ia juga mengunjungi Ibu Lusiana, ibu hamil warga RT 28 Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo. Tidak hanya itu, Wamen turut meninjau secara langsung proses pelayanan imunisasi di UPTD Puskesmas Rawasari. Pada kesempatan tersebut, ia juga menyerahkan bantuan berupa paket makanan beroperasi gizi secara simbolis kepada tiga orang ibu hamil, sebagai bentuk dukungan nyata dalam pemenuhan gizi keluarga.

Dikesempatan itu tampak turut mendampingi, Wakil Gubernur Jambi H. Abdullah Sani, Inspektur Utama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Ucok Abdulrauf Damenta, Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, serta Kepala Perangkat Daerah terkait dilingkungan Pemerintah Provinsi dan Kota Jambi.

Usai melakukan tinjaunnya, kepada awak media, Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan wujud nyata untuk mengimplementasikan Asta Cita Presiden. Terkait bagaimana melihat langsung evaluasi program pemerintah di masyarakat sekaligus memastikan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Presiden menaruh perhatian besar pada masa 1.000 hari pertama kehidupan. Program prioritas seperti Sekolah Rakyat, Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga cek kesehatan gratis, semua diarahkan untuk memastikan generasi Indonesia tumbuh sehat dan kuat,” jelasnya.

Wakil Kepala BKKBN juga mengatakan bahwa pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG) adalah langkah strategis untuk memutus rantai stunting, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan dan bagi ibu hamil.

“Kehidupan awal manusia dimulai sejak masa kehamilan. Maka melalui program MBG ini adalah kepedulian Presiden terhadap gizi ibu hamil, serta bentuk nyata komitmen dalam membangun generasi unggul Indonesia,” katanya.

Dikesempatan itu, dirinya juga mengingatkan peran penting suami untuk mendukung istri selama masa kehamilan, dengan menjaga kesehatan, serta anjuran memastikan mengkonsumsi makanan bergizi.

“Seorang suami harus siap menjadi ayah siaga. Dukungan keluarga, terutama dari suami, sangat penting agar ibu hamil tetap sehat, persalinan lancar, serta bayi nantinya bisa tumbuh optimal,” ucapnya.

Ratu juga tekankan pentingnya pemberian ASI eksklusif hingga bayi berusia dua tahun, dilanjutkan dengan pendampingan makanan bergizi (MPASI) sejak usia enam bulan. Karena, langkah ini menjadi bagian kunci dalam mencegah stunting sejak dini.

Dalam Kunkernya tersebut, Wamen juga tampak memberikan edukasi seputar Kesehatan Ibu Hamil, dalam upaya Pencegahan Stunting Melalui Pemenuhan Gizi dalam rangka Pelaksanaan Program Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting).

“Ini adalah program komplementer terhadap program prioritas Presiden yakni program MBG. Jadi bilamana belum tersentuh program MBG kami lakukan melalui program Genting ini,” jelasnya.

Dirinya berharap, melalaui kolaborasi dari seluruh program baik itu di daerah dan pusat, angka prevalensi stunting Provinsi Jambi yang saat ini berada diangka 19,8 persen bisa terus turun.

“Kita akan terus targetkan untuk turun, dan mudah-mudahan dengan turunnya angka Prevalensi stunting bisa turut meningkatkan kualitas SDM di Indonesia. Karena bagaimanapun, kalau kita ingin menyukseskan Indonesia Emas harus dimulai dari unit terkecil yaitu keluarga,” tutup Wamen Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka.

Sementara itu, usai melakukan pendampingan tersebut, Wali Kota Maulana dalam keterangannya, menuturkan bahwa telah menyampaikan sejumlah program inovatif Pemerintah Kota Jambi kepada Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, terutama dalam konteks pencegahan stunting.

“Alhamdullillah, melalui program-program tersebut sangat berdampak pada angka stunting kota Jambi, yang pada tahun 2023 lalu diangka 13,5 persen, sementara di tahun 2024 diangka 10,5 persen,” ujarnya.

Wali Kota optimis dengan program-program yang menyentuh langsung kepada masyarakat, seperti kepada anak balita, ibu hamil dan ibu menyusui dapat terus menekan angka stunting di Kota Jambi yang targetnya diangka 8 persen.

“Ini adalah hal yang harus kita perjuangkan bersama, melalui program-program kolaboratif lainnya dilapangan. Seperti yang diterapkan di Kecamatan Alam Barajo ini melalui program Si Paling Demen. Dan masih banyak lagi inovasi diwilayah -wilayah lain yang secara keseluruhan akan membantu menekan percepatan angka stunting,” ucap Maulana.

Ia menambahkan, bahwa program penanganan stunting ini telah tersebar disemua perangkat daerah dan instansi vertikal dilingkup Kota Jambi. Seperti Dinas Kesehatan ada pemeriksaan ibu hamil, PDAM ada penambahan air bersih bagi warga berpenghasilan rendah, Dinas Perkim ada Bedah Rumah dan Dinas Lingkungan Hidup tentang pengolahan sampah.

“Secara keseluruhan program ini tujuannya sama untuk menjaga kesejahteraan masyarakat sehingga menghasilkan penurunan stunting yang kerjanya lintas OPD dan stakeholder terkait,” tutup Wali Kota Jambi itu. 

 

Best Practice Kota Jambi di Forum Gubernur dan Bupati Wali Kota se-ASEAN

Kota Jambi - Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menjadi pembicara pada forum Asean Governors Mayors Forum (AGMF) yang berlangsung di kota Kuala Lumpur, Malaysia 12-14 Agustus 2025.

AGMF merupakan wadah bagi para Gubernur dan Wali Kota, untuk memperkuat kolaborasi dalam pembangunan perkotaan berkelanjutan mencakup advokasi, peningkatan kapasitas, riset serta pertukaran pengetahuan dan praktik baik yang selaras dengan tujuan global seperti SDG’s, News Urban Agenda, Paris Agreement dan Sendai Framework.

Forum bergengsi ini diselenggarakan oleh Sekretariat AGMF yang dikelola United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC), bersama dengan ASEAN Sustainable Urbanisation Forum (ASUF) dan Meeting of Governors/Mayors of ASEAN Capitals (MGMAC).

Dengan mengusung tema “Kota dan Kawasan Masa Depan ASEAN: Inklusivitas dan Keberlanjutan”, Forum pertemuan Gubernur dan Wali Kota se-ASEAN ini, selain dihadiri Gubernur dan Wali Kota khususnya anggota United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC), turut pula hadir Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Republik Indonesia Bima Arya Sugiarto yang juga sekaligus menjadi pembicara kunci dalam forum tersebut.

AGMF 2025 diharapkan menjadi platform strategis kerja sama antar pimpinan daerah di kawasan ASEAN untuk memperkuat kolaborasi pembangunan perkotaan berkelanjutan.

Pada forum strategis itu, Wali Kota Jambi mendapat kehormatan menjadi pembicara di dua sesi. Pertama ; Special Session ASEAN Cities as Cultural Gateways: Harnessing Diversity for Regional Transformation. Pada sesi ini, Wali Kota Maulana mengangkat event “Tumpah Ruah” yang digelar Pemerintah Kota Jambi dengan melibatkan komunitas pemuda sebagai penggerak yang telah sukses besar dan memberi effect ekonomi yang luas kepada masyarakat.

“Kegiatan ini sebuah agenda yang bertujuan untuk menghidupkan kembali kawasan Kota Tua, Pasar, Jambi, sebagai denyut nadi perekonomian pada masanya. Melalui Festival Tumpah Ruah ini menjadi langkah awal Pemerintah Kota Jambi menghidupkan kembali kawasan tersebut dengan menggabungkan konsep tradisional dan modern, tanpa menghilangkan nilai-nilai sejarah didalamnya,” ujar Wali Kota Maulana dalam sesi presentasi forum AGMF, Rabu (13/8/2025).

“Alhamdulilah, kegiatan Tumpah Ruah tersebut sukses besar yang berdampak pada peningkatan kunjungan, serta memberikan effect ekonomi yang luas kepada masyarakat, khususnya pada sektor UMKM atau Ekonomi Kreatif,” lanjut Maulana dalam paparannya.

Sementara pada sesi kedua ; yaitu Learning and Knowledge Sharing, Wali Kota Jambi itu mengangkat best practice kota dengan pengelolaan sampah yang baik, manajemen sampah dengan memberdayakan masyarakat melalui program Kampung Bahagia. Wali Kota Maulana menekankan pentingnya kolaborasi multipihak dalam penanganan sampah yang komprehensif dari hulu ke hilir.

“Melalui program Kampung Bahagia, kami mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mengelola sampah dengan sistem siklus tertutup. Sampah tidak lagi dibuang sembarangan ke TPS-TPS liar, tetapi dikumpulkan secara terpadu berbasis komunitas, lalu dipilah di TPS3R dengan menerapkan prinsip Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), dan Recycle (mendaur ulang). Dengan pola ini, hanya residu yang benar-benar tidak dapat dimanfaatkan yang diangkut ke TPA Talanggulo, sehingga tidak membebani kapasitas Sanitary Landfill,” ungkapnya.

“Di TPA Talanggulo, sampah diolah melalui konsep circular economy yang menjadikan sampah bernilai ekonomi. Dengan didaur ulang menjadi produk bernilai tambah seperti briket, RDF, magot, dan pupuk,” tambah Maulana.

Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah yang efektif merupakan investasi jangka panjang yang sangat besar manfaatnya bagi kemajuan suatu daerah. Ia menegaskan, program pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan masyarakat seperti Kampung Bahagia layak menjadi salah satu best practice dalam memperkuat pembangunan perkotaan berkelanjutan. Program ini mengedepankan kolaborasi multipihak dan penanganan sampah secara komprehensif, mulai dari hulu hingga hilir.

“Mudah-mudahan, upaya ini dapat berjalan sesuai harapan para pemimpin daerah se-ASEAN, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Paparan Wali Kota Jambi dalam dua sesi diskusi panel tersebut berhasil mencuri perhatian dan menuai apresiasi tinggi dari para peserta yang tergabung dalam UCLG ASPAC. Antusiasme tersebut menjadi bukti nyata bahwa Program Kota Jambi Bahagia tidak hanya relevan dan sejalan dengan kebutuhan pembangunan di tingkat daerah, tetapi juga selaras dengan agenda global untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

AGMF Tahun 2025 yang dirangkai dengan berbagai kegiatan ini dibuka oleh Menteri Departemen Perdana Menteri Malaysia Dr. Zahila binti Mustafa dalam sebuah jamuan dengan tema Kenduri the Park yang berlangsung di Perdana Botanical Garden Kuala Lumpur.

Dalam acara itu Wali Kota Jambi juga berkesempatan mempromosikan potensi Kota Jambi dengan memberikan cinderamata khas Jambi kepada Wali Kota Kuala Lumpur dan Sekjen UCLG ASPAC Dr. Bernadia Irawati Tjandradewi.

Selama tiga hari berada di Kuala Lumpur, Wali Kota Jambi dokter Maulana mengikuti berbagai agenda penting. Selain menjadi pembicara dan mengikuti serangkaian sesi formil lainnya, Wali Kota Maulana juga memanfaatkan forum itu untuk menjalin komunikasi dengan para pemimpin kota dari negara-negara anggota ASEAN untuk membicarakan peluang kerja sama di berbagai bidang, seperti pengelolaan lingkungan, pengembangan ekonomi kreatif, dan pemberdayaan masyarakat.

Wali Kota Maulana juga berkesempatan melakukan visitasi ke TPA Bukit Tagar, kawasan TPA Sanitary Landfill seluas 1700 hektare. TPA ini didukung dengan instalasi Waste to Energy gas metan yang menghasilkan listrik 12 MW.

“Kami datang bukan sekedar untuk menghadiri forum, tetapi untuk menunjukkan komitmen Kota Jambi bersama-sama kota-kota besar dunia dalam menghadapi tantangan global. Melalui kesempatan ini, kami menjalin jejaring, bertukar pengetahuan, dan membawa pulang inspirasi serta best practice yang dapat kami terapkan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Jambi,” sebut Wali Kota Jambi itu.

Untuk diketahui, forum berskala internasional yang diikuti oleh kurang lebih 8.000 peserta ini mengusung gagasan global dengan fokus pembahasan pada empat pilar utama.

Pertama, climate resilient cities, yang menitikberatkan pada adaptasi dan mitigasi dampak perubahan iklim, termasuk solusi inovatif seperti pendekatan berbasis alam untuk merespons banjir dan krisis iklim.

Kedua, healthy and caring cities, yang mendorong pembangunan kota inklusif, memperkuat jejaring sosial, serta mendukung kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Ketiga, digital transformation and innovation, yang membahas percepatan transformasi digital dalam tata kelola kota, layanan publik, dan pengembangan inovasi teknologi perkotaan.

Keempat, collaborative pathways to sustainability, yang menekankan pentingnya kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan melalui kebijakan dan strategi kolektif.

Melalui forum ini, diharapkan para peserta, mulai dari pemerintah kota, pakar teknis, hingga mitra regional, dapat menghasilkan wawasan yang aplikatif dan dapat ditindaklanjuti. Hasil yang diharapkan meliputi: penguatan pembelajaran dan kerja sama antarkota; terdokumentasinya praktik-praktik baik dan pengalaman sukses; lahirnya gagasan untuk kerja sama di masa depan; peningkatan pemahaman terhadap pendekatan terpadu; serta bertambahnya komitmen untuk mengimplementasikan agenda global pada tingkat lokal, khususnya dalam pengelolaan sampah terpadu

 

 

 

Pemkot Jambi Gandeng Kerinci Penuhi Pasokan Pangan Program MBG

Kota Jambi - Pemkot Jambi terus memperkuat sinergi antar daerah sebagai strategi dalam mengoptimalkan pemanfaatan potensi masing-masing wilayah, sekaligus menjawab tantangan kesenjangan pembangunan antar kawasan. Langkah konkret ini kembali diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Jambi dengan Pemerintah Kabupaten Kerinci, yang dilaksanakan pada Sabtu pagi (1/8/2025).

Penandatanganan PKS yang berlangsung di Aroma Pecco, Kawasan Kebun Teh Kayu Aro itu, dilakukan oleh dua Kepala Perangkat Daerah (PD) dari kedua Pemerintah Daerah tersebut. Yaitu Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi Amran bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kerinci Yoddizal Ali. Serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi Evridal Asri bersama Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kerinci Radium Halis, dengan disaksikan langsung oleh kedua Kepala Daerah, Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, dan Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M. Si,.

Kerja sama lintas daerah ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Jambi untuk membangun kolaborasi strategis, khususnya dengan sesama pemerintah daerah di Provinsi Jambi, dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi, peningkatan pelayanan publik, serta pemerataan pembangunan yang berkelanjutan.

Terkait kerja sama itu, Wali Kota Maulana menyebut, bahwa kolaborasi tersebut merupakan langkah strategis antar pemerintah daerah, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan Kota Jambi. Kota Jambi katanya, memiliki ketergantungan terhadap pasokan sejumlah komoditas penting dari luar daerah, seperti cabai dan sayur-mayur, yang banyak dihasilkan di wilayah pegunungan seperti Kabupaten Kerinci.

“Kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya kita untuk meningkatkan pendapatan petani, karena kita membeli langsung dari petani. Ini sejalan dengan arahan Bapak Presiden yang mendorong agar petani memperoleh kesejahteraan melalui sistem distribusi yang lebih adil,” ungkap Maulana.

Lebih lanjut, Maulana menekankan bahwa kerja sama ini bukan hanya menyangkut aspek perdagangan komoditas, tetapi juga berkaitan langsung dengan pemenuhan kebutuhan program prioritas nasional, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Salah satu dampak langsungnya adalah pemenuhan kebutuhan Dapur Gizi yang sedang kita dorong operasionalisasinya di Kota Jambi. Saat ini baru lima dapur yang berjalan, dan target kita adalah 62 Dapur Gizi aktif untuk mendukung program MBG. Karena itu, kerja sama hari ini sangat relevan dan mendukung arahan Presiden agar program ini benar-benar terpenuhi dari aspek ketersediaan bahan, nilai gizi, hingga keterjangkauan harga,” jelasnya.

Maulana juga mengingatkan pentingnya percepatan implementasi kerja sama tersebut, agar tidak terjadi lonjakan harga akibat peningkatan permintaan bahan pangan untuk program MBG.

“Ini kolaborasi yang harus segera ditindaklanjuti. Jangan sampai nantinya terjadi lonjakan harga hanya karena kebutuhan Dapur Gizi yang cukup besar, yakni sekitar 12 ribu porsi makan setiap hari,” terangnya.

Wali Kota Maulana yang sempat mengikuti sejumlah kegiatan di Kabupaten Kerinci juga sempat memuji keindahan “Bumi Sakti Alam Kerinci” itu. Ia mengungkap kebanggaannya kepada Kabupaten Kerinci, yang memiliki spot-spot wisata alam yang indah yang tidak ditemukan di Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi lainnya, termasuk di Kota Jambi.

“Hal ini tentunya sejalan dengan apa yang dikembangkan oleh Pemerintah Kota Jambi saat ini dalam pengembangan tempat-tempat wisata baru atau sport tourism, seperti Kawasan Danau Sipin, Taman Remaja dan Rumah Batu. Mudah-mudahan dengan akses yang baik melalui kolaborasi ini bisa memberikan keuntungan buat masing-masing daerah,” ungkapnya.

Dia juga menyebut, masih banyak bidang lainnya yang dapat dikerjasamakan, termasuk dari aspek pariwisata yang akan di dorong sebagai salah satu penunjang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kita akan memberikan paket pilihan wisata, jika ada yang ingin ke Kerinci, maka Kota Jambi sebagai wajah awal Provinsi Jambi kami akan fasilitasi,” sebutnya.

“Kita berharap kolaborasi antar daerah ini dapat terus terjaga, karena ini sangat penting untuk saling menguatkan daerah masing-masing,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Sementara itu, Bupati Kerinci, Monadi, menyampaikan bahwa penandatanganan PKS ini merupakan langkah konkret untuk saling melengkapi kekuatan dan kebutuhan masing-masing daerah, dalam semangat kolaborasi antar wilayah.

“Kerja sama ini sangat penting, khususnya dalam aspek pemenuhan kebutuhan pangan daerah. Di Provinsi Jambi, Kabupaten Kerinci bersama Kota Sungai Penuh memiliki peran strategis sebagai daerah penghasil komoditas pertanian yang berpengaruh langsung terhadap inflasi,” ujarnya.

Senada dengan Wali Kota Maulana, Bupati Monadi berharap agar kerja sama ini tidak berhenti pada bidang pangan saja, tetapi dapat diperluas ke sektor-sektor lainnya yang juga potensial, seperti pariwisata, perdagangan, dan sektor pelayanan publik lainnya.

“Setelah seremoni penandatanganan ini, kami berharap segera ada tindak lanjut yang konkret, agar kerja sama ini benar-benar memberi dampak nyata terhadap stabilitas pasar dan pemenuhan kebutuhan masyarakat,” harapnya.

 

Wali Kota Jambi Dampingi Mendikdasmen Resmikan Gedung Baru SMK Muhamadiyah

Kota Jambi - Wali Kota Jambi, Dr.dr.H. Maulana, M.K.M, menghadiri Peresmian Gedung Baru SMK Muhamadiyah Kota Jambi, yang berada di Jl. Guntur, RT 02, Kelurahan Kasang, Kecamatan Jambi Timur, pada Kamis pagi (24/7/2025).

Prosesi peresmian pada Gedung Baru milik SMK Muhamadiyah Kota Jambi itu diresmikan langsung Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed yang turut disaksikan oleh tamu kehormatan yang hadir. Diantaranya, Anggota DPR RI Rocky Candra, Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim, dan Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, S.E.

Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah R.I. Abdul Mu’ti mengapresiasi semua pihak yang telah mendukung pembangunan SMK Muhammadiyah kota Jambi ini yang termasuk dalam akreditasi unggul.

Ia juga menegaskan, bahwa kedepan masih diperlukan lebih banyak lagi sekolah-sekolah unggul dan bermutu. Termasuk sekolah-sekolah Muhammadiyah yang memang harus terus di kembangkan sehingga menjadi tempat-tempat pendidikan yang unggul secara teoritik

“Karena itu tidak ada pilihan lain bagi kita dan semua sekolah agar menunjang sarana prasarana yang lengkap, dari segi guru berkualitas agar pembelajaran turut berkualitas, sehingga menghasilkan lulusan yang juga akan berkualitas,” tegasnya.

“Tidak ada sesuatu yang bisa kita raih dengan mudah tapi tidak ada yang tidak bisa kita lakukan dengan izin Allah dan dengan Ikhtiar yang sungguh-sungguh. Oleh karena itu, saya menegaskan selalu melakukan inovasi untuk peningkatan wawasan dan mencari gagasan-gagasan baru untuk pembaharuan dalam melakukan gerakan Muhammadiyah di semua bidang,” lanjutnya.

Dirinya juga menyampaikan komitmen pemerintah dalam membangun generasi yang kuat dan hebat, sesuai dengan salah satu Asta Cita Presiden Republik Indonesia (RI).

“Dengan ketersediaan anggaran terbatas, Bapak Presiden telah menugaskan kepada kami untuk terus memperbaiki sarana prasarana pendidikan. Maka dari itu, tugas-tugas ini tidak dapat kami selesaikan sendiri, sehingga kami memiliki strategi dengan harapan penuh kerendahan hati meminta dukungan semuah pihak yang kita sebut dengan partisipasi semesta. Yaitu Kolaborasi anatara Pemerintah Pusat dan Daerah, termasuk kerja sama bersama Muhamadiyah dan lembaga lainnya, sehingga terwujudnya layanan pendidikan yang terbaik,” ujarnya.

“Karena itu kami memiliki program wajib belajar 13 tahun yang dimulai dari tingkat taman kanak-kanak dan sudah ada MOU dengan lembaga-lembaga pendidikan yang ada di Indonesia yang secara bertahap kita wujudkan mulai tahun pelajaran 2025-2026,” tambahnya.

Lebih lanjut, Mu’ti juga menjelaskan konsep wajib belajar 13 tahun tersebut, yang turut mengenalkan pembelajaran matematika berkonsepkan hitung-hitungan dengan menyajikan konsep menggembirakan terhadap anak.

“Oleh karena itu, saya juga menekankan pentingnya pendidikan karakter sejak usia dini melalui tujuh kebiasaan anak indonesia hebat,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam keterangannya, Wali Kota Maulana menyampaikan, bahwa akan kembali mengundang Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu’ti untuk meresmikan taman-taman Sekolah di Kota Jambi sebagai bagian dari literasi dan numerasi yang merupakan kemampuan atau kecakapan dalam mengembangkan pengetahuan dan keterampilan menggunakan matematika dengan percaya diri di seluruh aspek kehidupan.

“Hal ini menjadi prioritas program unggulan Pemerintah Pusat yang pastinya akan kami dukung penuh,” ujarnya.

“Maka, dalam hal ini kami telah menjalankannya di Sekolah Dasar (SD) Negeri 47 sebagai taman literasi dan numerasi untuk menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan dan membahagiakan bagi anak-anak didik,” lanjutnya.

Ia juga menekankan, dengan literasi dan numerasi, pendidikan berbasis pembelajaran STEM yang mengintegrasikan Sains (Science), Teknologi (Technology), Rekayasa (Engineering), dan Matematika (Mathematics) dalam satu kesatuan, sehingga yang selama ini dianggap sulit menjadi menyenangkan.

“Sehingga opini matematika susah itu tidak ada lagi, yang ada pembelajaran menyenangkan bagi anak-anak sebagai peserta didik,” tekannya.

Sebagai sahabat sejak lama antara Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu’ti dan Wali Kota Jambi Maulana, tentunya berbagai program di dunia pendidikan antara Pemerintah Pusat dan Daerah dapat berjalan dan saling mendukung satu dengan yang lain, sehingga dapat berdampak terhadap 

Sebagai rangkaian dari peresmian bangunan gedung baru tersebut, turut dilakukan Penandatanganan Prasasti sebagai tanda diresmikannya Sekolah Muhamadiyah oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. Dan ditutup dengan penyerahan bantuan pemerintah secara simbolis kepada Sekolah SMK Muhamadiyah Kota Jambi.

Turut hadir dikesempatan itu, Direktur Jendral Pendidikan Vokasi Layanan Khusus Tatang Muttagin, Staf Khusus Menteri Bidang Manajemen dan Kelembagaan Didik Suhardi, Kepala Dinas Pendidikan Mulyadi, Camat Jambi Timur Arkham Syukri, Ketua Pimpinan Wilayah Muhamadiyah (PWM) Jambi Suhaiki Chan beserta jajaran dan Kepengurusan Tenaga Didik Sekolah Muhamadiyah Kota Jambi.

Wali Kota Maulana Diapresiasi Komisi V DPR RI: “Komunikatif dan Proaktif Bangun Sinergi”

Kota Jambi - Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, mendampingi Anggota Komisi V DPR RI Daerah Pemilihan Jambi, Dr. Edi Purwanto, S.H.I., M.Si., dalam rangka Kunjungan Kerja (Kunker) ke sejumlah lokasi proyek pengendalian banjir di Kota Jambi, pada Sabtu (26/7/2025).

Kunjungan untuk meninjau kawasan anak sungai dan progres pembangunan kolam retensi yang saat ini tengah dikerjakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VI sebagai bagian dari upaya strategis pengendalian banjir di wilayah Kota Jambi.

Turut hadir mendampingi dalam kunjungan lapangan ini, Anggota DPRD Kota Jambi Fraksi PDI Perjuangan, Maria Magdalena, Kepala SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) BWS Sumatera VI, Hariyo Priyambodo, beserta jajaran, serta Kepala Dinas PUPR Kota Jambi, Momon Sukmana.

Beberapa titik strategis yang menjadi lokasi peninjauan antara lain berada di sekitar Jembatan Kupu-kupu, kawasan pedestrian Tugu Keris Siginjai, Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Paal Lima, Kecamatan Kotabaru. Selain itu, rombongan juga meninjau satu unit kolam retensi yang terletak di belakang Kantor Inspektorat Kota Jambi.

Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam percepatan pembangunan infrastruktur penanggulangan banjir, demi menciptakan Kota Jambi yang lebih aman, nyaman, dan tangguh terhadap bencana hidrometeorologi.

Usai melakukan peninjauan, Wali Maulana menyampaikan keterangannya kepada awak media. Ia mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara pemerintah pusat, provinsi, dan kota dalam mendukung pendanaan pembebasan lahan untuk pembangunan infrastruktur pengendalian banjir. Namun demikian, dirinya menegaskan bahwa koordinasi akan terus diperkuat, khususnya bersama para wakil rakyat asal Provinsi Jambi yang duduk di DPR RI.

“Kami akan terus meminta dukungan penuh dari para Anggota DPR RI asal Jambi, karena merekalah wakil kita yang menyuarakan aspirasi daerah di tingkat pusat,” ujarnya.

Wali Kota Maulana juga mengungkapkan bahwa selain persoalan penanganan banjir, masih banyak agenda pembangunan lain yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan tingkatan pemerintahan. Beberapa di antaranya adalah rencana pembangunan fly over serta upaya peningkatan status jalan nasional agar dapat diperlebar dan mendukung mobilitas yang lebih baik.

“Dengan adanya kolaborasi seperti saat ini, semua terasa lebih ringan dan efisien dalam mewujudkan pembangunan. Kota ini akan terus tumbuh bersama, berkat sinergi dan dukungan semua pihak,” ungkapnya optimis.

Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI Edi Purwanto, turut pula menyampaikan optimismenya terhadap upaya penanggulangan banjir di Kota Jambi. Menurutnya, saat ini sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah telah menunjukkan komitmen nyata, salah satunya melalui penganggaran dana sebesar Rp75 miliar yang akan digunakan untuk pembebasan lahan di kawasan terdampak.

“Persoalan banjir ini bukan hanya terjadi di Kota Jambi, tapi juga menjadi masalah banyak kota di Indonesia. Namun, dengan kolaborasi yang solid antara daerah dan pusat, kita berharap Kota Jambi bisa menjadi kota pertama yang tuntas mengatasi persoalan banjir. Inilah esensi kehadiran negara, bergotong royong menyelesaikan setiap masalah, terutama yang menjadi keluhan masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, kunjungan lapangan kali ini dilakukan untuk meninjau langsung progres pembangunan salah satu kolam retensi yang menjadi bagian dari sistem pengendalian banjir di Kota Jambi.

“Melalui peninjauan ini, kita ingin memastikan bahwa program berjalan tepat sasaran. Kita juga akan terus mengevaluasi titik-titik lain yang memungkinkan untuk diintervensi, agar penanganan banjir di Kota Jambi benar-benar tuntas,” pungkas Edi Purwanto.

Selain itu, Edi Purwanto juga mengungkapkan bahwa terdapat tambahan anggaran sebesar Rp144 miliar dari pemerintah pusat yang dialokasikan untuk mendukung penanganan banjir di Kota Jambi. Anggaran tersebut menjadi bagian dari komitmen nasional dalam memperkuat infrastruktur daerah, khususnya dalam menghadapi tantangan banjir yang terus berulang.

“Sebagai Anggota Komisi V DPR RI, saya bersama Pak Bakri memiliki tanggung jawab untuk terus mendorong agar infrastruktur di Jambi semakin baik, terutama dalam mengatasi permasalahan banjir yang menjadi keluhan utama masyarakat,” ujarnya.

 

Diza Pimpin KORMI : Lahirkan Energi Baru, Sinergi Menuju Masyarakat Bugar Bahagia

Kota Jambi - Setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kota (Muskot) ke-II Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Jambi yang digelar pada Jumat, 16 Mei 2025 lalu, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., resmi dilantik sebagai Ketua KORMI Kota Jambi periode 2025–2029.

Pelantikan tersebut berlangsung meriah di Lapangan Utama Kantor Wali Kota Jambi pada Sabtu malam, 19 Juli 2025. Momen pelantikan ditandai dengan penyerahan bendera Pataka oleh Ketua KORMI Provinsi Jambi, Dr. H. Edi Purwanto, S.HI., M.Si., kepada Ketua KORMI Kota Jambi terpilih, Diza Hazra Aljosha.

Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia Provinsi Jambi Nomor: 005/SK/KORMI-PROVINSI-JAMBI/VII/2025 tentang Susunan Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia Kota Jambi Masa Bakti 2025-2029.

Pelantikan Ketua dan Pengurus KORMI Kota Jambi periode 2025–2029 turut dirangkai dengan acara pelepasan Tim Formas (Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat) KORMI Kota Jambi yang akan mewakili daerah pada ajang nasional di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Pelepasan kontingen dilakukan secara resmi oleh Wali Kota Jambi Maulana, didampingi oleh Ketua KORMI Provinsi Jambi Edi Purwanto dan Ketua KORMI Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus KORMI Kota Jambi periode 2025-2029 yang baru saja dilantik. Ia menyampaikan optimisme bahwa di bawah kepemimpinan Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, KORMI akan semakin berkembang dan menjadi garda terdepan dalam membangun budaya hidup sehat, bugar, gembira, dan bahagia di tengah masyarakat.

“Saya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada kepengurusan KORMI periode sebelumnya atas dedikasi dan kontribusinya. Semoga senantiasa sukses dan terus bersinergi membangun olahraga masyarakat di Kota Jambi, demi meraih prestasi dan mewujudkan kebanggaan bagi Tanah Pilih Pusako Batuah,” ujar Wali Kota Maulana.

Ia juga ungkapkan, Pemerintah Kota Jambi sangat mendukung kehadiran olahraga masyarakat melalui KORMI ini, karena merupakan momentum penting dalam memberikan manfaat yang besar, terutama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan bugar.

“Inorga-inorga dalam KORMI ini sangat erat dengan program-program Kota Jambi Bahagia yang pada akhirnya bertujuan untuk mencapai kebahagiaan, baik dunia maupun akhirat,” ungkapnya.

Maulana berharap, hadirnya KORMI di Kota Jambi dapat berakar hingga tingkat Rukun Tetangga (RT), yang nantinya dapat berkolaborasi melalui program Kampung Bahagia.

“Saya sudah minta data dari Pak Wali, nanti akan kita petakan bersama. Untuk Kota Jambi, saya rasa sekitar 3.000 unit bisa kita alokasikan, dengan nilai bantuan sebesar 20 juta rupiah per unit, tanpa potongan apa pun,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua KORMI Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, menyampaikan alasannya memilih bergabung dan berkontribusi dalam KORMI. Menurutnya, KORMI tidak hanya menaungi banyak Induk Olahraga (Inorga), tetapi juga menjadi wadah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, serta mengandung nilai-nilai kultural, adat istiadat, hingga keagamaan.

“Ini tentu sangat sejalan dengan program Pemerintah Kota Jambi saat ini, yang dapat dikolaborasikan melalui semangat gotong royong dan pembangunan dari akar rumput, dengan Ketua RT sebagai garda terdepan,” ujarnya.

Diza menjelaskan bahwa pasca pelantikan kepengurusan baru KORMI Kota Jambi, pihaknya berkomitmen untuk terus menjaga eksistensi organisasi dengan menggiatkan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat, tidak hanya melalui media sosial, tetapi juga melalui aksi nyata di lapangan.

“Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui apa itu KORMI, karena itu kita akan mulai dari tahap pengenalan, edukasi, dan sosialisasi secara masif, sembari terus mendorong capaian prestasi di bidang olahraga rekreasi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Diza menegaskan pentingnya sinergi lintas pihak untuk mendorong kemajuan KORMI di daerah.

“Ke depan, kolaborasi menjadi kunci, bukan hanya antara KORMI dan Inorga, tetapi juga dengan Pemerintah Kota, KORMI Provinsi, hingga KORMI Pusat. Dengan begitu, Inorga yang saat ini tergabung dalam KORMI Kota Jambi dapat terus berkembang dan aktif,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Diza menyampaikan, ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan kepadanya hingga terpilih untuk mengemban amanah sebagai Ketua.

“Alhamdulillah, pada saat Muskot kemarin Saya mendapatkan banyak dukungan. Terima kasih, Saya ucapkan kepada seluruh rekan-rekan yang telah mempercayakan amanah ini. Semoga ke depan kita bisa bersama-sama membesarkan KORMI Kota Jambi, dengan tujuan utama mewujudkan masyarakat yang sehat, bugar, dan bahagia,” ujar Diza.

Pelantikan Ketua dan Pengurus KORMI Kota Jambi berlangsung meriah dan penuh semangat. Rangkaian kegiatan ditutup dengan berbagai penampilan menarik dari sejumlah Inorga yang tergabung dalam KORMI Kota Jambi. Beragam pertunjukan tersebut telah dipersiapkan sejak sebelum pelaksanaan pelantikan, sebagai bagian dari upaya memperkenalkan ragam olahraga rekreasi kepada masyarakat.

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, bersama unsur Forkopimda Kota Jambi, Sekretaris Daerah Kota Jambi A. Ridwan beserta jajaran Pemerintah Kota Jambi, Ketua GOW Kota Jambi Marsha Listya, Ketua Forum RT Kota Jambi Suparyono, Tokoh Masyarakat Jambi Hazrin Nurdin beserta istri, perwakilan organisasi masyarakat, para Ketua Inorga, serta pengurus KORMI Provinsi dan Kota Jambi

 

Copyright © Free Joomla! 4 templates / Design by Galusso Themes