Polda Jambi Raih Juara II Kapolri Cup 2026, Tim Menembak Ukir Prestasi Nasional

Jambi – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan jajaran Polda Jambi di tingkat nasional. Tim Menembak Kontingen Polda Jambi berhasil meraih Juara II kategori beregu Polisi Laki-laki (Polki) pada ajang Lomba Menembak Kapolri Cup 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.

Kejuaraan tersebut dilaksanakan di Lapangan Tembak Hoegeng Imam Santoso Korps Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, dengan mempertandingkan nomor Presisi Pistol 25 Meter. Kompetisi ini diikuti personel kepolisian dari berbagai Polda di seluruh Indonesia, baik dalam kategori individu maupun beregu.

Kontingen Polda Jambi diperkuat oleh tujuh personel terbaik, yakni Ipda Agus Sukron, S.I.P., Ipda Muhammad Fauzan, S.H., Aipda Heriyanto, Bripka Amril, Brigpol Miranti Silaban, Brigpol Rositanur, S.H., dan Briptu Indriyana.

Berdasarkan hasil pertandingan, Tim Beregu Polki Polda Jambi yang diperkuat Ipda Agus Sukron, Ipda Muhammad Fauzan, dan Aipda Heriyanto berhasil meraih peringkat II dari 72 regu yang bertanding. Pencapaian tersebut sekaligus mengantarkan Polda Jambi sebagai salah satu kontingen dengan prestasi terbaik dalam ajang menembak tingkat nasional tersebut.

Sementara itu, pada kategori beregu Polwan, Tim Polda Jambi yang diperkuat Brigpol Miranti Silaban, Brigpol Rositanur, S.H., dan Briptu Indriyana berhasil menempati peringkat ke-24 dari 40 regu.

Pada kategori individu, sejumlah personel Polda Jambi juga berhasil mencatatkan hasil membanggakan. Untuk kategori Perwira Pertama (Pama), Ipda Agus Sukron, S.I.P. meraih nilai 88,00 dan menempati peringkat kelima dari 124 peserta, sedangkan Ipda Muhammad Fauzan meraih nilai 87,01 dan berada di peringkat keenam dari 124 peserta.

Pada kategori Bintara/Tamtama (BA/TA), Aipda Heriyanto mencatatkan nilai 89,01 dan berhasil menempati peringkat keenam dari 195 peserta. Sementara Bripka Amril meraih nilai 70,00 dan berada di peringkat ke-155 dari 195 peserta.

Pada kategori Polwan, Briptu Indriyana tampil impresif dengan meraih nilai 85,00 dan menempati peringkat ke-16 dari 150 peserta. Sementara Brigpol Miranti Silaban meraih nilai 69,00 dan berada di peringkat ke-107 dari 151 peserta, sedangkan Brigpol Rositanur, S.H. memperoleh nilai 67,00 dan menempati peringkat ke-110 dari 151 peserta.

Tidak hanya pada kategori individu dan beregu, empat personel Polda Jambi juga berhasil lolos kualifikasi Duel Plat/Shoot. Keempat personel tersebut yakni Ipda Agus Sukron, S.I.P., Ipda Muhammad Fauzan, Aipda Heriyanto, dan Briptu Indriyana.

Dalam babak Duel Plat, Ipda Agus Sukron, S.I.P. dan Ipda Muhammad Fauzan berhasil melaju hingga babak 1/8 final, sementara Aipda Heriyanto dan Briptu Indriyana berhasil mencapai babak 16 besar.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh personel yang telah berjuang mengharumkan nama Polda Jambi di tingkat nasional.

“Selamat dan apresiasi kami sampaikan kepada seluruh personel Tim Menembak Kontingen Polda Jambi yang telah berhasil meraih prestasi membanggakan pada Kapolri Cup 2026. Raihan Juara II kategori beregu Polki dari 72 regu yang bertanding merupakan sebuah pencapaian yang sangat membanggakan dan menjadi bukti bahwa personel Polda Jambi mampu bersaing serta menunjukkan kemampuan terbaik di tingkat nasional,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji, Senin (27/7/2026).

Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan, latihan yang disiplin, kerja keras, dedikasi, serta semangat juang personel dalam mengasah kemampuan menembak.

“Prestasi ini tentunya tidak diraih secara instan. Ada proses latihan, kedisiplinan, kerja keras, dan semangat untuk terus meningkatkan kemampuan. Pimpinan Polda Jambi memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang telah membawa nama baik Polda Jambi dalam kejuaraan ini,” ungkapnya.

Kombes Pol. Erlan Munaji menegaskan, prestasi yang diraih tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel Polda Jambi untuk terus meningkatkan profesionalisme, keterampilan, dan kemampuan teknis kepolisian.

“Keberhasilan ini hendaknya menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kemampuan. Pertahankan prestasi yang telah diraih, terus berlatih, jaga kesehatan, dan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Jadikan pencapaian ini sebagai motivasi untuk memberikan yang terbaik bagi institusi Polri dan masyarakat,” tambahnya.

Keikutsertaan Polda Jambi dalam Kapolri Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan kemampuan personel. Keterampilan menembak merupakan salah satu kompetensi dasar yang penting bagi personel Polri dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan secara profesional dan bertanggung jawab.

Prestasi Tim Menembak Kontingen Polda Jambi pada ajang Kapolri Cup 2026 sekaligus menjadi kado membanggakan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, serta menjadi bukti komitmen Polda Jambi dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme sumber daya manusia melalui pembinaan kemampuan dan keterampilan personel.

Kasus Meninggalnya Anggota Polri di Tanjab Timur Naik ke Tahap Penyidikan, Enam Orang Ditetapkan sebagai Tersangka

Jambi – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi terus melakukan penyidikan secara transparan dan akuntabel terkait kasus penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia seorang anggota Polri, Brigadir EWS, yang terjadi di wilayah hukum Polres Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur).

Perkembangan terbaru kasus tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, S.I.K., M.Si., dalam kegiatan doorstop bersama awak media yang berlangsung di Ruang Media Center Bidhumas Polda Jambi, Senin (27/7/2026).

Kombes Pol. Erlan Munaji menjelaskan, penyidik Ditreskrimum Polda Jambi, khususnya Subdit Jatanras, bersama Satreskrim Polres Tanjab Timur telah berkolaborasi melakukan serangkaian penyelidikan terkait perkara tersebut.

Setelah melalui mekanisme dan tahapan sesuai dengan manajemen penyidikan, pada Jumat sebelumnya penyidik meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Selanjutnya, penyidik melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, mengumpulkan alat bukti, serta melaksanakan gelar perkara.

"Hasil dari proses penyidikan dan gelar perkara tersebut, pada hari Sabtu penyidik telah menetapkan enam orang sebagai tersangka. Lima orang tersangka merupakan anggota Polri dan satu orang lainnya merupakan warga sipil. Tentunya, masing-masing tersangka memiliki peran dan keterlibatan yang berbeda dalam perkara ini," ujar Kombes Pol. Erlan Munaji.

Terhadap para tersangka, penyidik menerapkan Pasal 466 KUHP terkait tindak pidana penganiayaan, dengan Pasal 21 KUHP mengenai turut serta, sesuai dengan peran dan keterlibatan masing-masing tersangka dalam perkara tersebut.

"Kepada para tersangka akan dikenakan Pasal 466 KUHP terkait tindak pidana penganiayaan dan Pasal 21 KUHP terkait turut serta. Penerapan pasal tersebut disesuaikan dengan peran dan keterlibatan masing-masing tersangka berdasarkan fakta-fakta dan alat bukti yang telah dikumpulkan oleh penyidik," jelas Kombes Pol. Erlan Munaji.

Dalam proses penanganan perkara tersebut, Polda Jambi juga telah mendapatkan asistensi dari Tim Itwasum Polri, Divpropam Polri, dan Bareskrim Polri. Asistensi tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan pendampingan untuk memastikan proses penanganan perkara berjalan secara profesional, transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan hukum dan mekanisme penyidikan yang berlaku.

"Kami sampaikan kepada rekan-rekan media bahwa dalam penanganan perkara ini juga telah dilakukan asistensi oleh Itwasum Polri, Divpropam Polri, dan Bareskrim Polri. Hal ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan seluruh proses penanganan perkara berjalan secara transparan dan akuntabel," tegasnya.

Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar, S.I.K., M.H., melalui Kabid Humas Polda Jambi menegaskan bahwa Polda Jambi berkomitmen untuk menangani perkara tersebut secara serius, profesional, dan objektif. Proses hukum akan dilakukan berdasarkan fakta-fakta dan alat bukti yang diperoleh selama proses penyidikan.

"Kapolda Jambi menegaskan bahwa proses penanganan perkara ini dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Siapa pun yang terbukti terlibat akan diproses sesuai dengan hukum dan ketentuan yang berlaku. Polda Jambi juga memastikan bahwa perkembangan penanganan perkara akan disampaikan kepada masyarakat secara terbuka sesuai dengan tahapan penyidikan," pungkas Kombes Pol. Erlan Munaji.

Saat ini, penyidik Ditreskrimum Polda Jambi dan penyidik Propam Polda Jambi masih terus melakukan proses penyidikan untuk mendalami perkara tersebut, termasuk peran dan keterlibatan masing-masing tersangka.

"Kami memastikan proses penyidikan masih terus berjalan dan dilakukan secara transparan serta akuntabel. Setiap perkembangan penting terkait perkara ini akan kami sampaikan kembali kepada masyarakat," tutup Kabid Humas Polda Jambi.

Kapolda Jambi Hadiri Pembukaan Munas BEM SI XIX 2026 di Universitas Jambi

Jambi – Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (Munas BEM SI) ke-XIX Tahun 2026 yang digelar di Auditorium Universitas Jambi, Senin (27/7/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 150 peserta yang merupakan perwakilan delegasi Badan Eksekutif Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Turut hadir Menteri Pemuda dan Olahraga RI Dr. (H.C.) H. Erick Thohir, B.A., M.B.A., Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., Rektor Universitas Jambi Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H., Dirintelkam Polda Jambi Kombes Pol Yuli Haryudo, S.E., serta sejumlah akademisi dan pengurus BEM SI.

Pembukaan Munas BEM SI XIX diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Universitas Jambi dan Mars Mahasiswa, dilanjutkan dengan laporan ketua pelaksana serta sambutan dari sejumlah tokoh.

Dalam sambutannya, Presiden BEM Universitas Jambi Rahmat Zaki menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan dan peserta yang hadir. Ia berharap forum tersebut dapat menjadi ruang untuk melahirkan gagasan dan solusi nyata yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya masyarakat kecil dan kelompok yang membutuhkan perhatian.

Rektor Universitas Jambi Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H., dalam sambutannya mengajak organisasi mahasiswa untuk terus berkembang dan berkontribusi dalam memajukan Indonesia dengan berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Ia juga menyampaikan harapan agar Munas BEM SI dapat menghasilkan keputusan dan gagasan yang membawa kemajuan bagi bangsa.

Menteri Pemuda dan Olahraga RI Dr. (H.C.) H. Erick Thohir, B.A., M.B.A., dalam sambutannya mengingatkan pentingnya peran pemuda dalam menentukan arah masa depan bangsa. Ia menekankan bahwa generasi muda saat ini merupakan generasi yang akan menentukan perjalanan Indonesia dalam 100 tahun mendatang.

"Bangsa yang besar adalah bangsa yang mengenal sejarah. Pemuda memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Karena itu, saya berharap generasi muda dapat terus menjaga semangat kebangsaan, menghadirkan gagasan-gagasan positif, serta mengambil bagian dalam pembangunan Indonesia," ujar Erick Thohir.

Menanggapi pelaksanaan Munas BEM SI XIX 2026, Kapolda Jambi melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa Polda Jambi memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan yang menjadi ruang bagi mahasiswa untuk bermusyawarah, bertukar gagasan dan menyampaikan aspirasi.

"Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar mengapresiasi pelaksanaan Munas BEM SI ke-XIX Tahun 2026 di Universitas Jambi. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa dari berbagai daerah untuk berdiskusi, bertukar pikiran dan merumuskan gagasan-gagasan konstruktif bagi kemajuan bangsa," ungkap Kabid Humas.

Lebih lanjut, Kabid Humas mengatakan bahwa mahasiswa merupakan bagian penting dari elemen masyarakat yang memiliki peran strategis dalam mengawal pembangunan dan memberikan kontribusi pemikiran bagi bangsa dan negara.

"Polri tentunya mendukung ruang-ruang dialog dan musyawarah yang dilakukan oleh mahasiswa secara demokratis dan bertanggung jawab. Kami berharap seluruh rangkaian Munas BEM SI dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan gagasan yang solutif, konstruktif serta memberikan manfaat bagi masyarakat," jelasnya.

Kombes Pol. Erlan Munaji menambahkan, Polda Jambi senantiasa berkomitmen menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar setiap kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan akademik dan kemahasiswaan, dapat berlangsung aman dan kondusif.

"Kami mengajak seluruh peserta dan elemen mahasiswa untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, menyampaikan aspirasi secara santun dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta menjadikan perbedaan pandangan sebagai kekuatan untuk membangun Indonesia yang lebih maju," pungkasnya.

IOF X Bhayangkara Off-Road Challenge 2026 Ditutup, Kapolda Jambi Apresiasi Sportivitas dan Kebersamaan Peserta

Jambi – Rangkaian kegiatan IOF X Bhayangkara Off-Road Challenge 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 resmi berakhir. Kegiatan berlangsung di area SCS Citra Raya City Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, Minggu (26/7/2026), 

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar, S.I.K., M.H., Wakapolda Jambi Brigjen Pol Benny Ali, S.I.K., S.H., perwakilan Gubernur Jambi, Dirlantas Polda Jambi Kombes Pol Adi Benny Cahyono, S.H., S.I.K., M.Si., Bupati Sarolangun H. Hurmin, S.E., Kapolres Muaro Jambi AKBP Bayu Noormansyah, S.H., S.I.K., M.H., Ketua IOF Provinsi Jambi P. Sitanggang, Ketua IOF Pengcab Kota Jambi Zuwanda, S.H., M.M., serta unsur TNI dan tamu undangan lainnya.

Antusiasme masyarakat juga terlihat dari kehadiran sekitar 500 penonton yang menyaksikan langsung aksi para peserta di lintasan off-road. Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar, pengamanan melibatkan personel Samapta Polda Jambi, Satbrimobda Polda Jambi, Polres Muaro Jambi, dan Polsek Jaluko.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jambi turut menyerahkan hadiah grand prize berupa satu unit motor adventure. Sementara itu, para pemenang dari berbagai kelas perlombaan juga menerima penghargaan atas prestasi yang diraih dalam kompetisi tersebut.

Ketua IOF Pengcab Kota Jambi Zuwanda menyampaikan apresiasi kepada seluruh offroader, peserta, panitia, dan pihak-pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kompetisi sebagai sarana mengukur kemampuan, meningkatkan keterampilan, serta mempererat silaturahmi antar komunitas otomotif.

Sementara itu, mewakili Kapolda Jambi dalam sambutannya, Wakapolda Jambi Brigjen Pol Benny Ali, S.I.K., S.H., mengapresiasi pelaksanaan IOF X Bhayangkara Off-Road Challenge 2026 yang dinilai berjalan tertib, baik dari sisi penyelenggaraan maupun pengamanan.

Ia menekankan bahwa aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan off-road.

" Keberhasilan sebuah event tidak hanya dilihat dari kemeriahan, tetapi juga dari bagaimana kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan tanpa adanya insiden. " Ujar Wakapolda Jambi 

Sementara itu, Kapolda Jambi melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya IOF X Bhayangkara Off-Road Challenge 2026.

"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, peserta, komunitas off-road, aparat keamanan, masyarakat, serta seluruh pihak yang telah bersama-sama menyukseskan kegiatan IOF X Bhayangkara Off-Road Challenge 2026 dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80," ujar Kabid Humas.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan menyalurkan hobi otomotif, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, serta memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat.

"Yang tidak kalah penting, kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antara Polri dengan masyarakat. Semangat sportivitas, kebersamaan, dan keselamatan harus terus dijaga. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan dampak positif serta menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyalurkan minat dan bakatnya secara positif," jelasnya.

Kabid Humas juga mengapresiasi seluruh peserta dan penonton yang telah menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Ia menegaskan bahwa keamanan dan keselamatan menjadi bagian penting dalam setiap kegiatan masyarakat.

"Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Ini merupakan hasil kerja sama seluruh pihak. Kami berharap semangat kebersamaan dan sportivitas yang terbangun dalam kegiatan ini dapat terus dipelihara dan menjadi motivasi untuk pelaksanaan event-event berikutnya," pungkasnya.

Operasi Antik 2026 Segera Berakhir, Polresta Jambi Terus Gencarkan Razia Tempat Hiburan Malam

Jambi - Menjelang berakhirnya pelaksanaan Operasi Antik 2026 pada 27 Juli 2026, Polresta Jambi terus mengintensifkan upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah razia di sejumlah tempat hiburan malam di Kota Jambi pada Jumat (24/7/2026) mulai pukul 23.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Jambi Kombes Pol. Ananto Herlambang, S.I.K.,M.M., didampingi Kabag Ops Kompol Yumika Putra, S.H.,M.H., dan Kasat Resnarkoba AKP Tito Al Hafezt, S.Tr.K.,S.I.K.,M.H. serta turut terlibat personel gabungan dari Satresnarkoba, Satintelkam, Satsamapta (Srigala Kota), Bag Ops, Sidokkes, Sie Humas, dan Sipropam.

Razia menyasar lima lokasi hiburan malam yang dinilai memiliki potensi kerawanan terhadap penyalahgunaan narkotika, yakni; Grand House di Jalan Kapten Pattimura, Karaoke Adinda dan Karaoke Bunda di Jalan DI Panjaitan, Luna di Jalan Prof. Dr. Moh. Yamin, serta Dinasti di Lorong Idola, Kota Jambi.

Di lokasi pertama, Grand House yang berada di Jalan Kapten Pattimura, Kelurahan Simpang IV Sipin, Kecamatan Telanaipura, petugas tidak menemukan adanya pengunjung sehingga tidak dilakukan pemeriksaan urine. Kondisi serupa juga ditemukan dilokasi kedua Karaoke Adinda, lokasi ketiga Karaoke Bunda di kawasan Jalan DI Panjaitan, Kecamatan Jelutung, yang masih belum beroperasi penuh saat razia berlangsung sehingga tidak terdapat pengunjung untuk dilakukan pemeriksaan.

Pemeriksaan kemudian dilanjutkan ke lokasi keempat yakni; Hburan malam Luna, Jalan Prof. Dr. Moh. Yamin, Kelurahan Payo Lebar, Kecamatan Jelutung. Di lokasi ini, petugas melakukan tes urine secara acak terhadap 14 orang pengunjung. Berdasarkan hasil pemeriksaan oleh tim Sidokkes, seluruhnya dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika.

Selanjutnya, tim bergerak kelokasi kelima, yakni; ke Dinasti di Lorong Idola, Kelurahan Kebun Handil, Kecamatan Jelutung. Di lokasi tersebut dilakukan pemeriksaan terhadap 2 orang pengunjung, dan hasil tes urine keduanya juga menunjukkan negatif dari penyalahgunaan narkotika.

Kapolresta Jambi Kombes Pol. Ananto Herlambang, S.I.K.,M.M. melalui Kasi Humas Iptu Edy Hariyanto, menyampaikan; bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Operasi Antik 2026 yang akan berakhir pada 27 Juli 2026. Meski demikian, upaya pemberantasan narkotika tidak akan berhenti setelah operasi selesai.

"Operasi Antik merupakan bentuk komitmen Polresta Jambi dalam menekan angka penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga mengedepankan langkah preventif melalui kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat agar tercipta rasa aman dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri," ujar Iptu Edy Haryanto.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengelola tempat hiburan malam agar tetap mematuhi ketentuan hukum, meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas di tempat usahanya, serta berperan aktif dalam mencegah penyalahgunaan narkotika. Masyarakat juga diharapkan tidak ragu memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba di lingkungan sekitarnya.

Selama pelaksanaan Operasi Antik 2026, Polresta Jambi secara konsisten melaksanakan kegiatan penyelidikan, razia, pemeriksaan urine, hingga penindakan terhadap pelaku tindak pidana narkotika. Langkah tersebut merupakan wujud nyata keseriusan Polri dalam menciptakan Kota Jambi yang aman, bersih dari narkoba, serta kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dengan hasil pemeriksaan yang seluruhnya negatif pada razia kali ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama kegiatan berlangsung tetap terjaga dengan baik. Polresta Jambi menegaskan akan terus melanjutkan pengawasan dan penegakan hukum terhadap segala bentuk penyalahgunaan narkotika meskipun Operasi Antik 2026 resmi berakhir pada 27 Juli 2026, sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam menjaga keamanan dan melindungi masyarakat dari bahaya narkoba.

Laporkan Pembakar Hutan dan Lahan di Kabupaten Sarolangun, Warga Akan Mendapat Imbalan

Jambi - Polres Sarolangun,menggelar sayembara bagi warga yang melaporkan pelaku pembakaran hutan dan lahan (karhutla). Setiap laporan yang terbukti valid akan diberikan imbalan uang, sebagai bentuk apresiasi dalam rangka mencegah karhutla meluas di Sarolangun.

Kasat Reskrim AKP Yosua Adrian, S.T.K., S.I.K., menjelaskan Sabtu (25/07/2026), bahwa masyarakat yang ingin mengikuti program tersebut wajib menyertakan bukti pendukung yang jelas. Bukti tersebut dapat berupa foto kejadian, titik lokasi peristiwa, identitas terduga pelaku, serta minimal dua orang saksi.

"Laporan dapat disampaikan langsung ke Polres Sarolangun dengan melampirkan bukti yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Identitas pelapor akan dirahasiakan," ujarnya, 

Ia menambahkan, kebijakan ini merupakan hasil kesepakatan bersama sejumlah pihak terkait di Sarolangun, menyusul meningkatnya insiden karhutla dalam beberapa waktu terakhir

Dorong Partisipasi Warga Cegah Karhutla

Menurut AKP Yosua Adrian, pemberian hadiah diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku pembakaran lahan sekaligus mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan. Polres Sarolangun menilai peran warga sangat penting dalam mendeteksi dini potensi kebakaran, terutama di wilayah yang sulit dijangkau petugas.

Selain sebagai upaya penegakan hukum, program ini juga bertujuan membangun kesadaran publik bahwa pembakaran lahan membawa dampak serius, baik terhadap kelestarian lingkungan, kesehatan masyarakat, maupun keselamatan warga. "Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam upaya pencegahan karhutla demi menjaga kelestarian lingkungan dan keberlangsungan hidup bersama," kata AKP Yosua Adrian.

Polisi Tekankan Pencegahan Tanggung Jawab Bersama

Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa penanggulangan karhutla bukan hanya tugas aparat, tetapi memerlukan keterlibatan semua pihak. Ia menilai dampak kebakaran hutan dan lahan sangat luas, mulai dari munculnya kabut asap, rusaknya ekosistem, hingga gangguan kesehatan masyarakat. Pihak kepolisian bersama TNI dan pemerintah daerah, lanjutnya, terus melakukan berbagai langkah pencegahan di lapangan.

Kegiatan tersebut meliputi sosialisasi kepada warga, pemasangan spanduk imbauan, patroli rutin di kawasan rawan kebakaran, serta penanganan cepat saat titik api terdeteksi. "Sinergitas lintas sektor ini menjadi kunci utama dalam menekan angka kebakaran di wilayah Sarolangun. Upaya pencegahan terus diintensifkan agar potensi kebakaran dapat diminimalisir sejak dini, sebelum meluas dan sulit dikendalikan," pungkasnya.

Copyright © Free Joomla! 4 templates / Design by Galusso Themes