Lantik Pejabat Pemkot Jambi, Wali Kota Pesan ; Tunjukkan Kinerja Terbaik, Dengan Menjunjung Tinggi Integritas

Kota Jambi - Guna memperkuat struktur pemerintahan dan meningkatkan pelayanan publik mewujudkan visi “Kota Jambi Bahagia”, Wali Kota Jambi, Dr.dr. H. Maulana, M.K.M, resmi melantik 128 orang pejabat dilingkungan Pemkot Jambi. Terdiri dari, 9 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, serta 119 Pejabat Administrator, dan Pengawas.  

Pelantikan Kamis (2/10/2025), berlangsung di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, dengan turut dihadiri Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. H. A Ridwan, M, Si, beserta segenap jajaran dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dan para keluarga pejabat yang dilantik.

Pelantikan bagi pejabat eselon II, III dan IV tersebut ditandai dengan Pengambilan Sumpah Janji Jabatan dan Penandatanganan Pakta Integritas, serta Penyematan Tanda Pangkat Jabatan bagi para Camat yang secara langsung dipimipin oleh Wali Kota Jambi Maulana didampingi Wakil Wali Kota Diza dan Sekda A Ridwan.

Dalam pelantikan ini Wali Kota Maulana turut mengisi pejabat pada jajaran Organisasi Perangkat Daerah.Sekda Kota Jambi Masuk 15 Finalis Nasional ADLGA 2025, Satu-satunya di Provinsi Jambi

Dalam pelantikan ini Wali Kota Maulana turut mengisi pejabat pada jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Yang di isi oleh Pejabat Eselon III dan IV, serta Plt. Kepala BPBD.

Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana menekankan, melalui pelantikan ini merupakan bagian penting dalam proses pengembangan karir seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mencari pengalaman, serta prestasi yang lebih tinggi.

“Saat ini gerbong Pemerintah Kota Jambi sedang bergerak. Oleh karena itu, posisi jabatan adalah amanah, saya minta para pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi, bekerja cepat, dan menunjukkan kinerja nyata yang berorientasi pada pelayanan publik,” tekannya.

“Beberapa waktu kedepan banyak Kabid, Kabag bahkan Staf Ahli memasuki masa purna. Maka dari itu, nanti di bulan November akan kembali ada pelantikan, sebelum lelang jabatan eselon II yang diperkirakan ada 9 posisi kosong,” sebutnya.

“Saya harap meski ada jabatan kosong pada eselon II yang di isi oleh pelaksana tugas akan tetap bekerja secara maksimal dan sungguh-sungguh, karena tanggungjawab dan wewenangnya sama,” lanjutnya.

Dikesempatan itu, secara khusus ia juga berpesan terhadap sejumlah pejabat eselon II yang baru dilantik. Seperti, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Jambi yang kini di nahkodai oleh Abu Bakar. Menurut Maulana, agar memperkuat terkait bagaimana mempromosikan keunggulan-keunggulan Kota Jambi melalui digitalisasi. Disamping tugas dalam mempermudah layanan perizinan untuk menarik lebih banyak investasi.

“Kemudian, Dinas Perhubungan yang kini diisi oleh Pak Amran, harus bisa menyelesaikan permasalahan parkir, sehingga pendapatan dari aspek parkir bisa naik, serta Dinas Komunikasi dan Informatika yang kini diisi oleh Pak Saleh Ridha, harus tegas dalam menyelesaikan permasalahan kabel-kabel optik yang dapat menyebabkan kecelakaan maupun kejadian lainnya,” pesan Wali Kota.

“Prinsipnya dimanapun kita ditempatkan harus menunjukkan kinerja yang terbaik, dengan menjunjung tinggi integritas, loyalitas dan tanggung jawab,” pungkas Wali Kota Maulana.

Dikesempatan ini turut dilakukan penandatanganan pakta integritas dan penyerahan surat perintah pelaksana tugas terhadap OPD-OPD yang tidak memiliki pejabat eselon II atau Kepala Dinas. Seperti pada Dinas Pendidikan, Sekretaris Dewan, Dinas Lingkungan Hidup, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDMD), Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB).

 

Dorong Kemajuan Pertanian di Kota Jambi, Pemkot Jambi Gelontorkan Rp. 3,8 Miliar

Kota Jambi - Wali Kota Jambi, Dr.dr. H. Maulana, M.K.M, menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) yang merupakan bantuan Kementerian Pertanian Republik Indonesia (RI) Tahun 2025 kepada sejumlah Kelompok Tani dalam wilayah Kota Jambi, 

Disaat penyerahan, Rabu (01/10/2025) dilaksanakan secara langsung di Lahan Abadi Agro Kota Jambi, Kelurahan Mayang Mangurai, Kecamatan Alam Barajo ini, turut pula dilakukan penanaman cabai secara simbolis dalam rangka menjaga stabilitas harga pangan dalam upaya pengendalian inflasi, serta mewujudkan swasembada pangan yang merupakan salah satu visi besar dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Bantuan diberikan terhadap Kelompok Tani Tunas Karya Kelurahan Ulu Gedong, Kelompok Tani Selurang Jaya Kelurahan Buluran Kenali, Kelompok Tani Aur Duri Beriman Kelurahan Penyengat Rendah. Terdiri dari handtractor, pompa air lengkap dengan selang dan pendukung, serta handsprayer.

Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana menyebutkan, sejak dilantik sebagai Wali Kota bersama Wakil Wali Kota, keduanya telah memfokuskan terhadap ketahanan pangan yang merupakan Asta Cita Presiden RI, dengan mengeluarkan kebijakan untuk pemanfaatan lahan-lahan tidur di Kota Jambi agar dikelola menjadi lahan pertanian.

“Lahan-lahan tidur ini harus dioptimalkan, karena sebagai Ibu Kota Provinsi kita tidak memiliki lahan yang luas untuk pertanian. Maka dari itu, kita terus dorong masyarakat untuk bertani yang saat ini banyak diisi oleh emak-emak melalui Himpunan Kelompok Wanita Tani (HKWT),” sebutnya.

Dirinya juga mengungkapkan, dari aspek keuntungan petani di kota Jambi, karena didukung dari segi akses yang mudah, dan tempat penjualan yang cukup luas, di berbagai Pasar Tradisional maupun Induk di Kota Jambi.

“Keuntungan petani di kota ini aksesnya gampang, kalau panen Pasar Induk telah nunggu nggak perlu lagi ngangkut repot-repot jika dibandingkan petani-petani yang ada di Kabupaten/Kota. Oleh karena itu, kita terus berikan insentif kepada warga kota Jambi yang mau menjadi petani modern, salah satunya dibantu dengan alat, dan nanti kalau panen kita fasilitasi penjualannya,” ungkapnya.

“Kehadiran lahan Abadi Agro Kota Jambi ini merupakan hal yang penting, mengingat kebutuhan produksi cabai ditengah masyarakat sangat tinggi hingga 14 ton perhari. Maka dari itu, untuk kesejahteraa nanti saya akan gerakan kapan panen seluruh ASN membeli langsung ke para petani dengan harga yang sama dengan pasar agar untungnya gede tidak perlu lewat distributor,” lanjutnya.

Ia menyatakan, penyaluran bantuan pertanian dari Kementerian ini akan distribusikan kepada kelompok-kelompok Tani yang memang aktif dan produktif, agar Alsintan yang diserahkan sebagai bantuan dapat dikelola dan dimanfaatkan secara baik.

“Jangan alatnya nanti setelah dikasih tidak pernah dipakai, silahkan kerja sama gunakan lahan pemerintah dan punya pengusaha yang lahannya nganggur-nganggur dengan berkirim surat dahulu,” ujarnya.

Dirinya berharap, dengan dukungan penuh Pemerintah, para petani bisa terus menghasilkan produk pertanian yang berkualitas, sehingga berdampak terhadap kesejahteraan.

“Ini tentunya menjadi semangat, terutama bagi generasi muda, karena pertanian kita sudah mengusung konsep yang modern dan dampak terhadap ekonomi juga menjanjikan,” pungkas Wali Kota Maulana.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Evridal Asri mengatakan, bantuan yang diperoleh Pemkot Jambi tahun 2025 ini berjumlah 3,8 miliar, dalam bentuk Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan). Terdiri dari, 10 unit handtractor, 11 unit pompa air lengkap dengan selang, dan pendukung, serta 25 unit Handsprayer.

“Dalam beberapa waktu kedepan insya allah akan bertambah ada 6 unit Jonder yang akan sampai di kota Jambi. Ini semua secepatnya akan kita serahkan bagi kelompok tani agar bisa dimanfaatkan, sehingga petani kita bisa meningkatkan produksi daripada hasil pertaniannya,” katanya.

Dirinya menyebut, kegiatan tanam cabai di Lahan Abadi Agro Kota Jambi ini telah dilakukan secara berkelanjutan dan ini merupakan penanaman yang ketiga kali dilaksanakan, dengan hasil panen mencapai perhektar lebih kurang 9 ton.

“Mudah-mudahan lahan ini selain sebagai upaya menjaga Stabiilitas Pasokan dan Harga Pangan yang pasti pemerintah hadir memberi jamninan kepastian kepada petani kita untuk tetap bertahan dan kontinyu dalam melaksankan usaha disektor Pertanian,” sebutnya.

Dilahan Abadi Agro Kota Jambi yang mempunyai luas lahan hingga 7 hektar ini, Evridal menjelaskan telah dikelola poktan POJB (Pejuang Online Jambi Bersatu) dan poktan Mayang Mandiri yang tentunya semua telah melalui tahapan seleksi.

Dia juga sampaikan, program Kota Jambi Bahagia melalui Kota Tangguh merupakan hal yang sejalan dalam mendukung Pencapaian Swasembada Pangan, untuk ketersediaan dan Kecukupan Pangan dengan meningkatkan produksi hasil pertanian lokal.

“Oleh karena itu, melalui DPKP melaksankan 2 Proram yaitu: Program Pemanfaatan Lahan Pangan Perkarangan Bergizi (LP2B), dilakukan melalui konsep Urban Farming dengan memanfaatkan lahan pekarangan yang digarap oleh petani terutama KWT atau ibu rumah tangga serta penggunaan media tanam melalui polybag, hidroponik dan teknolgi dan innovasi lainnya,” ujarnya.

“Kemudian, Program Pemanfaatan Lahan Pertanian Produktif (LPP), untuk dapat dikelola oleh masyarakat petani Kota Jambi menjadi lahan Pertanian dengan Perjanjian Pengelolaan,” lanjutnya.

Wawako Diza : FASI Bukan Sekadar Kompetisi, Tetapi Bentuk Dakwah dan Kontribusi Nyata Generasi Muda Dalam Menegakkan Nilai-Nilai Islam

Kota Jambi - Setelah berhasil meraih prestasi gemilang pada penyelenggaraan ajang Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) tingkat Provinsi Jambi Tahun 2023 dan 2024 dengan keluar sebagai juara umum. Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi kembali menargetkan hal yang sama pada FASI Ke – XXII Tingkat Provinsi Jambi tahun 2025, yang akan diselenggarakan di Kota Jambi sebagai tuan rumah.

Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, saat melakukan pelepasan Kafilah Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) Kota Jambi, pada Rabu pagi (29/10/2025), di Aula Grha Siginjai, Kantor Wali Kota Jambi.

Kafilah FASI Ke – XXII Kota Jambi tahun 2025 sebanyak 38 peserta terbaik dengan didampingi oleh 28 pendamping, yang akan berkompetisi dalam 12 cabang lomba di berbagai bidang keagamaan dan seni Islami. Dengan, Kepala Bagian Kesra Kamal Firdaus S.sos,Msi, selaku Ketua Kafilah.

“Insya Allah juara umum akan kita capai kembali. Kemenangan itu penting, akan tetapi bukanlah satu-satunya tujuan. Lebih penting adalah menjaga akhlak, membangun silaturahmi, dan menjadikan pengalaman ini sebagai bagian dari perjalanan spiritual serta sosial,” ujar Diza.

Diza mengatakan, selain sebagai ajang lomba bidang keagamaan dan seni Islam, FASI juga merupakan wadah untuk menjalin Ukhuwah Islamiyah untuk pengembangan kualitas pendidikan anak menuju lahirnya generasi bangsa yang andal, tangguh, memiliki etika, motivasi, moral dan kepribadian yang baik, serta berakhlak mulia.

“Selain itu juga untuk meningkatkan dan mendorong semangat generasi penerus dalam memahami, menghayati dan mengamalkan isi kandungan Al-Quran dan Hadits,  sehingga dapat menjadi pemenang dalam persaingan global secara bermartabat,” katanya.

Jangan sia-siakan kesempatan baik ini, buatlah orang tua bangga, buatlah keluarga kalian bangga dengan piala yang kalian bawa pulang. Apalagi kami Pemerintah Kota akan merasa sangat bangga sekali, karena hal ini turut menunjukkan bukti suksesnya kami menjaga dan menumbuhkembangkan generasi muda Kota Jambi berakhlakul karimah, yang tentunya selaras dengan visi besar Kota Jambi Bahagia (Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif, dan Sejahtera),” ungkapnya.

Dikesempatan ini, Wawako Diza juga menyampaikan harapannya, agar pimpinan kafilah dan offisial untuk selalu memantau, mengawasi, serta  menjaga Kesehatan peserta kafilah, dan terus memberikan motivasi, sehingga dapat mempersembahkan prestasi terbaik dan mengharumkan nama Kota Jambi.

Kota Jambi Bahagia Bershalawat : "Shalawatan dan Santuni Yatim”

Kota Jambi - Lantunan syahdu shalawat, munajat doa, dzikir, dan tausiyah menggema di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi. Ribuan jamaah dari berbagai kecamatan memadati Balaikota itu saat berlangsungnya “Kota Jambi Bahagia Bershalawat”, Sabtu malam (27/9/2025).

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi bekerja sama dengan sejumlah pondok pesantren ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, didampingi Ketua TP PKK Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG. Tampak juga hadir Wakil Ketua III DPRD Kota Jambi Naim beserta perwakilan unsur Forkopimda Kota Jambi lainnya, perwakilan Kemenag dan MUI Kota Jambi, Ketua LAM Kota Jambi, Sekda A Ridwan beserta jajaran dilingkup Pemkot Jambi dan Ketua DWP Kota Jambi Sri Hartati Ridwan.

Kota Jambi Bahagia Bershalawat ini juga turut diramaikan ribuan santri dari pondok pesantren (PP) Daarul Huffazh Al-Islami (pimpinan KH Erman Ripa’i Al-Hafizh, S. Pd.I) ; PP Qoryatulhuffazh (pimpinan KH Dr. Miptahuttoriq, S.Sy, M.A, Al-Hafizh) dan ; PP Ar-Rahmah (pimpinan KH Riyadul Jannah, M.Pd), serta PKP Al-Hidayah Kota Jambi (pimpinan H. Hasan Basri Husin, S.H., M.A.P).

Acara di awali dengan pembacaan Sirah Nabawiyah yang di kutip dari kitab Maulid Ad-Diya’ul Lami’ karya ulama besar Al-Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz (Tarim-Hadhramaut), yang kemudian dilanjutkan dengan tausiah serta munajat doa.

Lantunan shalawat yang mengalun merdu bersama iringan hadrah kolaborasi para santri Ponpes Daarul Huffazh, Qoryatulhuffazh dan Ar-Rahmah Kota Jambi ini menghadirkan suasana penuh kekhusyukan. Jamaah yang hadir mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua larut dan khidmat mengumandangkan shalawat kepada Nabi Besar Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Malam itu, syi’ar Islam benar-benar terasa hidup dan menyatu di Tanah Pilih Pusako Batuah.

Selain lantunan shalawat, pada malam penuh berkah itu juga dilakukan penyerahan bantuan sosial dan santunan kepada anak-anak yatim yang merupakan inisiatif langsung dari Wali Kota Maulana.

Ia menyalurkan secara simbolis bantuan senilai Rp115 juta, yang berasal dari hasil sedekah ASN dan Baznas Kota Jambi. Dengan rincian bantuan uang tunai bagi 454 penerima manfaat yang masing-masing menerima Rp200 ribu dengan total keseluruhan Rp90 juta 800 ribu. Sementara bantuan berupa paket sembako disalurkan kepada 123 penerima senilai Rp200 ribu per paket, dengan total keseluruhan Rp24 juta 600 ribu. Langkah ini membuktikan bahwa penguatan iman dan praktik kepedulian sosial berjalan beriringan. Pemandangan ini juga menjadi cerminan indah kebersamaan umat, sekaligus bukti kuatnya syi’ar Islam yang terus hidup, tumbuh, dan mengakar di bumi Tanah Pilih Pusako Batuah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi dokter Maulana, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh jamaah yang hadir. Ia berharap kegiatan bershalawat ini bukan hanya menjadi tradisi, tetapi juga menjadi penguat iman, penyejuk hati, serta perekat persaudaraan masyarakat Kota Jambi.

“Semoga doa dan shalawat yang kita panjatkan bersama malam ini membawa keberkahan, kedamaian, dan kebahagiaan bagi Kota Jambi dan seluruh warganya,” ujarnya.

Maulana menambahkan, kegiatan bershalawat ini adalah yang pertama kali digagas dan digelar Pemkot Jambi sejak Ia memimpin. Inisiasi ini merupakan bentuk implementasi nyata dari visi Kota Jambi Bahagia yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik dan kesejahteraan ekonomi.

“Bahagia itu harus paripurna, tidak hanya dalam urusan sosial dan ekonomi, tetapi juga harus mencakup hubungan manusia dengan Sang Pencipta, yang kita sebut hablumminallah. Melalui penguatan iman dan takwa inilah kita wujudkan masyarakat Kota Jambi yang religius, sejalan dengan falsafah kota Melayu yang menjunjung tinggi adat bersendikan syarak, syarak bersendikan Kitabullah,” tegas Maulana.

“Insya Allah ini yang pertama dilakukan dan akan terus berlanjut, agar hati kita tenang dan damai,” lanjutnya.

Dalam sambutan itu, Wali Kota Maulana juga mengutip firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Al-Quran (QS. Al-Ahzab : 56) yang menjelaskan tentang keutamaan bershalawat. Serta hadist Nabi tentang balasan yang berlipat ganda bagi orang-orang yang membaca shalawat.

“Shalawat adalah ibadah yang tidak akan pernah tertolak. Luar biasa istimewanya, Allah dan Malaikat saja bershalawat kepada baginda Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Dengan bershalawat kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, kita yakin akan banyak keberkahan yang kita raih, baik untuk pribadi, keluarga, maupun Kota Jambi secara keseluruhan,” imbuhnya.

Dikesempatan itu, Wali Kota Maulana juga menyampaikan berbagai program Kota Jambi Bahagia yang telah berjalan selama kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha.

“Alhamdulillah enam bulan telah berjalan, dan memberikan manfaat kepada warga kota Jambi, khususnya untuk kesejahteraan masyarakat, seperti 100 persen masyarakat kurang mampu telah dijamin kesehatannya melalui BPJS Kesehatan, 3000 pekerja informal telah dijamin kesejahteraan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ia juga mengungkapkan, langkah Pemerintah Kota dalam mendukung petugas keagamaan dengan turut memasukkan kedalam BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan rasa aman saat menjalankan tugas.

“Sebanyak 1.300 ngaji, Alhamdulillah juga telah kita daftarkan kedalam jaminan sosial, bersama para petugas harian lepas (PHL),” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Wali Kota berharap, dengan bershalawat, Kota Jambi akan terus dicurahi keberkahan dan semakin maju, tidak hanya secara lahiriah, akan tapi juga secara rohaniah.

“Saya ingin Kota Jambi menjadi kota yang warganya lebih dekat lagi dengan Allah, lebih taat lagi pada Allah, lebih cinta lagi kepada Rasulullah, dan hidup dalam harmoni nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin,” tutupnya.

Sementara itu, dalam ceramahnya, Dr. H. Amran Nasution, M.A., banyak mengupas tentang keutamaan umat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang merupakan umat terbaik dizaman ini.

“Meski Rasulullah tidak pernah hadir bersama kita namun hebatnya kita mendapat hidayah menjadi umat Rasulullah. Maka sangat wajarlah kita mensyukuri nikmat menjadi umat baginda Nabi Besar Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam,” ucapnya.

Senada dengan Wali Kota Maulana, Ustadz Amran juga menekankan pentingnya bershalawat kepada Rasulullah, karena hal tersebut merupakan perintah langsung dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.

“Shalawat adalah ibadah sekaligus perintah dari Allah. Biasanya, Allah hanya memerintahkan hamba-Nya untuk beribadah. Namun khusus shalawat ini, Allah sendiri turut bershalawat, bersama para malaikat-Nya. Betapa mulianya ibadah ini,” ucap Ustadz Amran.

Melalui pesan itu, Ustadz Amran mengingatkan jamaah bahwa memperbanyak shalawat bukan hanya bentuk ketaatan kepada Allah dan kecintaan kepada Rasulullah, tetapi juga jalan untuk mendapatkan keberkahan dan ketenangan dalam kehidupan sehari-hari. Ia pun berharap, gema shalawat yang dipanjatkan di Kota Jambi ini dapat menjadi wasilah turunnya rahmat Allah, sekaligus memperkuat ukhuwah dan semangat kebersamaan umat.

Kegiatan Kota Jambi Bahagia Bershalawat diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat Kota Jambi untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah, meneladani akhlak Rasulullah, serta membangun kehidupan kota yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan di masa mendatang. Lebih dari itu, bershalawat secara berjamaah juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, menguatkan persaudaraan, dan menumbuhkan rasa kebersamaan di tengah masyarakat Kota Jambi.

Festival Gelembung Bahagia, Wali Kota dan Bunda PAUD Hadirkan Keceriaan Ribuan Anak

Kota Jambi - Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus mempertegas komitmennya dalam mewujudkan Kota yang Ramah dan Inklusif bagi anak. Komitmen tersebut kembali diwujudkan melalui Festival Permainan Sains Gelembung Bahagia dengan tema “Mengenalkan Sains Sejak Dini untuk Generasi Cerdas, Kreatif, dan Bahagia”, yang digelar di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi, Senin pagi (29/9/2025).

Kegiatan edukatif yang dikemas secara atraktif ini berlangsung meriah dan penuh keceriaan. Sebanyak 1.500 anak dari jenjang PAUD, TK, TPA, dan SPS se-Kota Jambi sangat antusias ikut ambil bagian dalam event tersebut. Melalui festival ini, Pemkot Jambi tidak hanya menghadirkan wahana bermain, tetapi juga ruang belajar yang menyenangkan, di mana anak-anak dapat mengenal sains secara sederhana, kreatif, dan penuh kegembiraan.

Festival Gelembung Bahagia menjadi simbol nyata komitmen Pemkot Jambi dalam menghadirkan wadah ekspresi, tumbuh kembang, sekaligus penguatan karakter bagi generasi penerus bangsa. Dengan cara belajar yang gembira, aktif, dan penuh keceriaan, diharapkan anak-anak Kota Jambi dapat tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, percaya diri, serta siap menyongsong visi besar Indonesia Emas 2045.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., beserta Bunda PAUD Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG. Kehadiran keduanya di tengah-tengah ribuan anak peserta festival ini menjadi bentuk nyata dukungan dan semangat dari Pemkot Jambi bagi generasi penerus bangsa untuk terus belajar, bereksplorasi, dan berkreasi dengan gembira.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota dan Bunda PAUD membuka secara resmi Festival Permainan Sains Gelembung Bahagia, yang ditandai dengan pelepasan balon ke udara. Momen itu pun disambut sorak gembira dan tepuk tangan riuh anak-anak, menambah semarak suasana festival.

Turut hadir, Ketua Komisi IV DPRD Kota Jambi Martua Muda Siregar, Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Jambi Budi Hartono, Ketua DWP Kota Jambi Sri Hartati Ridwan, Kepala Dinas Pendidikan Mulyadi beserta jajaran dilingkungan Pemkot Jambi, Bunda PAUD tingkat Kecamatan, serta Mitra PAUD se-Kota Jambi dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menekankan bahwa pendidikan, kesehatan, dan ekonomi merupakan tiga sektor penting yang menjadi pilar utama dalam mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Saat ini, IPM Kota Jambi telah mencapai angka 81,77 persen, dan Pemerintah Kota Jambi akan terus berfokus membangun serta memperkuat ketiga sektor tersebut bersama seluruh jajaran.

“Tentunya hari ini kami sangat bahagia dengan terselenggaranya Festival Gelembung ini. Kegiatan ini tidak hanya membahagiakan, tetapi juga memiliki makna besar dalam meningkatkan kemampuan, kreativitas, dan keceriaan anak-anak kita,” ujar Wali Kota Maulana.

Ia menyebut, pelaksanaan festival ini memiliki makna penting dalam meningkatkan pembelajaran dan pengalaman bermain anak di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Program ini, lanjutnya, bukan hanya menjadi penyemangat bagi anak-anak, tetapi juga memberikan motivasi bagi para orang tua dan keluarga untuk bersama-sama mendukung tumbuh kembang generasi muda.

“Kami telah menargetkan agar anak-anak usia PAUD memperoleh ruang pendidikan yang optimal dengan capaian partisipasi 100 persen. Ke depan, PAUD Negeri akan kami hadirkan di setiap kecamatan di Kota Jambi, sehingga masyarakat kurang mampu juga dapat merasakan fasilitas pendidikan yang layak. Mulai dari biaya, hingga perlengkapan sekolah seperti seragam, dapat dinikmati secara gratis,” tuturnya.

Dirinya juga menyampaikan, bahwa tingkat partisipasi pendidikan anak usia dini (PAUD) usia 5 hingga 6 tahun di Kota Jambi saat ini telah mencapai 85 persen, dengan target capaian 100 persen. Target tersebut sejalan dengan komitmen dan perjuangan gigih Bunda PAUD Kota Jambi, yang hingga kini berhasil mendorong hadirnya lima PAUD Negeri di Kota Jambi.

“Perhatian saya bersama Bunda PAUD terhadap pendidikan anak usia dini tentu sangat besar, karena kami menyadari betul bahwa pendidikan dan ilmu pengetahuanlah yang mengantarkan kita hingga berada pada titik ini,” ungkapnya.

Wali Kota Maulana juga menegaskan, bahwa pendidikan sejatinya tidak hanya dimulai ketika anak memasuki bangku sekolah, melainkan sudah berlangsung sejak dalam kandungan.

“Pendidikan itu sejatinya tidak dimulai saat anak masuk sekolah, melainkan sudah sejak dalam kandungan. Karena itu, 1.000 hari pertama kehidupan menjadi sangat penting, sebagai fondasi emas bagi tumbuh kembang anak kita di masa depan,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Maulana mengajak seluruh orang tua untuk memberikan perhatian serius terhadap pendidikan anak sejak dini. Menurutnya, warisan paling berharga yang dapat diberikan kepada generasi bangsa adalah ilmu pengetahuan dan pendidikan yang baik.

“Saya berpesan kepada seluruh orang tua, jangan hanya fokus pada pendidikan umum, tetapi juga berikan pendidikan agama sesuai dengan keyakinan masing-masing. Karena sesungguhnya ilmu lah yang akan mengangkat derajat kita. Jika ingin meraih dunia, maka dengan ilmu. Jika ingin meraih akhirat, maka juga dengan ilmu. Oleh sebab itu, berikanlah kepada anak-anak kita bekal ilmu dunia sekaligus ilmu agama,” pesannya.

 Lebih lanjut, Wali Kota Maulana mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Jambi telah menjalankan program pendidikan inklusi, di mana tidak ada perbedaan perlakuan antara anak berkebutuhan khusus dengan anak lainnya di sekolah. Program ini, menurutnya, menjadi wujud komitmen Pemkot Jambi dalam menghadirkan pendidikan yang ramah dan setara bagi seluruh anak.

“Di sekolah, anak-anak berkebutuhan khusus akan didampingi oleh guru-guru yang siap mendidik dengan penuh kesabaran. Insya Allah, dengan semangat kita bersama, PAUD akan mampu menjadi wahana pendidikan karakter terbaik bagi anak-anak di usia dini,” ungkapnya.

Sementara itu, Bunda PAUD Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG., menyampaikan bahwa Festival Permainan Sains ini menjadi sarana penting untuk menstimulasi kemampuan anak melalui konsep bermain yang perlu diperkenalkan sejak usia dini.

“Tantangan anak-anak kita saat ini tentu berbeda dengan generasi kita dahulu. Karena itu, konsep STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) harus diperkenalkan dengan cara yang menyenangkan. Salah satunya melalui permainan gelembung sabun bahagia ini. Dari permainan sederhana ini, anak-anak bisa belajar bahwa air yang dicampur sabun dapat menghasilkan gelembung, dan mereka juga dapat memahami bagaimana gelembung tercipta dengan menggunakan alat-alat sederhana,” ujar Bunda PAUD Kota Jambi.

Dirinya berharap para orang tua dan guru mampu memberikan penjelasan kepada anak melalui permainan yang interaktif, karena hal tersebut dapat menggali lebih dalam potensi serta kemampuan anak.

“Saya juga berharap guru-guru di sekolah dapat selalu menerapkan konsep STEM sederhana dalam proses pembelajaran. Hal ini merupakan bagian dari pembelajaran mendalam atau e-learning, sehingga anak-anak dapat tumbuh seperti gelembung sabun yang cerah, ceria, dan berwarna-warni. Dengan cara itu, konsep-konsep ilmu bisa dimasukkan ke dalam pendidikan sambil bermain, sekaligus menumbuhkan cita-cita setinggi mungkin, seperti gelembung sabun yang melayang tinggi,” harapnya.

Lebih lanjut, Ia juga menyampaikan bahwa program “Bunda PAUD Bahagia” yang digagas Pemerintah Kota Jambi akan terus didorong agar seluruh anak usia dini dapat mengakses layanan pendidikan yang layak. Targetnya, 100 persen anak PAUD di Kota Jambi bisa mendapatkan pendidikan yang berkualitas, menyenangkan, dan mampu membentuk karakter sejak usia dini.

“Sebagai Bunda PAUD, saya berkomitmen menyukseskan program wajib belajar 13 tahun, untuk menjamin setiap anak di Kota Jambi tanpa terkecuali memperoleh hak pendidikannya, termasuk mengikuti PAUD minimal satu tahun sebelum masuk SD. Oleh karena itu, saya mengimbau kepada keluarga yang masih memiliki anak usia 5-6 tahun tetapi belum bersekolah di PAUD, agar segera mendaftarkannya. Silakan juga melaporkan langsung melalui akun Instagram saya maupun IG resmi Bunda PAUD Kota Jambi. InsyaAllah, kita akan mencari solusi terbaik bersama,” tutup Bunda PAUD Kota Jambi itu.

Sebelumnya, dalam laporan pelaksanaan kegiatan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Mulyadi, menyampaikan bahwa tujuan digelarnya Festival Permainan Sains ini adalah untuk meningkatkan minat dan rasa ingin tahu anak terhadap fenomena sains; mengembangkan kemampuan motorik halus dan kasar; serta mempererat hubungan sosial antar anak, guru, dan orang tua.

Katanya, pendidikan sains pada jenjang PAUD di era modern saat ini menjadi kebutuhan yang sangat penting. Namun, pengenalannya harus dikemas dalam bentuk yang sesuai dengan dunia anak, yakni dunia bermain.

“Permainan sains gelembung sabun ini adalah contoh media sederhana, namun kaya akan muatan pembelajaran,” jelasnya.

Pembukaan Festival Permainan Sains Gelembung Bahagia ini semakin meriah dengan digelarnya pengundian doorprize beragam hadiah menarik. Riuh sorak gembira anak-anak bercampur dengan tepuk tangan orang tua yang penuh semangat, menjadikan momen ini semakin hangat dan penuh keceriaan. Tak hanya belajar dan bermain, festival ini pun menjadi ajang kebersamaan yang menyenangkan bagi seluruh peserta.

Wali Kota Jambi Buka Kegiatan Product Matching Sektor Perbankan Bagi Pengusaha UMKM

Kota Jambi - Dalam upaya menggenjot perekonomian daerah dan membantu Pengusaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) naik kelas, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, secara resmi membuka kegiatan Product Matching Sektor Perbankan kepada Pengusaha UMKM Kota Jambi pada Senin (22/9/2025).

Berlangsung di Aula Griya Mayang Rumah Dinas Wali Kota, acara ini menjadi jembatan langsung yang mempertemukan ratusan pelaku UMKM dengan lembaga perbankan.

​Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kota Jambi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), serta perwakilan Bank Jambi dan Bank BTN. Tujuannya adalah mempermudah pengusaha UMKM dalam mengakses permodalan resmi, sehingga mereka terhindar dari jerat pinjaman ilegal seperti rentenir dan pinjaman online (pinjol) bodong.

​Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah. “Banyak UMKM terkendala permodalan. Acara ini hadir untuk memberikan solusi, membuka akses langsung ke produk-produk perbankan yang dapat mendukung mereka untuk berkembang,” ujar Maulana.

Ia menambahkan, program ini sejalan dengan salah satu dari 11 program unggulan Pemerintah Kota Jambi, yaitu Bantuan Kelompok Usaha Masyarakat (Banharkat). Program Banharkat memberikan modal awal kepada kelompok usaha, dan melalui kegiatan product matching ini, para pengusaha UMKM bisa mendapatkan pendampingan serta akses permodalan lanjutan dari bank.

​Dalam acara tersebut, Wali Kota Maulana memaparkan tiga skema pinjaman dengan bunga yang sangat kompetitif, yang disediakan oleh Bank Jambi dan Bank BTN. Skema tersebut dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan UMKM dari berbagai tingkatan:

​Kredit Bahagia (Bank Jambi): Pinjaman maksimal Rp 5 juta dengan bunga 3% per tahun (flat) dan jangka waktu 2 tahun.

​Kredit Super Mikro (Bank Jambi): Pinjaman maksimal Rp 10 juta dengan bunga 3% per tahun (flat) dan jangka waktu 3 tahun.

​Kredit Usaha Rakyat (KUR) (Bank Jambi dan BTN): Pinjaman dengan plafon Rp 10 juta hingga Rp 100 juta, bunga 6% per tahun (flat), dan jangka waktu hingga 5 tahun.

Wali Kota menjelaskan bahwa dana yang disiapkan untuk program ini cukup besar, dengan alokasi Rp 75 miliar dari Bank Jambi dan Rp 45 miliar dari Bank BTN. Para pelaku UMKM yang telah dikurasi oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kota Jambi dan tergabung dalam kelompok legal, akan difasilitasi untuk mendapatkan akses permodalan ini.

​Lebih lanjut, Maulana menekankan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada pencairan dana. UMKM yang menjadi nasabah program Banharkat juga akan mendapatkan pendampingan dan bimbingan teknis melalui program Inkubasi Keuangan.

​”Ini langkah kami untuk memastikan UMKM tidak hanya mendapatkan modal, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengembangkan usahanya secara berkelanjutan. Kami ingin pinjaman ini membawa manfaat nyata dan jangka panjang bagi perekonomian Kota Jambi,” jelasnya.

​Pada kesempatan yang sama, Asisten Direktur OJK Provinsi Jambi, Septarini Geminastitie, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Kota Jambi. “OJK hadir untuk memastikan ekosistem keuangan yang aman, legal, dan inklusif. Kami berharap para pengusaha UMKM dapat memanfaatkan momen ini untuk mendapatkan informasi yang benar tentang produk keuangan yang sesuai dengan kebutuhan usahanya,” kata Septarini.

Ia juga menekankan pentingnya bagi UMKM untuk menghindari pinjaman ilegal yang berisiko tinggi. “Manfaatkanlah perusahaan jasa keuangan yang resmi dan terdaftar serta diawasi oleh OJK. Dengan begitu, modal usaha Anda tidak hanya aman, tetapi juga terlindungi secara hukum,” tegasnya.

​Program Banharkat sendiri telah diluncurkan pada 1 September 2025 sebagai implementasi dari Surat Keputusan Wali Kota Jambi tentang Akses Keuangan Daerah Kota Jambi Tahun 2025. Program ini dirancang dengan model bisnis yang jelas untuk memberikan dukungan nyata dan berkelanjutan bagi UMKM, dengan harapan dapat mendorong mereka untuk scaling up dan menjadi industri yang lebih besar.

​Turut hadir dalam acara itu, Direktur Utama Bank Jambi, H. Khairul Suhairi, Pemimpin PT Bank Tabungan Negara KC Jambi, Fidelis Zebua, serta jajaran Pemkot Jambi. 

Copyright © Free Joomla! 4 templates / Design by Galusso Themes