Pemkot Jambi Gelar Haul Al-Habib Husein Bin Ahmad Baraqbah Peletak Dasar Peradaban Islam Di Jambi

Kota Jambi – Sebagai bagian dari agenda Wisata Religi yang mengangkat kearifan lokal dan syi’ar Islam, Pemerintah Kota Jambi kembali menggelar Peringatan Haul ke-273 Ad-Da’i IlAllah Al-Habib Husein bin Ahmad Baraqbah, Tuanku Keramat Tambak, merupakan peletak dasar peradaban Islam di Jambi, bertempat di Masjid Jami’ Ba’alawi, Kelurahan Arab Melayu Kecamatan Pelayangan Kota Jambi, Minggu (02/11/2025).

Rangkaian Haul dihadiri ribuan ummat Islam baik dari dalam maupun luar Kota Jambi, diantaranya tampak para Habaib, Kiayi, Tuan Guru, Alim Ulama serta Tokoh Masyarakat. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari pelaksanaan program Pengelolaan Daya Tarik Wisata di Kota Jambi. Selain itu, juga berdampak pada sektor ekonomi karena terjadinya peningkatan kunjungan ke Kota Jambi.

Rangkaian peringatan Haul yang dimulai sejak pagi hari itu, diawali dengan ziarah di makam Al-Habib Husein bin Ahmad Baraqbah di pemakaman Keramat Tambak Kelurahan Tahtul Yaman, Kecamatan Pelayangan. Dengan dihadiri, ribuan peziarah yang tampak khusyu’ membacakan Al-qur’an surah Yasin, dirangkai dengan dzikir, tahlil serta do’a dan diakhiri tausiah. Dan dilanjutkan puncak Haul yang berlangsung di masjid Jami’ Ba’alawy.

Sebagai bagian dari dukungan langsung terhadap tumbuh kembangnya wisata religi di kota Jambi, mewakili Wali Kota Dr.dr. H. Maulana, M.K.M., Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Fahmi menghadiri kegiatan Haul ke-273 Ad-Da’i IlAllah Al-Habib Husein bin Ahmad Baraqbah tersebut. Dikesempata itu, ia menyampaikan, bahwa Haul Tuanku Keramat Tambak ini memiliki dua dimensi penting, yaitu dimensi spiritual dan dimensi pariwisata, yang menyatu dalam konsep spiritual tourism yang saat ini tengah ditingkatkan

“Dalam dimensi spiritual, Haul memiliki kekuatan dalam menghadirkan majelis ilmu, majelis shalawat, dan majelis doa. Sementara dalam dimensi pariwisata, Haul memiliki daya tarik yang unik untuk menarik banyak orang ke tempat pelaksanaannya. Haul sebagai spiritual tourism memberikan tiga manfaat utama, yaitu pengalaman spiritual, relaksasi dan ketenangan, serta pengenalan budaya,” ujar Fahmi membacakan sambutan tertulis Wali Kota Jambi.

Dirinya menyebut, Pemerintah Kota Jambi terus berupaya untuk mengembangkan potensi wisata religi, salah satunya melalui dukungan terhadap pelaksanaan Haul Al-Habib Husein bin Ahmad Baraqbah yang telah masuk ke dalam kalender wisata. Dengan harapan kegiatan ini dapat lebih dikenal sebagai pusat wisata religi, sehingga berdampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.

“Haul Al Habib Husein bin Ahmad Barabah adalah salah satu ikhtiar untuk mempertegas posisi strategis Kota Seberang sebagai pusat wisata Jambi. Ornamen sejarah keagamaan, fundamen sejarah pendidikan, ornamen sejarah arsitektur, serta ornamen sejarah peradaban di sepanjang daerah aliran sungai Batanghari adalah kekuatan yang harus kita gali, kita perkenalkan, dan kita lestarikan sebagai warisan nilai-nilai kearifan lokal,” sebutnya.

“Dikesempatan ini, semoga kita dapat mengambil hikmah yang terkandung dalam Peringatan Haul Ke-273 Alhabin Husein Bin Ahmad Baragbah. Semoga acara Haul ini dapat dimaknai sebagai sarana peningkatan ukhwah islamiyah dan syiar Islam, khususunya di Tanah Pilih Pusako Betuah Kota Jambi,” pungkas Asisten Fahmi.

Wali Kota Jambi: Program “Kampung Bahagia” Sukses Tingkatkan Semangat Pembangunan Ditengah Masyarakat

Kota Jambi - Kebermanfaatan dari program “Kampung Bahagia” Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dibawah kepemimpinan Maulana-Diza terus berjalan. Kali ini, tidak sekadar penggunaannya terhadap infrastruktur, namun juga sarana dan prasarana pendukung lainnya. Seperti alat pengeras suara, alat olahraga dan kebersihan.

Hal itu tampak saat dilakukan penyerahan manfaat dari hasil program Kampung Bahagia secara simbolis oleh Wali Kota Jambi, Dr.dr. H. Maulana, M.K.M, di Pendopo Bahagia Bersinergi, RT 06, Kelurahan Pinang Merah, Kecamatan Alam Barajo, kepada Ketua RT 06 Ponidi, pada Minggu (26/10/2025) siang.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan, berkat kerja keras bersama, baik dari Pemerintah Kota Jambi, Fasilitator hingga para Ketua RT, program yang awalnya dirasa mustahil bagi banyak orang, perlahan “Kampung Bahagia” telah banyak memberikan kebermanfaatan ditengah-tengah masyarakat. Terutama 67 RT sebagai percontohan di tahun 2025.

“Melalui tahapan-tahapan dan mekanisme yang telah diatur, semua terbukti, 67 RT semuanya telah terbangun proses Kampung Bahagia,” ujarnya.

Dirinya mengungkapkan, melalui program 100 juta ini juga membangkitkan semangat masyarakat terhadap pembangunan yang dilakukan secara bergotong royong.

“Dari dana yang diberikan ini, banyak sudah kita lihat ketika di lapangan menjadi berlebih, karena disisi lain  masyarakat juga berswadaya, baik dari pendanaan maupun konsumsi yang telah banyak dilakukan. Dan inilah maksud dari program Kampung Bahagia, membangun wilayah berbasis komunitas melalui semangat gotong royong,” ungkapnya.

“Insya allah tahun depan 1.650 Ketua RT dan masyarakat bergerak untuk pembangunan melalui program Kampung Bahagia ini. Sehingga kedepan tidak ada lagi Keluhan-keluhan dari masyarakat, terutama dadi segi infrastruktur,” lanjutnya.

Menurutnya, program pertama di Indonesia yang melakukan pembangunan berbasis komunitas ini sejauh ini sangat disambut antusias oleh masyarakat, karena besar dari aspek kebermanfaatan.

“Secara umum 67 RT untuk percontohan ditahun ini telah berjalan dan akan menjadi kerangka besar untuk pelaksanaan tahun depan yang akan mencakup seluruh RT di Kota Jambi sebanyak 1.650 RT,” tuturnya.

Ia berharap, dengan mekanisme yang telah diajarkan terhadap seluruh Ketua RT di Kota Jambi, program ini bisa berjalan dengan baik, yang tentunya bisa tepat sasaran, sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan bagi masyarakat. 

Satu-satunya di Indonesia, Kota Jambi Masuk Jadi Pilot Cities MIL Yang Diinisiasi UNESCO

Kota Jambi - Wali Kota Jambi, Dr.dr. H. Maulana, M.K.M, resmi melantik Tim Task Force MIL (Kelompok Kerja Media and Information Literacy) Cities Kota Jambi periode 2025-2028, pada Senin malam (27/10/2025).

Pelantikan dilakukan di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, dengan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Jambi, Saleh Ridha terpilih sebagai Ketua Kelompok Kerja MIL Kota Jambi. Dengan diikuti dari berbagai lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pimpinan dan organisasi media massa, hingga unsur kepemudaan terdiri dari Bujang Gadis Kota Jambi.

Pelantikan ini dilakukan setelah Kota Jambi terpilih sebagai Pilot Cities (Kota Percontohan) satu-satunya di Indonesia bersama 10 Kota lainnya yang tersebar dari seluruh Dunia.

Pilot Media and Information Literacy (MIL) Cities adalah program percontohan global yang diinisiasi oleh UNESCO yang bertujuan memperkuat literasi media dan informasi di kota-kota terpilih di seluruh dunia untuk mendorong pembangunan kota yang inklusif dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana mengatakan, menindaklanjuti pelantikan terhadap Kelompok Kerja MIL Kota Jambi, akan segera dilaunching bersamaan dengan beberapa Kota lainnya di seluruh Dunia untuk membuat langkah-langkah kerja sama kolaboratif dibawah UNESCO guna membangun jaringan kebersamaan media melalui aspek-aspek budaya.

“Ini adalah langkah maju, karena Kota Jambi satu-satunya mewakili Indonesia untuk berkolaborasi dibidang media ini,” katanya.

Dirinya menyebutkan, bahwa terpilihnya Kota Jambi sebagai Pilot Cities ini merupakan kolaborasi positif bersama Kota-Kota di Dunia. Sekaligus menunjukkan langkah maju dalam kolaborasi tingkat Internasional.

“Kita ketahui Dunia ini telah disatukan melalui media, terutama dibidang budaya. Oleh karena itu, kolaborasi ini dapat memberikan ruang bagi kita untuk meningkatkan kerja sama dibanyak hal, terutama bidang ekonomi, budaya dan literasi, serta kepemudaan,” sebutnya.

Dirinya menekankan, kedepan Kota Jambi harus berperan aktif dalam kanca Internasional. Salah satunya melalui Bujang Gadis yang harus mendunia.

“Dengan kekayaan adat budaya yang kita miliki, maka saya harap Bujang Gadis bisa mengekpose hal ini, melalui kerja sama media yang akan kita lakukan melalui MIL,” tekannya.

Dirinya menekankan, kedepan Kota Jambi harus berperan aktif dalam kanca Internasional. Salah satunya melalui Bujang Gadis yang harus mendunia.

“Dengan kekayaan adat budaya yang kita miliki, maka saya harap Bujang Gadis bisa mengekpose hal ini, melalui kerja sama media yang akan kita lakukan melalui MIL,” tekannya.

“Mudah-mudahan dengan terbentuknya Kelompok kerja ini dan kerja sama Internasional bisa terus meningkatkan peluang-peluang dalam peningkatan terhadap kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kota Jambi,” pungkas Wali Kota Maulana.

Sebagai bagian dari pelantikan tersebut, Wali Kota Maulana juga melepas secara simbolis 25 orang ASN dilingkungan Pemkot Jambi yang akan melakukan pelatihan di India dalam bidang Digital dan Teknologi   yang semua pembiayaannya ditanggung oleh Pemerintah India.

Presiden Dunia Melayu Dunia Islam Anugerahi Wali Kota Jambi Penghargaan

Kota Jambi - Komitmen kuat dalam mendukung dan mengembangkan adat, budaya serta   Melayu-Islam di Tanah Pilih Pusako Betuah, Kota Jambi, mengantarkan Wali Kota, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, menorehkan prestasi di kancah Internasional.

Kali ini, setelah Wali Kota Jambi Maulana menerima Anugerah Temenggong Tun Hassan Anugerah Temenggong Tun Hassan DMDI (ATTHD) sempena dalam acara Konvensyen Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) ke-23, pada Jumat (24/10/2025), di Hotel Borobudur, Jakarta, Indonesia.

Konvensyen DMDI ke-23 dijadwalkan berlangsung hingga 26 Oktober 2025, yang telah dimulai sejak 23 Oktober lalu, dengan berbagai agenda seperti seminar internasional, pameran produk kebudayaan dan ekonomi kreatif Melayu, forum pemuda, serta pertemuan bilateral antarnegara peserta, dengan mengangkat tema “Mempersatukan Dunia Melayu Dunia Islam, Memajukan Budaya, Ekonomi dan Nilai Peradaban”.

Konvensi Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) menjadi ajang penting untuk mempererat hubungan budaya dan keislaman antarnegara, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kejayaan Melayu.

Penganugerahan tersebut diserahkan langsung oleh  oleh TYT Tun Seri Setia Dr. HJ Mohd Ali Bin Mohd Rustam yang di-Pertua Negri Malaka dan Presiden Dunia Melayu Dunia Islam.

Anugerah Temenggong Tun Hassan yang diterima Wali Kota Maulana merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada tokoh-tokoh Melayu dan Islam yang dinilai berjasa dalam memperkukuh perpaduan, memperkasa warisan, dan memperluas jaringan kerjasama dunia Melayu dan Islam di peringkat antarabangsa.

Dalam keterangannya usai menerima penganugerahan tersebut, Wali Kota Maulana menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang telah diraih. Menurutnya, ini bukan semata-mata penghargaan individu baginya, melainkan, juga untuk seluruh masyarakat Kota Jambi.

“Alhamdulillah, ini bukan hanya penghargaan bagi saya pribadi, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Kota Jambi,” ujar Maulana.

Dirinya menyebut, bahwa anugerah ini menjadi simbol pengakuan atas komitmen Pemerintah Kota bersama lembaga-lembaga dan masyarakat dalam memperkuat nilai-nilai Melayu dan Islam, serta menjalin ukhuwah antara bangsa serumpun.

“Smoga kerja sama antara Pemerintah Kota Jambi dan DMDI terus berkembang demi kemajuan umat dan peradaban Melayu-Islam,” sebutnya.

DMDI telah berdiri sejak tahun 2000, dan hingga kini organisasi internasional ini dianggotai oleh 23 negara, dengan tujuan guna memperkukuh jaringan kerja sama dan meningkatkan martabat bangsa Melayu dan umat Islam dalam berbagai bidang, termasuk ekonomi, pendidikan, kebudayaan, dan sosial.

Dengan penganugerahan ini, diharapkan hubungan antara DMDI dan Pemerintah Kota Jambi akan semakin erat, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus memelihara dan mengembangkan nilai-nilai luhur dunia Melayu dan Islam.

Turut hadir Presiden DMDI Dunia, Dr. Haji Mohd Ali bin Mohd Rustam dari Malaka, H. Ahmad Muzani (Ketua MPR RI), Drs. H.Mukhtarudin (Menteri P2MI), Othsman hassan (Menteri Kanan Kamboja), Mohd Hasbi Abu bakar (Presiden Jamiyah Singapura), Ketua Umum DMDI Indonesia Datuk Said Aldi, serta para Kepala Daerah penerima Penganugerahan.

Tingkatkan SDM, 25 ASN Pemkot Jambi Gratis Ikut Pelatihan ke Luar Negeri

Kota Jambi - Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus mempertegas komitmen dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN) yang unggul dan berdaya saing. Kali ini tampak saat Wali Kota Jambi Dr.dr. H. Maulana, M.K.M, didampingi Ketua TP PKK Kota Jambi Dr.dr.Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG, melakukan kunjungan resmi ke Konsulat Jenderal (Konjen) India di Medan, pada Rabu (22/10/2025).

Kunjungan ini membahas peluang kerja sama strategis antara Pemerintah Kota Jambi dan Pemerintah India, khususnya dalam bidang pengembangan kapasitas digital dan program pelatihan internasional melalui skema ITEC (Indian Technical and Economic Cooperation).

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota Maulana disambut langsung Konsul Jenderal di Medan untuk Pulau Sumatera Ravi Shanker Goel yang disambut hangat dan penuh kegembiraan, karena delegasi resmi Kota Jambi secara langsung dipimpin oleh Wali Kota Maulana ke India.

Di bawah inisiatif ITEC dari Pemerintah India, sebanyak 25 ASN dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Kota Jambi akan berpartisipasi dalam Program Pelatihan Khusus di bidang Kesehatan Digital (IDN), yang akan diselenggarakan oleh Centre for Development of Advanced Computing (CDAC), Mohali, dari tanggal 30 Oktober hingga 4 November 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Maulana menyambut baik inisiatif Pemerintah India untuk memperkuat hubungan bilateral di bidang teknologi informasi dan kesehatan digital ini.

Dirinya menyebutkan, 25 orang ASN Pemkot Jambi tersebut akan mengikuti pelatihan hingga 4 November mendatang, yang diikuti secara gratis guna meningkatkan kemampuan, yang tentunya bermanfaat bagi masyarakat di Kota Jambi. Terutama dalam hal pelayanan publik.

“Pelatihan ini diikuti secara gratis yang dibiayai oleh Pemerintah India, kita hanya memberikan Sumber Daya Manusia. Dan tentunya ini sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota dalam peningkatan SDM,” sebutnya.

“Pelatihan ini merupakan bagian dari beasiswa penuh ITEC yang disediakan oleh Pemerintah India untuk memperkuat kompetensi pejabat daerah dalam e-governance dan sistem layanan kesehatan berbasis digital, sebagai bentuk penguatan kerja sama antara India dan Pulau Sumatra, dengan Kota Jambi sebagai salah satu mitra aktif,” tuturnya.

Dirinya juga mengungkapkan, dalam meningkatkan SDM, bukan kali ini saja kerja sama dilakukan Pemkot Jambi, terbaru, Pemerintah Kota juga menyelenggarakan Singapore Cooperation Programme (SCP) English Language Skills (ELS) Tahun 2025 angkatan 13 yang diselenggarakan dari hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota bersama Pemerintah Singapore.

“Pelatihan ini diselenggarakan melalui MFA atau Kementerian Luar Negeri yang diikuti sebanyak 30 orang,” pungkas Wali Kota Maulana.

 

 

Pemkot Jambi dan Pengadilan Agama Sepakat Tekan Perkawinan Anak

Kota Jambi - Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi resmi menandatangani Nota Kesepakatan dengan Pengadilan Agama Jambi Tentang Sinergi Pelayanan Pencegahan Perkawinan Anak dan Pemenuhan Hak-Hak Perempuan dan Anak Pasca Perceraian, Selasa (21/10/2025).

Penandatanganan dilakukan di Aula Lantai 2 Pengadilan Agama Kota Jambi, ditandatangani langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr.dr. H. Maulana, M.K.M, bersama Ketua Pengadilan Agama Jambi  Saifullah Anshari, S.Ag, M.Ag, yang turut disaksikan oleh Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, dengan Ketua Tinggi Pengadilan Agama Jambi Dr. H. Chazim Maksalina, M.H.

Pada kesempatan ini, juga turut dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Jambi bersama Pengadilan Agama Jambi Tentang Sinergisitas Penguatan Kapasitas dan Sinkronisasi Koordinasi Dalam Pencegahan Perkawinan Anak, Hak Asuh Anak dan Hak Perempuan Setelah Perceraian  yang ditandatangani langsung oleh Kepala Dinas PMPPA Noverintiwi Dewanti dengan Ketua Pengadilan Agama Jambi  Saifullah Anshari.

Penandatanganan Kerja Sama antara Pemerintah Daerah bersama Pengadilan Agama ini merupakan tahap lanjutan dari apa yang telah dilakukan ditingkat Provinsi. Dimana di Provinsi Jambi baru ada dua Daerah, yaitu Kabupaten Bungo dan Kota Jambi. Sementara untuk Tingkat Nasional baru ada tiga Provinsi. Yakni, Jambi, Sumatera Selatan dan Bangka Belitung.

Penandatanganan ini bertujuan untuk mengikis atau mengurangi kemiskinan baru yang disebabkan oleh perceraian, karena dampak yang ditimbulkan sangat besar, terutama bagi anak-anak dan ibu. Maka dari itu, penandatanganan kerja sama ini sebagai langkah strategis dan konkret bagi Pemerintah Daerah.

Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana mengatakan Kerja Sama ini merupakan hal yang sangat penting dan bermanfaat, dengan harapan dapat terus berlanjut, sehingga dapat menurunkan tingkat perkawinan anak di Kota Jambi dan memitigasi dampak negatif perceraian sehingga tidak menimbulkan kluster kemiskinan baru, anak tidak putus sekolah, dan hak-hak anak dan perempuan terpenuhi pasca perceraian secara efektif.

“Namun yang perlu menjadi perhatian kita adalah saat ini gugatan yang berjumlah lebih dari 1000 yang sebagian besar adalah kasus perceraian. Nah dalam MoU itu kita telah masukan hak-hak Istri dan anak-anak. Salah satunya dengan pemotongan gaji bagi PNS dan selanjutnya juga ada kerja sama dengan Baznas bagi janda-janda yang tidak memiliki pekerjaaan diberikan modal usaha, serta melalui berbagai program prioritas Pemkot Jambi,” ucapnya.

Lebih lanjut, dilingkungan Pemkot Jambi, dirinya menyebutkan, saat ini gugatan terbesar perceraian ada pada profesi pendidik dan tenaga Kesehatan.

“Namun profesi lainnya juga ada, dan faktor  penyebabnya yang terbesar adalah Pinjol dan Judi Online,” sebutnya.

Dikesempatan ini, dirinya juga menyampaikan dampak dari perceraian yang turut menjadi bagian dari tumbuhnya angka kriminalitas, khususnya terhadap anak yang tidak di asuh secara baik.

 

 

Copyright © Free Joomla! 4 templates / Design by Galusso Themes