Sukses, Pesta Rakyat Digelar Pemkot Jambi di Tepian Pantai Pasir Aur Duri

Kota Jambi – Setelah berjalan sukses dan meriah, Pesta Rakyat bertajuk “Merdeka Ditepian Kota Pulau Pasir Aurduri” dalam rangkaian menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-80 yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dikawasan Tepian Kota Pantai Pasir Aur Duri, Kelurahan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura, resmi ditutup pada Sabtu malam (16/8/2025).

Sebagaimana diketahui, Pemilihan Kawasan Tepian Kota Pantai Pasir Auduri, sebagai pusat dalam kegiatan pesta rakyat oleh Pemkot Jambi tahun ini bukan tanpa sebab. Akan tetapi merupakan bukti nyata komitmen Pemerintah Kota untuk menciptakan dan pemerataan pusat-pusat keramaian baru yang diharapkan akan mampu menjadi pemicu tumbuhnya aktivitas-aktivitas perekonomian berbasis UMKM atau Ekonomi Kreatif.

Disambut antusias oleh lapisan masyarakat dengan balutan seni musik, adat dan budaya, penutupan pesta rakyat dalam rangka HUT Kemerdekaan RI tingkat Kota Jambi itu turut menampilkan senandung berbalas pantun oleh sang juara dari perwakilan Ketua RT Kecamatan Jambi Timur. Selanjutnya, dilakukan pemberian hadiah dan doorprize oleh Wali Kota Jambi Dr.dr.H. Maulana, M.K.M, bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, bagi para pemenang dari berbagai hasil lomba yang diperlombakan dalam semarak memeriahkan Hari Kemerdekaan RI ke-80, sekaligus menandakan Pesta Rakyat Pemkot Jambi Tahun 2025 resmi ditutup.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menekankan, bahwa kegiatan yang dipusatkan dikawasan Tepian Kota Pantai Pasir Aur Duri ini bukanlah akhir, namun merupakan awal sebagai langkah strategis pemerintah dalam menumbuhkan destinasi wisata dan kawasan ekonomi baru.

“Kegiatan ini bukan akhir tapi ini kami baru memulai sambil menyiapkan dari segi infrastruktur yang akan kita perbaiki secara bertahap, yang penting masyarakatnya turut mendukung, karena kawasan ini adalah milik masyarakat,” ujarnya.

“Ini merupakan konsep baru yang kami Pemkot Jambi munculkan untuk memperkenalkan satu titik kawasan yang indah untuk dijadikan objek wisata baru. Insya Allah kita akan dorong menjadi salah satu titik wisata pilihan, dengan memperbanyak event dan kegiatan kedepan,” lanjutnya.

Dihadapan ribuan masyarakat yang hadir pada penutupan itu, Maulana juga ungkapkan, ditahun pertama menjabat sebagai Wali Kota bersama Wakil Wali Kota Diza akan menghadirkan 10 kawasan destinasi wisata baru yang akan turut berdampak pada tumbuhnya pusat-pusat ekonomi sebagai ikon kota Jambi.

“Ini adalah komitmen kami, kota Jambi harus berubah menjadi kota yang menjadi tujuan wisata supaya UMKM kita tumbuh, pertumbuhan ekonomi kita jalan. Dan itu semua juga akan didukung dengan transportasi umum masa depan, yaitu bus listrik ramah lingkungan yang akan siap mengantar keseluruh kawasan destinasi wisata yang ada di Kota Jambi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Maulana juga menyebutkan, bahwa dalam penanganan banjir di kota Jambi tidak hanya menyelesaikan dari segi permasalahan. Namun juga akan dimanfaatkan sebagai suatu kawasan wisata air, yang akan didukung oleh lampu-lampu hias hingga arena joging trek. Dan tentunya akan berdampak pada sektor perekonomian.

“Wisata air ini akan kita bangun di lahan 9 hektar sepanjang kawasan Sungai Asam yang merupakan titik terendah, dan akan dijadikan danau baru sebagai area wisata didekat Kantor Wali Kota,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Mariani Yanti yang juga selaku Ketua pelaksana kegiatan dalam rangkaian HUT RI ke-80 ini mengatakan, bahwa lomba-lomba yang diselenggarakan oleh Pemkot Jambi telah dimulai sejak tanggal 1 dan akan berakhir pada 31 Agustus 2025.

Dia menyebut, dalam tiga hari pelaksanaan, Pesta Rakyat Pemkot Jambi sukses mendongkrak transaksi ekonomi dari 30 UMKM yang dihadirkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan kota Jambi.

“Alhamdulillah pelaksanaannya menumbuhkan potensi ekonomi, khususnya dari bidang ekonomi kreatif UMKM. Mudah-mudahan dengan keramaian hingga malam penutupan ini bisa terus meningkatkan roda perekonomian,” sebutnya.

Hadirnya kegiatan Pesta Rakyat bertajuk “Merdeka Ditepian Kota Pulau Pasir Aurduri” di Kelurahan Penyengat Rendah ini disambut baik oleh salah satu warga yang juga penerima doorprize utama pada penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Saya selaku warga lokal tentunya sangat berterima kasih kepada Pak Wali Kota, karena telah menggagas ide untuk melaksanakan kegiatan dikawasan kami ini, karena selain memperkenalkan wilayah kami. Kegiatan ini juga berdampak terhadap perekonomian warga disini, terutama di bidang UMKM,” singkat Oye warga RT 03, Kelurahan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura.

Kegiatan yang disambut dengan antusias masyarakat itu, turut dihadiri Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi Robby Fathir Nashary, perwakilan unsur Forkopimda Kota Jambi, Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. H A Ridwan, M. Si, beserta jajaran dilingkungan Pemkot Jambi, Ketua TP PKK Kota Jambi Dr.dr.Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG., Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Jambi Marsha Lystia, S.E., B. Com., Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Jambi Sri Hartati Ridwan, Forum Ketua RT se-Kota Jambi, Tokoh Agama dan Masyarakat, serta tamu undangan lainnya

Wali Kota Jambi Raih Baznas Awards 2025 : “Zakat Jadi Instrumen Pemberdayaan Umat”

Kota Jambi - Kebijakan dan komitmen kuat Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dalam mendorong kebangkitan zakat di daerah kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, dinilai berhasil menghadirkan kebijakan strategis yang berdampak nyata bagi pengelolaan dan optimalisasi zakat di Kota Jambi. Atas peran penting tersebut, Wali Kota Maulana dianugerahi penghargaan bergengsi “Baznas Awards 2025” dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia.

Wali Kota Maulana meraih penghargaan dengan kategori “Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia.” Ia dinilai berhasil memperkuat peran zakat, bukan hanya sebatas penyaluran kepada mustahik, tetapi juga menjadikannya sebagai instrumen penting dalam pemberdayaan ekonomi umat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Penghargaan itu diserahkan secara langsung oleh Ketua Baznas RI, Prof. Noor Achmad, kepada Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, yang hadir mewakili Wali Kota Jambi dalam seremoni penghargaan yang berlangsung di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Usai menerima penghargaan tersebut, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha menyampaikan rasa syukurnya atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, penghargaan ini bukan sekedar simbol kehormatan, tetapi juga menjadi pengingat akan tanggung jawab besar dalam memperkuat sistem pengelolaan zakat sebagai bagian dari pembangunan daerah.

“Alhamdulillah, hari ini Saya mewakili Pak Wali Kota dan Pemerintah Kota Jambi menerima penghargaan dari Ketua Baznas Republik Indonesia. Bapak Wali Kota Maulana, meraih penghargaan dengan kategori sebagai Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia dalam agenda Baznas Awards 2025,” ucap Wawako Diza didampingi unsur pimpinan Baznas Kota Jambi.

Wawako menyebut, penghargaan ini semakin memperkuat komitmen Pemerintah Kota Jambi untuk terus menjaga dan memperluas kolaborasi bersama Baznas. Menurutnya, kehadiran Baznas sangat dibutuhkan dalam mendukung berbagai program Pemkot Jambi, tidak hanya di bidang keagamaan, tetapi juga pada sektor lain yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti pendidikan, sosial, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi.

“Saya berharap kolaborasi ini dapat terus terjalin dengan baik, sehingga kita bisa selalu berjalan bersama. Ke depan, kami juga telah menyiapkan berbagai program besar yang erat kaitannya dengan kepentingan masyarakat. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja lebih baik lagi dan memberi manfaat yang lebih luas bagi warga Kota Jambi,” sebut Diza.

Diza juga ungkapkan, bahwa Pemkot Jambi aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menunaikan zakat melalui lembaga resmi, khususnya Baznas Kota Jambi. Edukasi tersebut dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kesempatan dan kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.

“Kami ingin memastikan bahwa zakat yang dihimpun benar-benar kembali kepada masyarakat dalam bentuk program yang menyentuh langsung kebutuhan. Untuk itu, sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas menjadi kunci utama dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas,” pungkas Wawako Diza.

Sebagai bentuk nyata, kolaborasi Pemkot Jambi dan Baznas itu, telah diwujudkan melalui berbagai program seperti beasiswa pendidikan bagi anak dari keluarga kurang mampu, bantuan biaya kesehatan, santunan sosial, hingga dukungan modal usaha untuk pemberdayaan ekonomi umat. Program-program tersebut, lanjut Diza, diharapkan semakin memperkuat peran zakat sebagai instrumen keadilan sosial sekaligus pendorong pembangunan di Kota Jambi.

Sebelumnya, Ketua Baznas RI, Prof. Noor Achmad, dalam sambutannya, menjelaskan bahwa penghargaan tersebut diberikan setelah melalui proses evaluasi yang ketat dan menyeluruh.

“Kami melihat komitmen pemerintah daerah tidak hanya dari kebijakan yang dibuat, tetapi juga dari implementasi nyata di lapangan, serta sejauhmana mereka mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam gerakan zakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, Baznas Awards 2025 digelar sebagai bentuk apresiasi yang layak, bukan sekedar simbolis, melainkan pengakuan atas kerja keras berbagai pihak dalam menggerakkan zakat di daerah.

“Kami sengaja menyelenggarakan Baznas Awards secara besar-besaran untuk memberikan penghargaan kepada para mitra dan Baznas di daerah. Ada lebih dari 900 penerima penghargaan yang diberikan pada kesempatan ini,” ungkap Noor Achmad.

Lebih lanjut, Ia memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh penerima penghargaan. Menurutnya, kontribusi lembaga amil zakat dan mitra daerah sangatlah penting dalam memperkuat gerakan dakwah zakat yang manfaatnya luas bagi umat.

“Terima kasih kepada seluruh mitra dan pimpinan Baznas se-Indonesia atas dedikasi yang telah diberikan selama ini. Semoga upaya ini menjadi bagian penting dari gerakan dakwah zakat yang luar biasa,” pungkasnya.

Mengusung tema “Menguatkan Baznas, Mendukung Asta Cita”, Baznas Awards 2025 itu turut dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, Menteri PANRB Rini Widyantini, Kepala Daerah seluruh Indonesia, pengurus Baznas tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota, serta para pegiat zakat dari berbagai Lembaga Amil Zakat dan Organisasi Masyarakat Sipil.

Acara penganugerahan yang berlangsung meriah tersebut menghadirkan berbagai kategori penghargaan, mulai dari Special Awards “Menteri Pendukung Gerakan Zakat”, Special Awards “Baznas Legacy”, Baznas Provinsi dan Kabupaten/Kota terbaik, Lembaga Amil Zakat (LAZ) Nasional, media pendukung gerakan zakat, hingga tokoh publik yang dinilai berperan aktif dalam menumbuhkan kesadaran berzakat di Indonesia.

 

HAN 2025 : Wali Kota Maulana Ajak Masyarakat Ciptakan Lingkungan Aman dan Ramah

Kota Jambi - Tawa riang dan wajah-wajah ceria anak-anak menyelimuti perayaan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 Tahun 2025 yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Rabu (20/8/2025).

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., dengan penuh kehangatan menyambut kehadiran anak-anak dari berbagai penjuru Kota Jambi. Suasana terasa semakin akrab, aula rumah dinas itu pun seakan berubah menjadi ruang bermain dan berbagi kebahagiaan antara pemimpin kota dengan generasi penerus bangsa.

Yang membuat perayaan tahun ini semakin istimewa, karena hadirnya pula anak-anak berkebutuhan khusus yang menampilkan berbagai kreasi terbaik mereka. Dari alunan musik, peragaan busana, hingga koreografi yang penuh semangat, semuanya tersaji indah dan memikat. Sorak sorai dan tepuk tangan bergemuruh, menjadi tanda betapa setiap anak berhak untuk dihargai, didukung, dan diberi ruang untuk bersinar.

Momen HAN yang mengusung tema “Anak Indonesia Bersaudara” itu semakin menegaskan kembali komitmen bahwa Kota Jambi adalah kota yang inklusif, ramah, serta peduli terhadap anak, di mana setiap anak tanpa terkecuali, mendapat tempat yang sama untuk tumbuh, berkembang, dan berbahagia.

Acara itu juga dirangkai dengan pengukuhan Forum Anak Daerah Bumi Angso Duo Kota Jambi masa bakti 2025-2027 dan syukuran atas diraihnya penghargaan Kota Layak Anak (KLA) tahun 2025 untuk Kota Jambi dengan predikat tertinggi nasional, yakni “Peringkat Utama”.

Wali Kota Jambi dokter Maulana, menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional merupakan momentum penting untuk mengingatkan semua pihak akan peran strategis anak dalam keberlangsungan bangsa.

“Hari Anak Nasional mengingatkan kita semua bahwa anak adalah aset terbesar bangsa. Mereka harus mendapatkan ruang terbaik untuk tumbuh, berkembang, dan meraih cita-cita,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wali Kota Maulana mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak. “Mari kita terus perkuat solidaritas, sehingga tidak ada lagi kekerasan, perundungan, maupun bentuk diskriminasi terhadap anak,” imbuhnya.

Ia juga memberikan apresiasi atas beragam penampilan yang ditampilkan siswa-siswi Kota Jambi pada perayaan Hari Anak Nasional kali ini, khususnya dari anak-anak istimewa atau berkebutuhan khusus yang turut menunjukkan bakat terbaiknya.

“Ini adalah bentuk apresiasi dari pemerintah terhadap anak-anak. Namun dukungan tidak cukup hanya dari pemerintah saja, melainkan juga dari seluruh lapisan masyarakat, dengan memberikan ruang kreasi dan kesempatan yang luas bagi anak-anak. Termasuk melalui program Kampung Bahagia yang akan memfasilitasi berbagai sarana dan prasarana sebagai wadah generasi penerus bangsa,” jelasnya.

Di kesempatan yang sama, Wali Kota Maulana juga menegaskan pentingnya kewaspadaan bersama terhadap berbagai tantangan yang dihadapi anak-anak di era globalisasi dan digitalisasi saat ini, yang tidak jarang membawa pengaruh negatif bagi tumbuh kembang mereka.

“Kami berharap masyarakat dapat mendukung penghapusan segala bentuk eksploitasi anak. Salah satunya dengan tidak

“Ini adalah perjuangan kita bersama, dan tentu menjadi tanggung jawab ke depan bagaimana mempertahankan seluruh indikator penilaian. Termasuk langkah konkret dalam mencegah segala bentuk eksploitasi terhadap anak,” tegasnya.

Lebih lanjut, Maulana mengungkapkan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur semata, tetapi juga dari sejauh mana sebuah daerah mampu melahirkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

“Anak-anak adalah fondasi utama masa depan Kota Jambi. Maka dari itu, tugas kita bersama dalam mendidik mereka tidak cukup hanya melalui dunia pendidikan formal, tetapi harus dimulai dari lingkungan keluarga sebagai pondasi pertama dan utama,” pungkas Wali Kota Maulana.

 

Diapresiasi Wamendukbangga Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, SSK Diharapkan Ada Ditiap Sekolah

Kota Jambi - Mewakili Wali Kota Jambi dokter Maulana, Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan SDM Moncar Widaryanto menghadiri sekaligus membuka kegiatan Dialog Interaktif bertajuk “Melalui Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Kita Wujudkan Generasi Tangguh untuk Kota Jambi Bahagia Menuju Indonesia Emas 2045” yang menghadirkan Wakil Menteri (Wamen) BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka sebagai Narsumber utama, pada Kamis siang (21/8/2025), di Aula SMP Negeri 6 Kota Jambi.

Dialog Interaktif yang diikuti oleh puluhan siswa dari SMP N 6 itu turut dihadiri, Inspektur Utama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Ucok Abdulrauf Damenta, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Jambi Johansyah, Asisten Administrasi Umum Setda Kota Jambi M Jaelani, Kepala Perangkat Daerah dilingkungan Pemerintah Provinsi dan Kota Jambi, serta jajaran Tenaga Pendidik SMP N 6 Kota Jambi.

Sebagaimana diketahui, Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) adalah model sekolah yang mengintegrasikan pendidikan kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga ke dalam kurikulum dan kegiatan belajar mengajar. Dengan tujuann untuk membekali siswa dengan pengetahuan dan kesadaran tentang isu-isu kependudukan, sehingga dapat menjadi generasi yang lebih siap menghadapi tantangan masa depan.

SSK tidak hanya melalui mata pelajaran, tetapi juga melalui kegiatan ekstrakurikuler, seperti pojok kependudukan, lomba, dan kegiatan kreatif lainnya. Yang saat ini telah diterapkan di SMP Negeri 6 Kota Jambi.

Dalam dialog yang berlangsung interaktif tersebut, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga), Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, menegaskan pentingnya komunikasi yang sehat antara remaja dengan orang tua sebagai benteng utama dalam menghadapi berbagai tantangan generasi muda saat ini.

“Komunikasi bukan hanya tanggung jawab remaja, melainkan juga para orang tua yang perlu mendapatkan pendidikan tentang bagaimana cara mendampingi anak di masa peralihan menuju Dewasa. Jika komunikasi antara orang tua dan remaja terjalin dengan baik, maka banyak masalah bisa dicegah. Tidak hanya remaja yang perlu belajar, orang tua pun harus memahami pentingnya pola komunikasi yang sehat agar anak tidak terjerumus pada hal-hal yang bisa merugikan masa depan mereka,” ucapnya.

“Remaja biasanya lebih mendengar teman sebaya. Tapi orang tua juga perlu paham bagaimana tantangan zaman sekarang, dari media sosial sampai game online. Semua itu perlu pengawasan dan komunikasi yang bijak,” tambahnya.

Dirinya juga menyoroti persoalan pernikahan dini yang saat ini sering terjadi dilingkungan masyarakat. Menurutnya, selain tidak diperbolehkan oleh undang-undang, tubuh remaja, khususnya perempuan, secara biologis belum siap untuk hamil dan melahirkan. Hal ini berisiko tinggi bagi kesehatan ibu maupun bayi yang harus diketahui oleh remaja .

“Remaja harus tahu, tubuh mereka belum siap untuk mengandung. Risiko komplikasi kehamilan hingga stunting sangat tinggi jika dilakukan pada usia dini. Maka, edukasi mengenai kesehatan reproduksi menjadi dasar penting agar mereka bisa menjalani kehidupan dengan lebih baik,” ujarnya.

Ratu Ayu juga mengaitkan upaya SSK ini dengan cita-cita besar bangsa Indonesia yaitu menuju Indonesia Emas 2045. Karena, pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia harus dimulai dari remaja agar mampu menghindari bahaya narkoba, pergaulan bebas, dan dampak negatif media sosial maupun game online, serta kenakalan-kenakalan remaja lainnya.

Ratu Ayu juga mengaitkan upaya SSK ini dengan cita-cita besar bangsa Indonesia yaitu menuju Indonesia Emas 2045. Karena, pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia harus dimulai dari remaja agar mampu menghindari bahaya narkoba, pergaulan bebas, dan dampak negatif media sosial maupun game online, serta kenakalan-kenakalan remaja lainnya.

“Program pemerintah sudah banyak disiapkan seperti Generasi Berencana (Genre), Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R), serta Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) yang harus dapat dioptimalkan, khususnya di Kota Jambi,” tuturnya.

Dikesempatan itu, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga), Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka juga mengapresiasi Pemerintah Kota Jambi, khususnya dalam bidang pendidikan, karena telah mengintegrasikan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) kedalam kurikulum pembelajran, salah satunya di SMP N 6 ini.

Sebagai penutup rangkaian kedatangannya di SMP N 6 Kota Jambi, dikesempatan itu, Wakil Menteri (Wamen) BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka juga tampak meninjau Pojok Kependudukan yang ada pada sekolah tersebut.

 

 

 

 

Pengibaran Bendera Merah Putih Berlangsung Khidmat, “Paskibraka Tuntaskan Tugas dengan Sempurna”

Kota Jambi - Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025 yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi di lapangan utama Grha Siginjai Kantor Wali Kota Jambi, Minggu pagi (17/08/2025) berlangsung khidmat dan sukses.

Bertindak selaku Inspektur Upacara Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Jambi, diantaranya hadir langsung Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, yang juga bertindak selaku pembaca Naskah Proklamasi, Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K., M.H., Kepala Kejaksaan Negeri Jambi Dr. Abdi Reza Fachlewi Junus, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Negeri Jambi H. Maslikan, S.H., M.H., serta unsur Forkopimda lainnya. Selain itu juga tampak Sekda Kota Jambi H. A. Ridwan, beserta jajaran pejabat dan ASN dilingkup Pemkot Jambi.

Rangkaian upacara di Balaikota Jambi dengan komandan upacara Kapten Inf Oslan Purba Danramil 415-08 Dim 0415/Jambi itu, diawali dengan penjemputan Duplikat Bendera Pusaka dari Griya Mayang Rumah Dinas Wali Kota Jambi. Dari Rumah Dinas tersebut, Duplikat Bendera Pusaka itu diserahkan oleh Staf Ahli Wali Kota Jambi Bidang Ekbang Obliyani, kepada pasukan penjemputan bendera yang selanjutnya dengan pengawalan ketat TNI/Polri dibawa menuju ke lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi untuk di kibarkan.

Pengibaran bendera dilakukan oleh Paskibraka kota Jambi yang diawali dengan penyerahan Duplikat Bendera Pusaka oleh Wali Kota Jambi selaku Inspektur Upacara kepada petugas pembawa baki yakni Krisna Winata Sirait siswi SMAN 8 Kota Jambi didampingi Rameyza Elya Fadiyah siswi SMA N 4 Kota Jambi.

Duplikat Sang Saka Merah Putih berkibar dengan gagah di langit Balaikota Jambi, saat Pasukan Pengibar Bendera sukses menunaikan tugas mulianya. Bertindak sebagai pengibar adalah Radix Ridho Prabowo (SMA Negeri 2 Kota Jambi), dengan M. Zakwan Arkana (SMA Negeri 3 Kota Jambi) sebagai Komandan Kelompok, serta M. Nabil Ismail Rachmat (SMA Negeri 3 Kota Jambi) sebagai Penggerek Bendera.

Dengan diiringi lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan penghormatan kebesaran kepada Sang Merah Putih, momen sakral tersebut berlangsung dalam suasana sukses dan penuh khidmat. Seluruh peserta upacara berdiri tegap dengan sikap sempurna, sementara para veteran yang hadir tampak larut dalam rasa haru dan bangga.

Usai mengikuti upacara, kepada awak media Wali Kota Maulana menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terlaksananya rangkaian Upacara Pengibaran Bendera dalam rangka HUT RI ke-80 tingkat kota Jambi yang telah bejalan dengan khidmat dan lancar.

“Alhamdulillah, Pemkot Jambi beserta jajaran baru saja sukses melaksanakan upacara bendera peringatan ke-80 HUT RI yang ditandai dengan upacara bersama, dan pengibaran benderanya tadi, yang dilakukan dengan sempurna oleh anggota Paskibraka,” ujarnya.

Di momentum bersejarah kemerdekaan ini, Wali Kota Maulana, mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai Hari Proklamasi sebagai semangat perjuangan bersama dalam meningkatkan kesejahteraan. Ia juga menekankan pentingnya mempererat persatuan dan kesatuan, karena hanya dengan gotong royong, pembangunan dapat berjalan dan memberikan manfaat bagi seluruh warga Kota Jambi.

“Mari kita jadikan Hari Proklamasi ini sebagai pengingat bahwa perjuangan tidak berhenti. Kini, perjuangan kita adalah bagaimana bersama-sama meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mempererat persatuan, dan membangun Kota Jambi yang lebih maju. Dengan semangat gotong royong, kita pasti bisa mewujudkannya,” ajaknya.

Untuk itu, Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Pemerintah Kota Jambi konsisten dan berkomitmen untuk itu. Hal ini dibuktikan dengan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, hingga pelayanan gawat darurat 24 jam. Semua upaya tersebut kami lakukan demi memberikan rasa aman dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

“Tentunya tidak sampai disini, masih banyak yang akan kita perjuangkan. Maka kita butuh persatuan, kekompakan dan kolaborasi dalam mengisi kemerdekaan ini dengan karya nyata untuk kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Wali Kota juga berpesan, agar semangat perjuangan senantiasa melekat dalam diri setiap masyarakat Indonesia, khususnya di Kota Jambi.

“Tentunya hal ini sejalan dengan tema kemerdekaan tahun ini, yaitu Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju, Kota Jambi Bahagia,” kata Maulana.

Ia juga menyampaikan rasa syukurnya karena rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2025 di Kota Jambi berlangsung dalam suasana kondusif yang didukung antusiasme masyarakat.

“Hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan berbagai event dan lomba yang berjalan sukses dan lancar. Tahun ini pelaksanaannya kami pusatkan di kawasan Tepian Kota, Pulau Pasir Aur Duri, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang dipusatkan di Kantor Wali Kota,” ungkapnya.

Maulana menambahkan, penyelenggaraan acara nantinya akan terus digilir ke berbagai lokasi lain di Kota Jambi, dengan tujuan mengangkat kawasan-kawasan ikonik kota.

“Selain disiapkan sebagai destinasi wisata, kawasan ini juga menjadi ruang pengembangan UMKM, memunculkan pusat-pusat ekonomi baru, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Usai mengikuti upacara, Wali Kota Jambi dokter Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza beserta unsur Forkopimda, mengikuti prosesi Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang tersambung secara live streaming dari Istana Negara Jakarta. Rangkaian acara yang berlangsung di lobby Grha Siginjai itu ditutup dengan pemberian tali asih kepada para veteran Kota Jambi.

Turut hadir dalam upacara itu, Ketua TP PKK Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG., Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Jambi Marsha Lystia, S.E., B. Com., Ketua Bhayangkari Kota Jambi Ny. Fifi Boy siregar, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Jambi Sri Hartati Ridwan, unsur Instansi Vertikal, Camat dan Lurah se-kota Jambi, Tokoh Adat, Tokoh Agama, pimpinan organisasi massa/keagamaan kepemudaan, para Veteran, serta tamu undangan lainnya. 

Hadiri Perayaan Hari Nasional Singapura ke-60, Maulana Buktikan Diplomasi di Kancah Internasional

Kota Jambi - Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menghadiri undangan kehormatan dari Pemerintah Republik Singapura dalam rangka perayaan Hari Nasional Singapura ke-60, yang berlangsung di Grand Ballroom Shangri-La Hotel Jakarta, Kamis (21/8/2025).

Kehadiran Wali Kota Jambi dalam acara itu disambut hangat oleh Duta Besar Republik Singapura untuk Indonesia, Kwok Fook Seng, bersama Perwakilan Tetap Singapura untuk ASEAN, Gerard Ho. Kehadiran Wali Kota Jambi dokter Maulana menjadi bukti bahwa diplomasi Kota Jambi semakin mendapat tempat di kancah internasional.

Acara tersebut turut mempertemukan para Duta Besar negara sahabat, Pejabat Tinggi Negara, tokoh ASEAN, hingga kalangan dunia usaha.

Perayaan bertajuk SG60 ini bukan hanya menjadi ajang peringatan enam dekade berdirinya Republik Singapura, tetapi juga momentum memperkuat jejaring kerja sama dengan Indonesia, khususnya dalam sektor investasi, perdagangan, pendidikan, serta pembangunan kota cerdas dan berkelanjutan.

Bagi Kota Jambi, undangan ini menjadi simbol pengakuan dan prestise internasional yang semakin memperkuat citra daerah sebagai bagian dari dinamika pembangunan global.

“Saya merasa terhormat mendapat undangan untuk menghadiri perayaan Hari Nasional Singapura ke-60. Ini bukan hanya bentuk silaturahmi antarbangsa, tetapi juga peluang strategis untuk memperkuat kerja sama, khususnya dalam bidang investasi, pendidikan, perdagangan, budaya dan pariwisata. Kota Jambi siap menjadi bagian dari jejaring kolaborasi internasional demi kemajuan bersama.” ujar Wali Kota Jambi Maulana.

Lebih lanjut, Wali Kota Maulana menegaskan, bahwa diplomasi daerah tidak hanya sebatas menghadiri undangan seremonial, namun harus dimaknai sebagai peluang untuk memperkenalkan potensi Kota Jambi kepada dunia.

Ia menambahkan, jejaring internasional yang terjalin akan memberikan dampak positif karena membuka akses lebih luas untuk membangun berbagai kerja sama strategis, termasuk dalam hal pencarian sumber pendanaan pembangunan. Hal ini, menurutnya, menjadi salah satu solusi penting di tengah keterbatasan anggaran daerah.

“Itulah sebabnya kolaborasi seperti ini harus terus kita bangun. Pertemuan dengan negara-negara luar, terlebih lagi dengan negara-negara donor, sangat dibutuhkan agar kita bisa memperkuat dukungan bagi pembangunan Kota Jambi di berbagai sektor,” pungkas Wali Kota Maulana.

Dalam acara itu, Wali Kota Maulana juga berkesempatan mempromosikan Kota Jambi dengan menyerahkan cinderamata khas Kota Jambi kepada Dubes Singapura untuk Indonesia, Kwok Fook Seng. Acara yang penuh dengan keakraban itu ditutup dengan jamuan silaturahmi dan foto bersama.

Kehadiran Pemerintah Kota Jambi dalam forum tersebut sekaligus meneguhkan komitmen untuk memperluas jejaring kerja sama, memperkuat diplomasi daerah, serta membuka akses peluang kolaborasi yang mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Jambi.

 

 

Copyright © Free Joomla! 4 templates / Design by Galusso Themes