Wali Kota Jambi Raih Baznas Awards 2025 : “Zakat Jadi Instrumen Pemberdayaan Umat”

Kota Jambi - Kebijakan dan komitmen kuat Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dalam mendorong kebangkitan zakat di daerah kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, dinilai berhasil menghadirkan kebijakan strategis yang berdampak nyata bagi pengelolaan dan optimalisasi zakat di Kota Jambi. Atas peran penting tersebut, Wali Kota Maulana dianugerahi penghargaan bergengsi “Baznas Awards 2025” dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia.

Wali Kota Maulana meraih penghargaan dengan kategori “Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia.” Ia dinilai berhasil memperkuat peran zakat, bukan hanya sebatas penyaluran kepada mustahik, tetapi juga menjadikannya sebagai instrumen penting dalam pemberdayaan ekonomi umat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Penghargaan itu diserahkan secara langsung oleh Ketua Baznas RI, Prof. Noor Achmad, kepada Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, yang hadir mewakili Wali Kota Jambi dalam seremoni penghargaan yang berlangsung di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Usai menerima penghargaan tersebut, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha menyampaikan rasa syukurnya atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, penghargaan ini bukan sekedar simbol kehormatan, tetapi juga menjadi pengingat akan tanggung jawab besar dalam memperkuat sistem pengelolaan zakat sebagai bagian dari pembangunan daerah.

“Alhamdulillah, hari ini Saya mewakili Pak Wali Kota dan Pemerintah Kota Jambi menerima penghargaan dari Ketua Baznas Republik Indonesia. Bapak Wali Kota Maulana, meraih penghargaan dengan kategori sebagai Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia dalam agenda Baznas Awards 2025,” ucap Wawako Diza didampingi unsur pimpinan Baznas Kota Jambi.

Wawako menyebut, penghargaan ini semakin memperkuat komitmen Pemerintah Kota Jambi untuk terus menjaga dan memperluas kolaborasi bersama Baznas. Menurutnya, kehadiran Baznas sangat dibutuhkan dalam mendukung berbagai program Pemkot Jambi, tidak hanya di bidang keagamaan, tetapi juga pada sektor lain yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti pendidikan, sosial, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi.

“Saya berharap kolaborasi ini dapat terus terjalin dengan baik, sehingga kita bisa selalu berjalan bersama. Ke depan, kami juga telah menyiapkan berbagai program besar yang erat kaitannya dengan kepentingan masyarakat. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja lebih baik lagi dan memberi manfaat yang lebih luas bagi warga Kota Jambi,” sebut Diza.

Diza juga ungkapkan, bahwa Pemkot Jambi aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menunaikan zakat melalui lembaga resmi, khususnya Baznas Kota Jambi. Edukasi tersebut dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kesempatan dan kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.

“Kami ingin memastikan bahwa zakat yang dihimpun benar-benar kembali kepada masyarakat dalam bentuk program yang menyentuh langsung kebutuhan. Untuk itu, sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas menjadi kunci utama dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas,” pungkas Wawako Diza.

Sebagai bentuk nyata, kolaborasi Pemkot Jambi dan Baznas itu, telah diwujudkan melalui berbagai program seperti beasiswa pendidikan bagi anak dari keluarga kurang mampu, bantuan biaya kesehatan, santunan sosial, hingga dukungan modal usaha untuk pemberdayaan ekonomi umat. Program-program tersebut, lanjut Diza, diharapkan semakin memperkuat peran zakat sebagai instrumen keadilan sosial sekaligus pendorong pembangunan di Kota Jambi.

Sebelumnya, Ketua Baznas RI, Prof. Noor Achmad, dalam sambutannya, menjelaskan bahwa penghargaan tersebut diberikan setelah melalui proses evaluasi yang ketat dan menyeluruh.

“Kami melihat komitmen pemerintah daerah tidak hanya dari kebijakan yang dibuat, tetapi juga dari implementasi nyata di lapangan, serta sejauhmana mereka mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam gerakan zakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, Baznas Awards 2025 digelar sebagai bentuk apresiasi yang layak, bukan sekedar simbolis, melainkan pengakuan atas kerja keras berbagai pihak dalam menggerakkan zakat di daerah.

“Kami sengaja menyelenggarakan Baznas Awards secara besar-besaran untuk memberikan penghargaan kepada para mitra dan Baznas di daerah. Ada lebih dari 900 penerima penghargaan yang diberikan pada kesempatan ini,” ungkap Noor Achmad.

Lebih lanjut, Ia memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh penerima penghargaan. Menurutnya, kontribusi lembaga amil zakat dan mitra daerah sangatlah penting dalam memperkuat gerakan dakwah zakat yang manfaatnya luas bagi umat.

“Terima kasih kepada seluruh mitra dan pimpinan Baznas se-Indonesia atas dedikasi yang telah diberikan selama ini. Semoga upaya ini menjadi bagian penting dari gerakan dakwah zakat yang luar biasa,” pungkasnya.

Mengusung tema “Menguatkan Baznas, Mendukung Asta Cita”, Baznas Awards 2025 itu turut dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, Menteri PANRB Rini Widyantini, Kepala Daerah seluruh Indonesia, pengurus Baznas tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota, serta para pegiat zakat dari berbagai Lembaga Amil Zakat dan Organisasi Masyarakat Sipil.

Acara penganugerahan yang berlangsung meriah tersebut menghadirkan berbagai kategori penghargaan, mulai dari Special Awards “Menteri Pendukung Gerakan Zakat”, Special Awards “Baznas Legacy”, Baznas Provinsi dan Kabupaten/Kota terbaik, Lembaga Amil Zakat (LAZ) Nasional, media pendukung gerakan zakat, hingga tokoh publik yang dinilai berperan aktif dalam menumbuhkan kesadaran berzakat di Indonesia.

 

HAN 2025 : Wali Kota Maulana Ajak Masyarakat Ciptakan Lingkungan Aman dan Ramah

Kota Jambi - Tawa riang dan wajah-wajah ceria anak-anak menyelimuti perayaan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 Tahun 2025 yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Rabu (20/8/2025).

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., dengan penuh kehangatan menyambut kehadiran anak-anak dari berbagai penjuru Kota Jambi. Suasana terasa semakin akrab, aula rumah dinas itu pun seakan berubah menjadi ruang bermain dan berbagi kebahagiaan antara pemimpin kota dengan generasi penerus bangsa.

Yang membuat perayaan tahun ini semakin istimewa, karena hadirnya pula anak-anak berkebutuhan khusus yang menampilkan berbagai kreasi terbaik mereka. Dari alunan musik, peragaan busana, hingga koreografi yang penuh semangat, semuanya tersaji indah dan memikat. Sorak sorai dan tepuk tangan bergemuruh, menjadi tanda betapa setiap anak berhak untuk dihargai, didukung, dan diberi ruang untuk bersinar.

Momen HAN yang mengusung tema “Anak Indonesia Bersaudara” itu semakin menegaskan kembali komitmen bahwa Kota Jambi adalah kota yang inklusif, ramah, serta peduli terhadap anak, di mana setiap anak tanpa terkecuali, mendapat tempat yang sama untuk tumbuh, berkembang, dan berbahagia.

Acara itu juga dirangkai dengan pengukuhan Forum Anak Daerah Bumi Angso Duo Kota Jambi masa bakti 2025-2027 dan syukuran atas diraihnya penghargaan Kota Layak Anak (KLA) tahun 2025 untuk Kota Jambi dengan predikat tertinggi nasional, yakni “Peringkat Utama”.

Wali Kota Jambi dokter Maulana, menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional merupakan momentum penting untuk mengingatkan semua pihak akan peran strategis anak dalam keberlangsungan bangsa.

“Hari Anak Nasional mengingatkan kita semua bahwa anak adalah aset terbesar bangsa. Mereka harus mendapatkan ruang terbaik untuk tumbuh, berkembang, dan meraih cita-cita,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wali Kota Maulana mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak. “Mari kita terus perkuat solidaritas, sehingga tidak ada lagi kekerasan, perundungan, maupun bentuk diskriminasi terhadap anak,” imbuhnya.

Ia juga memberikan apresiasi atas beragam penampilan yang ditampilkan siswa-siswi Kota Jambi pada perayaan Hari Anak Nasional kali ini, khususnya dari anak-anak istimewa atau berkebutuhan khusus yang turut menunjukkan bakat terbaiknya.

“Ini adalah bentuk apresiasi dari pemerintah terhadap anak-anak. Namun dukungan tidak cukup hanya dari pemerintah saja, melainkan juga dari seluruh lapisan masyarakat, dengan memberikan ruang kreasi dan kesempatan yang luas bagi anak-anak. Termasuk melalui program Kampung Bahagia yang akan memfasilitasi berbagai sarana dan prasarana sebagai wadah generasi penerus bangsa,” jelasnya.

Di kesempatan yang sama, Wali Kota Maulana juga menegaskan pentingnya kewaspadaan bersama terhadap berbagai tantangan yang dihadapi anak-anak di era globalisasi dan digitalisasi saat ini, yang tidak jarang membawa pengaruh negatif bagi tumbuh kembang mereka.

“Kami berharap masyarakat dapat mendukung penghapusan segala bentuk eksploitasi anak. Salah satunya dengan tidak

“Ini adalah perjuangan kita bersama, dan tentu menjadi tanggung jawab ke depan bagaimana mempertahankan seluruh indikator penilaian. Termasuk langkah konkret dalam mencegah segala bentuk eksploitasi terhadap anak,” tegasnya.

Lebih lanjut, Maulana mengungkapkan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur semata, tetapi juga dari sejauh mana sebuah daerah mampu melahirkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

“Anak-anak adalah fondasi utama masa depan Kota Jambi. Maka dari itu, tugas kita bersama dalam mendidik mereka tidak cukup hanya melalui dunia pendidikan formal, tetapi harus dimulai dari lingkungan keluarga sebagai pondasi pertama dan utama,” pungkas Wali Kota Maulana.

 

Diapresiasi Wamendukbangga Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, SSK Diharapkan Ada Ditiap Sekolah

Kota Jambi - Mewakili Wali Kota Jambi dokter Maulana, Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan SDM Moncar Widaryanto menghadiri sekaligus membuka kegiatan Dialog Interaktif bertajuk “Melalui Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Kita Wujudkan Generasi Tangguh untuk Kota Jambi Bahagia Menuju Indonesia Emas 2045” yang menghadirkan Wakil Menteri (Wamen) BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka sebagai Narsumber utama, pada Kamis siang (21/8/2025), di Aula SMP Negeri 6 Kota Jambi.

Dialog Interaktif yang diikuti oleh puluhan siswa dari SMP N 6 itu turut dihadiri, Inspektur Utama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Ucok Abdulrauf Damenta, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Jambi Johansyah, Asisten Administrasi Umum Setda Kota Jambi M Jaelani, Kepala Perangkat Daerah dilingkungan Pemerintah Provinsi dan Kota Jambi, serta jajaran Tenaga Pendidik SMP N 6 Kota Jambi.

Sebagaimana diketahui, Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) adalah model sekolah yang mengintegrasikan pendidikan kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga ke dalam kurikulum dan kegiatan belajar mengajar. Dengan tujuann untuk membekali siswa dengan pengetahuan dan kesadaran tentang isu-isu kependudukan, sehingga dapat menjadi generasi yang lebih siap menghadapi tantangan masa depan.

SSK tidak hanya melalui mata pelajaran, tetapi juga melalui kegiatan ekstrakurikuler, seperti pojok kependudukan, lomba, dan kegiatan kreatif lainnya. Yang saat ini telah diterapkan di SMP Negeri 6 Kota Jambi.

Dalam dialog yang berlangsung interaktif tersebut, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga), Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, menegaskan pentingnya komunikasi yang sehat antara remaja dengan orang tua sebagai benteng utama dalam menghadapi berbagai tantangan generasi muda saat ini.

“Komunikasi bukan hanya tanggung jawab remaja, melainkan juga para orang tua yang perlu mendapatkan pendidikan tentang bagaimana cara mendampingi anak di masa peralihan menuju Dewasa. Jika komunikasi antara orang tua dan remaja terjalin dengan baik, maka banyak masalah bisa dicegah. Tidak hanya remaja yang perlu belajar, orang tua pun harus memahami pentingnya pola komunikasi yang sehat agar anak tidak terjerumus pada hal-hal yang bisa merugikan masa depan mereka,” ucapnya.

“Remaja biasanya lebih mendengar teman sebaya. Tapi orang tua juga perlu paham bagaimana tantangan zaman sekarang, dari media sosial sampai game online. Semua itu perlu pengawasan dan komunikasi yang bijak,” tambahnya.

Dirinya juga menyoroti persoalan pernikahan dini yang saat ini sering terjadi dilingkungan masyarakat. Menurutnya, selain tidak diperbolehkan oleh undang-undang, tubuh remaja, khususnya perempuan, secara biologis belum siap untuk hamil dan melahirkan. Hal ini berisiko tinggi bagi kesehatan ibu maupun bayi yang harus diketahui oleh remaja .

“Remaja harus tahu, tubuh mereka belum siap untuk mengandung. Risiko komplikasi kehamilan hingga stunting sangat tinggi jika dilakukan pada usia dini. Maka, edukasi mengenai kesehatan reproduksi menjadi dasar penting agar mereka bisa menjalani kehidupan dengan lebih baik,” ujarnya.

Ratu Ayu juga mengaitkan upaya SSK ini dengan cita-cita besar bangsa Indonesia yaitu menuju Indonesia Emas 2045. Karena, pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia harus dimulai dari remaja agar mampu menghindari bahaya narkoba, pergaulan bebas, dan dampak negatif media sosial maupun game online, serta kenakalan-kenakalan remaja lainnya.

Ratu Ayu juga mengaitkan upaya SSK ini dengan cita-cita besar bangsa Indonesia yaitu menuju Indonesia Emas 2045. Karena, pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia harus dimulai dari remaja agar mampu menghindari bahaya narkoba, pergaulan bebas, dan dampak negatif media sosial maupun game online, serta kenakalan-kenakalan remaja lainnya.

“Program pemerintah sudah banyak disiapkan seperti Generasi Berencana (Genre), Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R), serta Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) yang harus dapat dioptimalkan, khususnya di Kota Jambi,” tuturnya.

Dikesempatan itu, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga), Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka juga mengapresiasi Pemerintah Kota Jambi, khususnya dalam bidang pendidikan, karena telah mengintegrasikan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) kedalam kurikulum pembelajran, salah satunya di SMP N 6 ini.

Sebagai penutup rangkaian kedatangannya di SMP N 6 Kota Jambi, dikesempatan itu, Wakil Menteri (Wamen) BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka juga tampak meninjau Pojok Kependudukan yang ada pada sekolah tersebut.

 

 

 

 

Pengibaran Bendera Merah Putih Berlangsung Khidmat, “Paskibraka Tuntaskan Tugas dengan Sempurna”

Kota Jambi - Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025 yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi di lapangan utama Grha Siginjai Kantor Wali Kota Jambi, Minggu pagi (17/08/2025) berlangsung khidmat dan sukses.

Bertindak selaku Inspektur Upacara Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Jambi, diantaranya hadir langsung Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, yang juga bertindak selaku pembaca Naskah Proklamasi, Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K., M.H., Kepala Kejaksaan Negeri Jambi Dr. Abdi Reza Fachlewi Junus, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Negeri Jambi H. Maslikan, S.H., M.H., serta unsur Forkopimda lainnya. Selain itu juga tampak Sekda Kota Jambi H. A. Ridwan, beserta jajaran pejabat dan ASN dilingkup Pemkot Jambi.

Rangkaian upacara di Balaikota Jambi dengan komandan upacara Kapten Inf Oslan Purba Danramil 415-08 Dim 0415/Jambi itu, diawali dengan penjemputan Duplikat Bendera Pusaka dari Griya Mayang Rumah Dinas Wali Kota Jambi. Dari Rumah Dinas tersebut, Duplikat Bendera Pusaka itu diserahkan oleh Staf Ahli Wali Kota Jambi Bidang Ekbang Obliyani, kepada pasukan penjemputan bendera yang selanjutnya dengan pengawalan ketat TNI/Polri dibawa menuju ke lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi untuk di kibarkan.

Pengibaran bendera dilakukan oleh Paskibraka kota Jambi yang diawali dengan penyerahan Duplikat Bendera Pusaka oleh Wali Kota Jambi selaku Inspektur Upacara kepada petugas pembawa baki yakni Krisna Winata Sirait siswi SMAN 8 Kota Jambi didampingi Rameyza Elya Fadiyah siswi SMA N 4 Kota Jambi.

Duplikat Sang Saka Merah Putih berkibar dengan gagah di langit Balaikota Jambi, saat Pasukan Pengibar Bendera sukses menunaikan tugas mulianya. Bertindak sebagai pengibar adalah Radix Ridho Prabowo (SMA Negeri 2 Kota Jambi), dengan M. Zakwan Arkana (SMA Negeri 3 Kota Jambi) sebagai Komandan Kelompok, serta M. Nabil Ismail Rachmat (SMA Negeri 3 Kota Jambi) sebagai Penggerek Bendera.

Dengan diiringi lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan penghormatan kebesaran kepada Sang Merah Putih, momen sakral tersebut berlangsung dalam suasana sukses dan penuh khidmat. Seluruh peserta upacara berdiri tegap dengan sikap sempurna, sementara para veteran yang hadir tampak larut dalam rasa haru dan bangga.

Usai mengikuti upacara, kepada awak media Wali Kota Maulana menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terlaksananya rangkaian Upacara Pengibaran Bendera dalam rangka HUT RI ke-80 tingkat kota Jambi yang telah bejalan dengan khidmat dan lancar.

“Alhamdulillah, Pemkot Jambi beserta jajaran baru saja sukses melaksanakan upacara bendera peringatan ke-80 HUT RI yang ditandai dengan upacara bersama, dan pengibaran benderanya tadi, yang dilakukan dengan sempurna oleh anggota Paskibraka,” ujarnya.

Di momentum bersejarah kemerdekaan ini, Wali Kota Maulana, mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai Hari Proklamasi sebagai semangat perjuangan bersama dalam meningkatkan kesejahteraan. Ia juga menekankan pentingnya mempererat persatuan dan kesatuan, karena hanya dengan gotong royong, pembangunan dapat berjalan dan memberikan manfaat bagi seluruh warga Kota Jambi.

“Mari kita jadikan Hari Proklamasi ini sebagai pengingat bahwa perjuangan tidak berhenti. Kini, perjuangan kita adalah bagaimana bersama-sama meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mempererat persatuan, dan membangun Kota Jambi yang lebih maju. Dengan semangat gotong royong, kita pasti bisa mewujudkannya,” ajaknya.

Untuk itu, Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Pemerintah Kota Jambi konsisten dan berkomitmen untuk itu. Hal ini dibuktikan dengan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, hingga pelayanan gawat darurat 24 jam. Semua upaya tersebut kami lakukan demi memberikan rasa aman dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

“Tentunya tidak sampai disini, masih banyak yang akan kita perjuangkan. Maka kita butuh persatuan, kekompakan dan kolaborasi dalam mengisi kemerdekaan ini dengan karya nyata untuk kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Wali Kota juga berpesan, agar semangat perjuangan senantiasa melekat dalam diri setiap masyarakat Indonesia, khususnya di Kota Jambi.

“Tentunya hal ini sejalan dengan tema kemerdekaan tahun ini, yaitu Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju, Kota Jambi Bahagia,” kata Maulana.

Ia juga menyampaikan rasa syukurnya karena rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2025 di Kota Jambi berlangsung dalam suasana kondusif yang didukung antusiasme masyarakat.

“Hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan berbagai event dan lomba yang berjalan sukses dan lancar. Tahun ini pelaksanaannya kami pusatkan di kawasan Tepian Kota, Pulau Pasir Aur Duri, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang dipusatkan di Kantor Wali Kota,” ungkapnya.

Maulana menambahkan, penyelenggaraan acara nantinya akan terus digilir ke berbagai lokasi lain di Kota Jambi, dengan tujuan mengangkat kawasan-kawasan ikonik kota.

“Selain disiapkan sebagai destinasi wisata, kawasan ini juga menjadi ruang pengembangan UMKM, memunculkan pusat-pusat ekonomi baru, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Usai mengikuti upacara, Wali Kota Jambi dokter Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza beserta unsur Forkopimda, mengikuti prosesi Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang tersambung secara live streaming dari Istana Negara Jakarta. Rangkaian acara yang berlangsung di lobby Grha Siginjai itu ditutup dengan pemberian tali asih kepada para veteran Kota Jambi.

Turut hadir dalam upacara itu, Ketua TP PKK Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG., Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Jambi Marsha Lystia, S.E., B. Com., Ketua Bhayangkari Kota Jambi Ny. Fifi Boy siregar, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Jambi Sri Hartati Ridwan, unsur Instansi Vertikal, Camat dan Lurah se-kota Jambi, Tokoh Adat, Tokoh Agama, pimpinan organisasi massa/keagamaan kepemudaan, para Veteran, serta tamu undangan lainnya. 

Hadiri Perayaan Hari Nasional Singapura ke-60, Maulana Buktikan Diplomasi di Kancah Internasional

Kota Jambi - Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menghadiri undangan kehormatan dari Pemerintah Republik Singapura dalam rangka perayaan Hari Nasional Singapura ke-60, yang berlangsung di Grand Ballroom Shangri-La Hotel Jakarta, Kamis (21/8/2025).

Kehadiran Wali Kota Jambi dalam acara itu disambut hangat oleh Duta Besar Republik Singapura untuk Indonesia, Kwok Fook Seng, bersama Perwakilan Tetap Singapura untuk ASEAN, Gerard Ho. Kehadiran Wali Kota Jambi dokter Maulana menjadi bukti bahwa diplomasi Kota Jambi semakin mendapat tempat di kancah internasional.

Acara tersebut turut mempertemukan para Duta Besar negara sahabat, Pejabat Tinggi Negara, tokoh ASEAN, hingga kalangan dunia usaha.

Perayaan bertajuk SG60 ini bukan hanya menjadi ajang peringatan enam dekade berdirinya Republik Singapura, tetapi juga momentum memperkuat jejaring kerja sama dengan Indonesia, khususnya dalam sektor investasi, perdagangan, pendidikan, serta pembangunan kota cerdas dan berkelanjutan.

Bagi Kota Jambi, undangan ini menjadi simbol pengakuan dan prestise internasional yang semakin memperkuat citra daerah sebagai bagian dari dinamika pembangunan global.

“Saya merasa terhormat mendapat undangan untuk menghadiri perayaan Hari Nasional Singapura ke-60. Ini bukan hanya bentuk silaturahmi antarbangsa, tetapi juga peluang strategis untuk memperkuat kerja sama, khususnya dalam bidang investasi, pendidikan, perdagangan, budaya dan pariwisata. Kota Jambi siap menjadi bagian dari jejaring kolaborasi internasional demi kemajuan bersama.” ujar Wali Kota Jambi Maulana.

Lebih lanjut, Wali Kota Maulana menegaskan, bahwa diplomasi daerah tidak hanya sebatas menghadiri undangan seremonial, namun harus dimaknai sebagai peluang untuk memperkenalkan potensi Kota Jambi kepada dunia.

Ia menambahkan, jejaring internasional yang terjalin akan memberikan dampak positif karena membuka akses lebih luas untuk membangun berbagai kerja sama strategis, termasuk dalam hal pencarian sumber pendanaan pembangunan. Hal ini, menurutnya, menjadi salah satu solusi penting di tengah keterbatasan anggaran daerah.

“Itulah sebabnya kolaborasi seperti ini harus terus kita bangun. Pertemuan dengan negara-negara luar, terlebih lagi dengan negara-negara donor, sangat dibutuhkan agar kita bisa memperkuat dukungan bagi pembangunan Kota Jambi di berbagai sektor,” pungkas Wali Kota Maulana.

Dalam acara itu, Wali Kota Maulana juga berkesempatan mempromosikan Kota Jambi dengan menyerahkan cinderamata khas Kota Jambi kepada Dubes Singapura untuk Indonesia, Kwok Fook Seng. Acara yang penuh dengan keakraban itu ditutup dengan jamuan silaturahmi dan foto bersama.

Kehadiran Pemerintah Kota Jambi dalam forum tersebut sekaligus meneguhkan komitmen untuk memperluas jejaring kerja sama, memperkuat diplomasi daerah, serta membuka akses peluang kolaborasi yang mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Jambi.

 

 

Wali Kota Maulana dan Wamen BKKBN Sinergitas Cegah Stunting

Kota Jambi - Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., serta Ketua TP PKK Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG., mendampingi Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, dalam kunjungan kerjanya ke Kota Jambi, Rabu siang (20/8/2025). Selain itu turut hadir dalam giat itu Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Jambi, M. Jaelani.

Dalam kunjungan kerjanya di Kota Jambi, Wakil Kepala BKKBN RI beserta rombongan menaruh perhatian khusus pada kelompok anak balita, ibu menyusui, dan ibu hamil. Fokus ini menjadi langkah krusial dalam mendukung strategi nasional percepatan penurunan stunting di Indonesia, guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.

Dalam rangkaian tinjauannya, Wamen Ratu Ayu menyambangi kediaman Ibu Oktavia, seorang ibu hamil warga RT 06 Kelurahan Beliung, Kecamatan Alam Barajo, yang didiagnosa mengalami Kurang Energi Kronis (KEK). Selain itu, ia juga mengunjungi Ibu Lusiana, ibu hamil warga RT 28 Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo. Tidak hanya itu, Wamen turut meninjau secara langsung proses pelayanan imunisasi di UPTD Puskesmas Rawasari. Pada kesempatan tersebut, ia juga menyerahkan bantuan berupa paket makanan beroperasi gizi secara simbolis kepada tiga orang ibu hamil, sebagai bentuk dukungan nyata dalam pemenuhan gizi keluarga.

Dikesempatan itu tampak turut mendampingi, Wakil Gubernur Jambi H. Abdullah Sani, Inspektur Utama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Ucok Abdulrauf Damenta, Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, serta Kepala Perangkat Daerah terkait dilingkungan Pemerintah Provinsi dan Kota Jambi.

Usai melakukan tinjaunnya, kepada awak media, Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan wujud nyata untuk mengimplementasikan Asta Cita Presiden. Terkait bagaimana melihat langsung evaluasi program pemerintah di masyarakat sekaligus memastikan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Presiden menaruh perhatian besar pada masa 1.000 hari pertama kehidupan. Program prioritas seperti Sekolah Rakyat, Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga cek kesehatan gratis, semua diarahkan untuk memastikan generasi Indonesia tumbuh sehat dan kuat,” jelasnya.

Wakil Kepala BKKBN juga mengatakan bahwa pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG) adalah langkah strategis untuk memutus rantai stunting, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan dan bagi ibu hamil.

“Kehidupan awal manusia dimulai sejak masa kehamilan. Maka melalui program MBG ini adalah kepedulian Presiden terhadap gizi ibu hamil, serta bentuk nyata komitmen dalam membangun generasi unggul Indonesia,” katanya.

Dikesempatan itu, dirinya juga mengingatkan peran penting suami untuk mendukung istri selama masa kehamilan, dengan menjaga kesehatan, serta anjuran memastikan mengkonsumsi makanan bergizi.

“Seorang suami harus siap menjadi ayah siaga. Dukungan keluarga, terutama dari suami, sangat penting agar ibu hamil tetap sehat, persalinan lancar, serta bayi nantinya bisa tumbuh optimal,” ucapnya.

Ratu juga tekankan pentingnya pemberian ASI eksklusif hingga bayi berusia dua tahun, dilanjutkan dengan pendampingan makanan bergizi (MPASI) sejak usia enam bulan. Karena, langkah ini menjadi bagian kunci dalam mencegah stunting sejak dini.

Dalam Kunkernya tersebut, Wamen juga tampak memberikan edukasi seputar Kesehatan Ibu Hamil, dalam upaya Pencegahan Stunting Melalui Pemenuhan Gizi dalam rangka Pelaksanaan Program Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting).

“Ini adalah program komplementer terhadap program prioritas Presiden yakni program MBG. Jadi bilamana belum tersentuh program MBG kami lakukan melalui program Genting ini,” jelasnya.

Dirinya berharap, melalaui kolaborasi dari seluruh program baik itu di daerah dan pusat, angka prevalensi stunting Provinsi Jambi yang saat ini berada diangka 19,8 persen bisa terus turun.

“Kita akan terus targetkan untuk turun, dan mudah-mudahan dengan turunnya angka Prevalensi stunting bisa turut meningkatkan kualitas SDM di Indonesia. Karena bagaimanapun, kalau kita ingin menyukseskan Indonesia Emas harus dimulai dari unit terkecil yaitu keluarga,” tutup Wamen Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka.

Sementara itu, usai melakukan pendampingan tersebut, Wali Kota Maulana dalam keterangannya, menuturkan bahwa telah menyampaikan sejumlah program inovatif Pemerintah Kota Jambi kepada Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, terutama dalam konteks pencegahan stunting.

“Alhamdullillah, melalui program-program tersebut sangat berdampak pada angka stunting kota Jambi, yang pada tahun 2023 lalu diangka 13,5 persen, sementara di tahun 2024 diangka 10,5 persen,” ujarnya.

Wali Kota optimis dengan program-program yang menyentuh langsung kepada masyarakat, seperti kepada anak balita, ibu hamil dan ibu menyusui dapat terus menekan angka stunting di Kota Jambi yang targetnya diangka 8 persen.

“Ini adalah hal yang harus kita perjuangkan bersama, melalui program-program kolaboratif lainnya dilapangan. Seperti yang diterapkan di Kecamatan Alam Barajo ini melalui program Si Paling Demen. Dan masih banyak lagi inovasi diwilayah -wilayah lain yang secara keseluruhan akan membantu menekan percepatan angka stunting,” ucap Maulana.

Ia menambahkan, bahwa program penanganan stunting ini telah tersebar disemua perangkat daerah dan instansi vertikal dilingkup Kota Jambi. Seperti Dinas Kesehatan ada pemeriksaan ibu hamil, PDAM ada penambahan air bersih bagi warga berpenghasilan rendah, Dinas Perkim ada Bedah Rumah dan Dinas Lingkungan Hidup tentang pengolahan sampah.

“Secara keseluruhan program ini tujuannya sama untuk menjaga kesejahteraan masyarakat sehingga menghasilkan penurunan stunting yang kerjanya lintas OPD dan stakeholder terkait,” tutup Wali Kota Jambi itu. 

 

Copyright © Free Joomla! 4 templates / Design by Galusso Themes