Kali Pertama di Indonesia, Wali Kota Jambi Resmikan 67 RT Percontohan Kampung Bahagia

Kota Jambi - Usai melakukan peresmian secara simbolis pelaksanaan program Kampung Bahagia di Kawasan Wisata Danau Sipin, Wali Kota Maulana langsung meninjau aktivitas gotong royong warga di RT 14 Kelurahan Kenali Asam, Kecamatan Kotabaru, yang menjadi salah satu penerima manfaat program tersebut.

Di lokasi itu, Wali Kota Maulana tidak hanya hadir, tetapi juga ikut terlibat dalam kegiatan gotong royong bersama masyarakat. Ia bahkan melakukan pengecoran awal pembangunan infrastruktur drainase di RT 14, sebagai penanda dimulainya pelaksanaan program Kampung Bahagia, atau yang dikenal dengan program Rp100 juta per RT secara serentak di Kota Jambi.

Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana mengatakan, pelaksanaan program Kampung Bahagia di RT 14 ini setelah melalui berbagai mekanisme. Mulai dari, musyawarah warga, pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Bahagia yang terdiri dari perwakilan ibu-ibu, pemuda, tokoh agama dan Ketua RT, hingga penyusunan RAB (Rencana Anggaran Biaya) secara rinci.

“RT 14 ini menjadi pilot project bagi RT-RT yang mendapatkan program Kampung Bahagia karena telah melewati semua tahapan dengan baik,” katanya, Rabu (24/9/2025).

Dirinya menyebut, nantinya penggunaan anggaran sebesar Rp 100 juta ini akan dipergunakan sesuai dengan kebutuhan pembangunan yang telah disepakati melalui musyawarah warga.

“Dana ini akan langsung ditransfer ke rekening Pokja Bahagia yang telah dibuka di Bank Jambi, tanpa potongan atau biaya administrasi. Ini adalah metode pengelolaan langsung oleh warga. Setelah dana masuk, mereka bisa langsung memulai pembangunan dengan gotong royong, mulai dari pembelian bahan hingga pengerjaan,” sebutnya.

Ia menjelaskan, program ini bagian dari proses pembelajaran masyarakat dalam pengelolaan pembangunan secara mandiri dan transparan.

“Selain pembangunan fisik, warga juga bisa mengusulkan kegiatan sosial, tergantung kebutuhan masing-masing RT. Namun ditahun pertama ini fokusnya lebih kepada fisik, karena kita tahu, infrastruktur di tingkat RT masih banyak memerlukan perbaikan,” jelasnya.

Menurutnya, pembangunan secara gotong royong ini jauh lebih besar manfaatnya dibandingkan pola pembangunan biasa.

“Dengan gotong royong, ditambah tidak ada biaya pajak, sehingga hasilnya lebih optimal. Program Kampung Bahagia ini menjadi wujud nyata pembangunan berbasis musyawarah dan kebersamaan yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Sementara itu, Ketua RT 14, H. Suparyono secara langsung mengapresiasi program Kampung Bahagia ini. Dimana, langkah ini merupakan bentuk kolaborasi yang kuat, karena Pemerintah telah memberikan kepercayaan terhadap para Ketua RT di Kota Jambi untuk mengelola anggaran yang cukup besar senilai 100 juta rupiah yang akan digunakan untuk melakukan pembangunan.

“Tidak ada dimanapun diseluruh Indonesia Ketua RT diberikan anggaran sebesar ini dan dipercaya oleh Pemerintah untuk mengelolanya secara langsung. Oleh karena itu, kami sangat berterimakasih atas gebrakan Pemkot Jambi dibawah kepemimpinan Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota Maulana-Diza,” ucapnya.

Kepada seperjuangannya sebagai Ketua RT di Kota Jambi, Suparyono berharap agar memegang penuh kepercayaan yang telah diberikan oleh Pemerintah ini.

Dikesempatan ini, turut hadir Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi Hendra Elvian, Pimpinan Bank Jambi Cabang Sutomo Rahma Derita, Kepala DPMPPA Noverentiwi Dewanti, Camat Kotabaru Hendry Asmy Saputra beserta Lurah, serta para Ketua Forum RT Kecamatan di Kota Jambi dan Fasilitator Kampung Bahagia.

 

Transformasi Aparatur, Wali Kota Jambi Kukuhkan 1.203 PPPK

Kota Jambi - Senyum bahagia terpancar di wajah ribuan Tenaga Kerja Kontrak (TKK) Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi yang akhirnya resmi menyandang status sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Momen bersejarah itu ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan PPPK serta Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Fungsional PPPK Formasi Tahun 2024 Tahap II di lingkungan Pemkot Jambi, yang secara langsung dipimpin oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi, Kamis pagi (25/9/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Jambi menyerahkan SK pengangkatan kepada 1.203 orang PPPK, yang terdiri dari 148 tenaga pendidik, 64 tenaga kesehatan, dan 991 tenaga teknis. Bersamaan dengan itu, juga dilakukan penyerahan SK CPNS kepada 4 orang lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXII.

Wali Kota Maulana dalam arahannya menegaskan pentingnya menjaga amanah serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Saya tekankan, pegang teguh integritas, jadilah teladan dalam disiplin, kejujuran, dan etika. Tingkatkan kompetensi dengan terus belajar dan berinovasi agar pelayanan semakin berkualitas. Dan yang terpenting, layani masyarakat dengan hati. Karena kehadiran kita adalah untuk menghadirkan manfaat bagi warga Kota Jambi,” ujar Wali Kota Maulana.

Ia menyampaikan, dengan dilantiknya PPPK Formasi Tahun 2024 Tahap II ini, Pemkot Jambi kini memiliki sebanyak 5.907 Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus PPPK. Jumlah tersebut bahkan lebih besar dibandingkan dengan ASN berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang saat ini berjumlah sekitar 4.200 orang.

“Alhamdulillah, berkat usaha dan doa kita bersama, Pemkot Jambi mampu merekrut seluruh Tenaga Kerja Kontrak menjadi PPPK. Memang masih ada sebagian kecil yang belum, namun itu terkendala persoalan administrasi dan tetap akan terus kita perjuangkan. Apalagi, jika dibandingkan dengan banyak daerah lain, masih banyak pemerintah daerah yang belum mampu menyelesaikan permasalahan honorer ini,” jelasnya

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan, bahwa dengan jumlah ASN PPPK yang cukup besar tersebut, para aparatur dituntut untuk benar-benar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, keberadaan ribuan PPPK ini bukan hanya sekedar penambahan jumlah pegawai, melainkan merupakan potensi besar yang dimiliki Pemkot Jambi dalam memperkuat roda pemerintahan dan mempercepat terwujudnya visi Kota Jambi Bahagia. Dengan dukungan SDM yang lebih banyak, kompeten, dan tersebar di berbagai bidang, pelayanan kepada warga diharapkan menjadi lebih cepat, merata, serta berkualitas.

“Jumlah ASN PPPK yang besar ini adalah potensi yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Dengan tambahan tenaga dan peningkatan kesejahteraan, maka yang kita harapkan adalah pelayanan publik yang semakin prima, inovatif, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena tujuan akhirnya adalah mewujudkan Kota Jambi yang semakin maju, modern, dan bahagia warganya,” tegasnya.

Terkait dengan penganggaran gaji PPPK, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi telah menyiapkan alokasi sebesar Rp320 miliar per tahun untuk membiayai penggajian 5.907 orang ASN PPPK yang kini resmi menjadi bagian dari jajaran aparatur Pemkot Jambi.

Wali Kota menegaskan, ke depan pihaknya akan melakukan evaluasi langsung terhadap kinerja seluruh PPPK, termasuk Kepala Perangkat Daerah yang masih melakukan perekrutan tenaga kerja tambahan.

“Saya tegaskan, tidak ingin lagi mendengar OPD-OPD kekurangan tenaga kerja atau melakukan pengangkatan tenaga kerja baru. Karena kita sudah memiliki 5.907 PPPK yang harus dioptimalkan dengan sebaik-baiknya untuk mewujudkan visi besar Kota Jambi Bahagia,” terang Wali Kota.

Lebih jauh, Ia juga mengingatkan bahwa anggaran yang sangat besar itu harus sebanding dengan peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, setiap rupiah yang dialokasikan dari APBD untuk kesejahteraan ASN PPPK merupakan bentuk kepercayaan masyarakat yang harus dibalas dengan dedikasi, disiplin, serta hasil kerja nyata.

“Rp320 miliar per tahun bukan angka kecil. Karena itu, saya ingin seluruh PPPK benar-benar menunjukkan kinerja terbaiknya. Pastikan keberadaan saudara-saudara memberi nilai tambah bagi masyarakat, sehingga apa yang kita perjuangkan bersama ini benar-benar menghadirkan manfaat nyata,” tegasnya.

Diakhir sambutannya, Wali Kota Maulana juga berpesan kepada para PPPK maupun CPNS yang baru dilantik untuk senantiasa bersyukur dan mempersembahkan kebahagiaan atas pencapaian ini kepada orang-orang tercinta, khususnya kepada orang tua, pasangan, dan keluarga yang selama ini mendampingi serta mendoakan.

“Ini adalah sesuatu yang luar biasa. Mungkin sebelumnya penghasilan masih terbatas, namun setelah resmi dilantik hari ini. Alhamdulillah terdapat peningkatan dari sisi kesejahteraan. Karena itu, hal yang paling utama adalah mempersembahkan kebahagiaan ini kepada mereka yang selama ini setia mendampingi dan berjuang bersama,” ungkap Wali Kota.

Sementara itu, khusus kepada tenaga pendidik, Wali Kota Maulana berharap setelah berganti status menjadi PPPK, para guru dapat semakin bersemangat dalam mendidik serta mampu menghadirkan berbagai inovasi pembelajaran di setiap kelas yang mereka pimpin.

“Harus ada inovasi pembelajaran di setiap kelas. Jangan hanya terpaku pada pola lama, tetapi ciptakan metode yang kreatif dan menyenangkan agar peserta didik semakin termotivasi. Dan ini saya minta Dinas Pendidikan untuk turut memberikan perhatian serius,” harapnya.

Ia juga menegaskan komitmennya sebagai pembina kepegawaian untuk terus memperhatikan kesejahteraan para aparatur. Menurutnya, peningkatan kesejahteraan akan selalu dipikirkan dan diperjuangkan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Namun, di sisi lain, Wali Kota juga menekankan pentingnya peningkatan kinerja.

“Sebagai pembina kepegawaian, saya pastikan perhatian terhadap kesejahteraan akan terus menjadi prioritas ke depan. Namun, di balik itu semua, kami juga menuntut agar kinerja ditingkatkan. Karena kesejahteraan dan kinerja harus berjalan seimbang demi kemajuan Kota Jambi,” pungkasnya.

Turut hadir dikesempatan itu, Kepala Kantor Regional VII BKN Palembang Heni Sri Wahyuni beserta jajaran, Ketua Komisi I DPRD Kota Jambi Rio Ramadhan, Sekda A Ridwan beserta jajaran Pemkot Jambi, Kepala UPT BKN Jambi Supena Adi Putra, serta unsur instansi vertikal terkait lainnya.

Dengan demikian, pengangkatan 1.203 PPPK Formasi Tahun 2024 Tahap II ini tidak hanya menandai bertambahnya jumlah ASN di lingkungan Pemkot Jambi, tetapi juga menjadi bagian penting dari transformasi aparatur menuju pelayanan publik yang prima, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Ribuan ASN PPPK yang kini resmi bergabung diharapkan dapat menjadi motor penggerak tercapainya tata kelola pemerintahan yang lebih modern, efektif, dan berdaya saing, demi terwujudnya Kota Jambi yang Maju, Modern, dan Bahagia Warganya

 

Wali Kota Dampingi Kunker Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Tinjau Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal

Kota Jambi - Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, sambut kunjungan kerja Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Putri Zulkifli Hasan, S.Mn., M.Bus, ke Kota Jambi, Senin siang (22/9/2025).

Kunjungan ini tidak sekadar agenda kerja, melainkan menjadi wujud perhatian pemerintah pusat terhadap upaya Kota Jambi dalam membangun infrastruktur berkelanjutan. Rombongan meninjau langsung Sewerage System di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal Sijenjang, yang berlokasi di Kelurahan Kasang, Kecamatan Jambi Timur. Kehadiran mereka di lapangan menjadi dorongan semangat bagi Kota Jambi untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat.

Turut hadir mendampingi, anggota DPR RI A. Bakri, mantan Gubernur Jambi Zumi Zola, Sekretaris Daerah Kota Jambi A. Ridwan, Kepala Dinas PUPR Kota Jambi Momon Sukmana, Camat Jambi Timur A. Syukri, serta jajaran terkait lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan sinergi dan komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik bagi masyarakat Kota Jambi.

Usai melakukan peninjauan, Wakil Ketua Komisi XII DPR RI yang akrab disapa Putri Zulhas memberikan apresiasi tinggi terhadap keberadaan IPAL Komunal Sijenjang milik Kota Jambi. Menurutnya, IPAL tersebut merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia.

Ia menegaskan, teknologi yang dimiliki IPAL Komunal Kota Jambi ini layak dijadikan percontohan, baik bagi pemerintah daerah di tingkat regional maupun nasional.

“Kami akan terus mendorong agar pemerintah daerah aktif mencari dukungan dan bantuan, sehingga persoalan dana atau anggaran tidak menjadi kendala bagi keberlangsungan IPAL ini ke depan,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Jambi dokter Maulana menyampaikan apresiasinya atas kunjungan Wakil Ketua Komisi XII DPR RI tersebut. Ia menegaskan, kolaborasi dan sinergi antara pemerintah daerah dan legislatif di tingkat pusat sangat penting guna memperkuat upaya pembangunan di daerah.

“Atas nama Pemerintah Kota Jambi, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas perhatian serta dukungan yang diberikan,” katanya.

Wali Kota Maulana juga menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak Kota Jambi, khususnya dalam pengelolaan persampahan. Katanya, saat ini Kota Jambi masih membutuhkan tambahan dump truck untuk pengangkutan sampah, karena sebanyak 68 unit dump truck yang tersedia, sebagian besar kondisinya sudah berusia tua, sementara produksi sampah di Kota Jambi terus meningkat dan kini telah mencapai hampir 500 ton per hari. Tahun ini Pemkot telah mengalokasikan dana melalui APBD dengan rencana penambahan 10 unit dump truck, sambil tetap mengajukan dukungan ke DPR RI dan Kementerian terkait.

“Kalau melihat kebutuhan, saat ini kita masih membutuhkan sekitar 30 unit dump truck tambahan agar pengangkutan bisa dilakukan secara optimal. Di sisi lain, di tingkat rumah tangga kita juga sudah menjalankan program Kampung Bahagia, melalui sistem pengelolaan sampah tertutup yang diurai langsung dari sumbernya,” jelasnya.

Wali Kota Maulana juga menyampaikan bahwa Kota Jambi saat ini telah memiliki sarana pengelolaan lingkungan yang cukup memadai, di antaranya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal serta Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talang Gulo yang telah menerapkan sistem sanitary landfill.

“Dua sistem dalam menjaga kebersihan lingkungan ini, Alhamdulillah mendapat apresiasi dari beliau, dan insya Allah akan diperjuangkan pula bantuan dari pemerintah pusat bagi Pemkot Jambi,” pungkasnya.

 

Wali Kota Maulana Pimpin Upacara Harhubnas, Transportasi Publik Ramah Lingkungan

Kota Jambi - Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55 tingkat Provinsi Jambi tahun 2025, yang digelar di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi, Rabu pagi (17/9/2025).

Dengan mengusung tema besar “Bakti Transportasi Untuk Negeri”, upacara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, beserta jajaran Forkopimda Provinsi dan Kota Jambi. Hadir pula anggota DPRD Kota Jambi, Roro Nully Kurniasih, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi, Dr. Benny Nurdin Yusuf, Sekda Kota Jambi A. Ridwan beserta jajaran Pemkot Jambi, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi Jhon Eka Powa, serta mitra dan lembaga perhubungan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Maulana membacakan amanat tertulis Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi. Menhub menekankan bahwa Harhubnas merupakan momentum penting untuk merefleksikan diri, sekaligus menghargai dan mengapresiasi kerja keras seluruh insan transportasi, baik di darat, laut, udara, maupun perkeretaapian, yang telah memastikan layanan transportasi berjalan selamat, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

“Melalui tema besar ‘Bakti Transportasi Untuk Negeri’, kita diingatkan bahwa setiap infrastruktur dan layanan transportasi yang kita kelola merupakan bagian dari bakti dan pengabdian insan perhubungan kepada bangsa dan masyarakat Indonesia. Transportasi bukan sekadar infrastruktur, melainkan jalan kehidupan yang menghubungkan harapan masyarakat, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Rote,” ujar Wali Kota Maulana saat membacakan amanat Menhub.

Menhub juga menegaskan, transportasi yang terhubung dan terintegrasi dengan baik akan menjadi penopang utama kelancaran distribusi pangan, ketersediaan energi, katalis pertumbuhan ekonomi, sekaligus membuka akses pendidikan dan lapangan pekerjaan. Hal itu sejalan dengan Asta Cita yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, serta menjadi harapan seluruh rakyat Indonesia.

“Saat ini kita menghadapi tantangan geopolitik yang penuh ketidakpastian. Hal ini menuntut kita memperkuat kemandirian logistik nasional. Karena itu, kita harus mengelola amanah anggaran dengan lebih bijak dan efisien, agar tuntutan publik akan layanan transportasi yang lebih baik dapat terpenuhi. Kita perlu bekerja lebih efektif, menjaga akuntabilitas, memperkuat inovasi, serta terus meningkatkan kualitas diri dan pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

Di akhir amanatnya, Menteri Perhubungan menegaskan bahwa Hari Perhubungan Nasional adalah milik semua insan transportasi, sekaligus menjadi momentum pengingat bahwa bakti mereka adalah bakti untuk rakyat, bakti untuk negeri, dan bakti untuk masa depan Indonesia yang lebih maju.

“Dengan semangat ‘Bakti Transportasi untuk Negeri’, mari kita bahu-membahu, bekerja bersama, dan saling bergandengan tangan untuk menjadikan transportasi Indonesia sebagai pilar kokoh dalam memperkuat ketahanan dan kemajuan bangsa,” tutupnya.

Sementara itu, dalam keterangannya usai upacara, Wali Kota Maulana, kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam menghadirkan sistem transportasi publik yang ramah lingkungan dan berbasis digital. Melalui Dinas Perhubungan, Pemkot Jambi akan memaksimalkan Terminal Tipe A Alam Barajo sebagai pusat konektivitas transportasi publik di Kota Jambi.

“Kami akan memanfaatkan bus listrik yang menghubungkan seluruh koridor dari Terminal Alam Barajo. Insya Allah, secara bertahap kita dorong transportasi publik perkotaan yang nyaman, ramah lingkungan, dan berbasis digital, sehingga mampu mengurangi titik-titik kemacetan di Kota Jambi,” tegasnya.

Pada momentum Harhubnas ini, Wali Kota Maulana juga mendorong agar pelajar memanfaatkan transportasi umum. Hal ini sekaligus menjadi langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas akibat masih banyaknya anak di bawah umur yang berkendara secara ilegal.

“Selain itu, kami juga mengusulkan kepada Kementerian agar Bandara Sultan Thaha dapat segera didorong menjadi bandara internasional, sebagai pintu masuk wisatawan dari berbagai mancanegara. Kota Jambi memiliki banyak kelebihan dan potensi wisata yang layak untuk dipromosikan lebih luas,” tambahnya

Lebih lanjut, Wali Kota Maulana menyampaikan harapannya agar Kementerian Perhubungan membuka jalur akses dari Pantai Meruya menuju Kuala Jambi. Menurutnya, keberadaan jalur ini akan mempercepat arus logistik dan mobilitas manusia, sekaligus memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.

“Walaupun Tol Trans Sumatera sudah ada, namun jalur Merak-Bakauheni kerap menjadi kendala. Karena itu, kami memohon kepada Kementerian untuk membuka akses dari Pantai Meruya ke Kuala Jambi. Dengan demikian, kemacetan di Merak dan Bakauheni dapat terurai, dan distribusi barang maupun mobilitas masyarakat di Pulau Sumatera akan lebih lancar,” ungkapnya.

Selain itu, Maulana juga menekankan pentingnya pemanfaatan Terminal Tipe A Alam Barajo yang saat ini tengah direvitalisasi. Ia berharap seluruh perusahaan otobus (PO) dapat memusatkan aktivitasnya di terminal tersebut, sehingga kawasan Simpang Rimbo dan sekitarnya terbebas dari bus-bus besar yang kerap menimbulkan kemacetan.

“Dengan berfokus di Terminal Alam Barajo, masyarakat yang ingin bepergian cukup datang ke terminal ini. Lebih dari itu, keberadaan terminal juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui geliat UMKM, karena di sana telah disiapkan gerai-gerai usaha,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi, Dr. Benny Nurdin Yusuf, menegaskan bahwa upacara Harhubnas bukan sekedar seremoni, melainkan momentum untuk mengukur komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan layanan dan keselamatan transportasi, khususnya transportasi darat.

“Hal ini menjadi spirit bagi kami sebagai perwakilan pemerintah pusat di daerah untuk terus mendukung program pembangunan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota,” sebutnya.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam menghadirkan integrasi layanan transportasi umum dengan penggunaan bus listrik ramah lingkungan.

“Saya pikir ini akan memperkuat progres layanan di Terminal Alam Barajo. Setidaknya, hal ini memberi nuansa positif bagi kami yang sedang melakukan revitalisasi. Harapannya, Terminal Tipe A Alam Barajo dapat masuk ke dalam rencana strategis pembangunan Kementerian Perhubungan, sehingga mampu menghadirkan layanan transportasi yang modern, terintegrasi, dan berkonsep mixed use,” ucapnya.

Sebagai penutup, rangkaian upacara Harhubnas tahun 2025, turut dilakukan penyerahan life jacket, bantuan sembako kepada mitra perhubungan (ojek online dan sopir angkot), baksos donor darah, serta penyerahan berbagai hadiah lomba yang digelar dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional.

Wamen PANRB Puji Kualitas Layanan MPP Kota Jambi : “Nyaman, Cepat, dan Efisien”

Kota Jambi - Kinerja penyelenggaraan pelayanan publik Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi kembali mendapat apresiasi di tingkat nasional. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) menganugerahkan Predikat “Pelayanan Prima” kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Jambi, sebagai salah satu simpul pelayanan publik yang dinilai memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Penilaian tersebut dilakukan Kemen PANRB dalam rangka Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Tahun 2024.

Pencapaian ini sekaligus mencatatkan Disdukcapil Kota Jambi sebagai satu-satunya organisasi perangkat daerah (OPD) di Provinsi Jambi yang berhasil meraih Predikat Pelayanan Prima PEKPPP tersebut.

Penghargaan berupa Piagam Predikat Pelayanan Prima tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Komjen Pol. (Purn.) Purwadi Arianto, M.Si., dan diterima secara langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Jambi, Rabu (17/9/2025).

Dalam prosesi penyerahan penghargaan itu, Wamen PANRB beserta rombongan juga berkesempatan meninjau berbagai gerai pelayanan dan menyaksikan langsung prosesnya. Ia juga menyempatkan diri berbincang dengan para petugas pelayanan, sekaligus mendengarkan pengalaman masyarakat yang sedang menunggu layanan.

Dari hasil peninjauan tersebut, Wamen PANRB tampak memberikan apresiasi atas performa pelayanan yang diberikan. Ia menyatakan puas terhadap kualitas layanan di MPP Kota Jambi, yang dinilainya mampu menghadirkan kenyamanan, kemudahan, serta efisiensi bagi masyarakat.

“Saya berharap capaian yang telah diraih ini dapat terus dipertahankan, dijaga, bahkan ditingkatkan. Harapan saya, pelayanan publik di Kota Jambi tetap berlanjut dan berkembang, sehingga masyarakat dapat merasakan layanan yang cepat, inklusif, serta benar-benar berdampak positif bagi kebutuhan mereka,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi secara khusus kepada Wali Kota Jambi.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Wali. Semoga MPP ini dapat menjadi contoh bagi tempat-tempat pelayanan publik di daerah lain,” pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Jambi dokter Maulana, menegaskan bahwa penghargaan yang diraih ini merupakan hasil dari kerja keras dan kolaborasi seluruh jajaran Pemerintah Kota Jambi, khususnya dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Atas nama Pemerintah Kota Jambi, Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas penghargaan ini. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas layanan publik di Kota Jambi terus mengalami peningkatan di berbagai aspek,” ujarnya

Ia menambahkan, penghargaan tersebut semakin memotivasi jajaran Pemkot Jambi untuk terus berinovasi dan menghadirkan layanan yang terbaik bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan, seluruh jajaran Pemerintah Kota Jambi dapat terus bersemangat dalam memberikan pelayanan yang prima, cepat, dan tepat kepada masyarakat,” lanjutnya.

Wali Kota Maulana juga mengungkapkan perkembangan pesat yang dicapai MPP Kota Jambi. Dalam kurun waktu tiga tahun sejak berdiri, MPP Kota Jambi telah menyediakan 131 layanan dari 32 gerai yang ada.

“Pelayanan terbaru yang kami hadirkan adalah layanan keimigrasian untuk pembuatan E-Paspor, yang manfaatnya sangat dirasakan masyarakat, terutama bagi mereka yang hendak melaksanakan ibadah umrah. Layanan ini mendapat sambutan yang sangat antusias,” jelasnya.

“Untuk memastikan pelayanan publik yang prima sekaligus bebas dari praktik pungutan liar (pungli), kami juga telah menghadirkan Aplikasi Lapor Pak Bos. Inovasi ini dirancang agar masyarakat lebih mudah menyampaikan pengaduan, saran, maupun masukan, sehingga dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan dalam peningkatan kualitas pelayanan,” tutup Jambi itu.

Turut hadir dalam acara itu, Deputi Pelayanan Publik PANRB Otok Kuswandaru, Asisten Deputi Pengembangan Praktik Terbaik Pelayanan Publik PANRB M Yusuf Kurniawan, unsur Forkopimda Kota Jambi, Sekda Kota Jambi A Ridwan, Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Jambi Jangcik Mohza, Asisten Administrasi Umum Setda Kota Jambi M Jaelani, Kadis Dukcapil Kota Jambi Nirwan dan Kadis PMPTSP Kota Jambi Yon Heri, beserta jajaran Pemkot Jambi lainnya.

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Kota Jambi, Wakil Menteri PANRB Purwadi Arianto beserta rombongan juga meninjau beberapa pusat pelayanan publik lainnya. Salah satunya adalah Puskesmas Simpang Kawat, di mana Wamen melihat langsung sarana dan prasarana yang tersedia, serta menyaksikan kinerja tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

 

Pembicara Seminar Protokoler di UNJA, Wawako Diza Tekankan Etika, Adab, dan Kepemimpinan

Kota Jambi - Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., kembali menjadi narasumber utama dalam kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Protokoler Universitas Jambi tahun 2025. Kegiatan yang mengusung tema “Behind The MIC, Beyond The Stage” ini digelar pada Jumat (12/9/2025).

Sebagai sosok yang dikenal inspiratif bagi generasi muda, kehadiran Diza tidak hanya memberikan wawasan mengenai dunia keprotokolan, tetapi juga motivasi serta nilai-nilai kepemimpinan yang dapat menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam mengembangkan diri dan karier di masa depan.

Berlangsung di UNIFAC Auditorium, Universitas Jambi, Kampus Mendalo, Kabupaten Muaro Jambi. Kegiatan Diklatsar UKM Protokoler Universitas Jambi ini dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jambi Prof. Dr. Fauzi Syam, S.H., M.H., dengan turut menghadirkan dua orang narasumber lainnya. Yaitu: Oktraria Dwi Putri, S.Pd., M.Pd., selaku Pembina UKM Protokoler dan Mila Martina, S.Pd., selaku Demisioner UKM Protokoler.

Berlangsung secara interaktif, kegiatan ini diikuti Mahasiswa semester I dari berbagai Fakultas yang ada di Universitas Jambi, seperti Fakultas Ilmu Hukum, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Pendidikan Matematika, serta Fakultas Sains dan Teknologi.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menekankan pentingnya peran protokoler sekaligus peran strategis generasi muda dalam pembangunan. Ia juga memaparkan berbagai program Pemerintah Kota Jambi dalam rangka memanfaatkan bonus demografi, di mana lebih dari 52 persen penduduk Kota Jambi merupakan generasi muda, mulai dari Milenial, Gen Z, hingga Gen Alpha.

“Protokoler tidak hanya bertugas mengatur jalannya acara di lapangan, tetapi juga memastikan seluruh rangkaian sebelum dan sesudah kegiatan berjalan baik. Dalam pemerintahan dan birokrasi, fungsi ini menjadi bagian yang sangat penting dan membutuhkan ketelitian,” ungkap Diza.

Ia menambahkan, seorang protokoler dituntut memiliki ketekunan, fokus, serta menjunjung tinggi etika dan adab. Menurutnya, nilai-nilai tersebut juga harus menjadi karakter utama generasi muda di masa mendatang. “Etika dan adab harus menjadi fondasi, disamping penguasaan ilmu pengetahuan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Diza menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran besar sebagai motor penggerak perubahan sekaligus penerus tongkat estafet kepemimpinan bangsa.

“Pemuda harus memiliki jiwa kepemimpinan. Kepemimpinan itulah yang akan melahirkan energi baru, sikap adaptif terhadap perubahan, ide-ide inovatif, kemampuan mewakili suara generasi, semangat membangun keberlanjutan, hingga menjadi sumber inspirasi dan pemberdayaan bagi lingkungannya,” terangnya.

Kata Wawako, dari 11 program unggulan Kota Jambi Bahagia, beberapa di antaranya secara khusus memprioritaskan generasi muda sebagai leading sector agen perubahan, terutama dalam pengembangan ekonomi kreatif.

“Salah satunya adalah BALIKAT (Balai Latihan Kerja Tematik) yang memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk mengikuti pelatihan dan memperoleh keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri maupun dunia kerja, di bawah pembinaan Pemerintah Kota Jambi,” terangnya.

Selain itu, Pemerintah Kota Jambi juga menghadirkan RUMEL (Ruang Milenial), sebuah wadah untuk mencetak generasi muda yang tangguh, kreatif, dan berdaya saing, sekaligus berkontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah. Saat ini, RUMEL dipusatkan di kawasan Terminal Rawasari, Pasar Jambi, yang juga menjadi langkah strategis dalam menghidupkan kembali kawasan kota tua pasar dari sisi ekonomi.

Lebih lanjut, Diza menjelaskan bahwa Pemkot Jambi turut menggulirkan program BANK HARKAT (Bantuan Kelompok Usaha Masyarakat) sebagai upaya mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Dalam hal ini, kami juga mendorong peran generasi muda untuk memanfaatkan program tersebut. Selama ini, pelaku UMKM di Kota Jambi mayoritas diisi oleh kaum ibu. Maka dari itu, generasi penerus harus hadir dengan sikap kreatif, inovatif, produktif, adaptif, serta memiliki jiwa kepemimpinan untuk menjawab tantangan di era Society 5.0,” tegas Diza.

Wawako Diza juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kebebasan berpendapat dengan sikap saling menghormati. Setiap orang boleh berargumen, menyampaikan kritik, maupun memberi saran, namun semuanya tetap harus disampaikan dengan menjunjung tinggi adab dan etika.

“Di era saat ini saya juga tekankan kepada teman-teman agar tidak melupakan etika dan adab yang harus dipegang teguh. Jadi boleh berargumen dan menyampaikan kritk ataupun saran tapi juga tidak melupakan adab dan etika,” sebutnya.

Wakil Wali Kota Jambi itu berharap, kegiatan seminar tersebut dapat memotivasi para mahasiswa untuk berperan aktif dalam membawa perubahan positif, khususnya bagi kemajuan Jambi.

 

Copyright © Free Joomla! 4 templates / Design by Galusso Themes