Perkuat Sinergi, Danrem 042/Gapu Terima silaturahmi Pengurus PPAD Jambi

Jambi – Komandan Korem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin menerima audiensi dan silaturahmi pengurus Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) Provinsi Jambi beserta pengurus di ruang kerja Danrem 042/Garuda Putih, Jambi, Selasa (9/6/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai bentuk mempererat hubungan antara prajurit aktif dengan para purnawirawan TNI AD yang telah memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.

Dalam kesempatan itu, Danrem menyampaikan apresiasi atas peran dan kontribusi para purnawirawan yang selama ini terus mendukung pelaksanaan tugas TNI AD, khususnya di wilayah Provinsi Jambi. Menurutnya, pengalaman dan pemikiran para senior menjadi sumber inspirasi serta motivasi bagi generasi penerus dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Sementara itu, Ketua PPAD Provinsi Jambi Mayor Inf (Purn) Suwalib menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan Danrem 042/Garuda Putih. Audiensi tersebut juga menjadi sarana memperkuat komunikasi, koordinasi, serta mempererat tali silaturahmi antara keluarga besar TNI AD.

Melalui pertemuan tersebut diharapkan sinergi dan kebersamaan antara Korem 042/Garuda Putih dengan PPAD dapat terus terjalin dengan baik guna mendukung terciptanya persatuan, kesatuan, dan kondusivitas wilayah. (Penrem 042/Gapu).

Tokoh Masyarakat Desak Wali Kota Jambi Tinjau Ulang Iuran Angkutan Sampah

Jambi  – Tokoh masyarakat dan pengamat ekonomi Jambi, Usman Ermulan, meminta Wali Kota Jambi Maulana mengkaji ulang kebijakan iuran pengangkutan sampah rumah tangga sebesar Rp30--35 ribu per bulan.

Menurutnya, kebijakan tersebut perlu disesuaikan dengan kondisi ekonomi masyarakat dan tidak disamaratakan bagi seluruh warga.

Dia menilai, masyarakat yang memiliki penghasilan tetap kemungkinan tidak keberatan dengan besaran iuran tersebut. Namun bagi warga yang bekerja dengan penghasilan harian dan tidak menentu, kebijakan itu dapat menjadi beban tambahan.

“Masih banyak masyarakat yang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja cukup berat. Karena itu, pemerintah perlu mempertimbangkan kemampuan ekonomi warga sebelum menetapkan kebijakan yang berlaku secara menyeluruh,” kata Usman, Selasa (9/6/2026).

Selain menyoroti rencana iuran sampah, Usman juga meminta Pemerintah Kota Jambi mempertimbangkan kembali kebijakan penutupan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di sejumlah titik. 

Usman meminta, apabila TPS ditutup Wali Kota, pemerintah harus terlebih dahulu menyediakan lokasi pengganti yang memadai.

“Baiknya Wali Kota mengkaji ulang kebijakan tersebut. Kalau TPS ditutup, harus ada penggantinya. Kalau perlu, setiap kelurahan memiliki TPS sendiri sehingga masyarakat tetap memiliki tempat pembuangan sampah yang mudah dijangkau. Satu Kelurahan satu TPS,” ujarnya.

Mantan anggota DPR RI itu menilai persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan penarikan iuran, tetapi juga menyangkut kesiapan sarana dan prasarana yang disediakan pemerintah.

Begitu juga terkait pungutan sampah, Usman mengatakan kondisi masyarakat sangat beragam. Di kawasan perumahan, menurutnya, sebagian besar warga umumnya bersedia membayar karena layanan pengangkutan sampah memang dibutuhkan. 

Namun di kawasan permukiman tertentu, tidak sedikit warga yang memilih mengelola sampah secara mandiri.

“Kalau di perumahan biasanya warga bersedia membayar karena ada layanan yang diterima. Tapi di sebagian permukiman, ada warga yang tidak mau membayar karena mereka membakar sampah sendiri atau mengelolanya secara mandiri,” jelasnya.

Karena itu, ia mengusulkan agar pemerintah menerapkan kebijakan yang lebih fleksibel dan berkeadilan. Salah satu opsi yang bisa dipertimbangkan adalah penyesuaian besaran iuran berdasarkan kemampuan ekonomi masyarakat atau nilai Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

“Jangan sampai rumah buruh harian atau tukang panggul disamakan dengan rumah pejabat atau masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi tinggi. Prinsip keadilan harus menjadi dasar dalam setiap kebijakan,” tegasnya.

Usman berharap Pemerintah Kota Jambi dapat membuka ruang dialog dengan masyarakat sebelum menerapkan kebijakan baru terkait pengelolaan sampah, sehingga solusi yang dihasilkan mampu meningkatkan kebersihan kota tanpa menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Pangdam XX/TIB: Keberhasilan Satgas Yonif 142/KJ Bukti Pengabdian Tulus untuk NKRI

Jambi – Suasana haru, bangga, dan penuh syukur menyelimuti Markas Yonif 142/Ksatria Jaya saat Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Mayjen TNI Arief Gajah Mada memimpin langsung upacara penyambutan Satgas Mobile RI-PNG Yonif 142/KJ yang telah menuntaskan tugas pengabdian di wilayah Papua.

Sebanyak 450 prajurit kembali ke Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah dalam keadaan lengkap setelah menjalankan tugas negara menjaga kedaulatan dan keamanan di perbatasan Republik Indonesia–Papua Nugini.

Momentum penyambutan tersebut semakin mengharukan dengan hadirnya ratusan keluarga prajurit yang datang dari berbagai daerah di Provinsi Jambi, bahkan sebagian menempuh perjalanan jauh dari luar kota dan kabupaten untuk menyambut kepulangan putra, suami, maupun anggota keluarga mereka yang telah berbulan-bulan bertugas di medan operasi.

Tampak hadir Gubernur Jambi Dr. Al Haris beserta unsur Forkopimda Provinsi Jambi, Danrem 042/Garuda Putih, para Pejabat Utama Kodam XX/TIB dan Korem 042/Gapu, Danbrigif TP 35/SG beserta Danyon TP 844/KB dan Danyon TP 896/SP, Ketua Persit KCK Daerah XX/TIB, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 042, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam amanatnya, Pangdam XX/TIB menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas keberhasilan Satgas Yonif 142/KJ dalam melaksanakan tugas negara.

“Atas nama pribadi dan selaku Pangdam XX/TIB, saya mengucapkan selamat datang dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit Satgas Yonif 142/KJ atas keberhasilan pelaksanaan tugas negara yang telah diemban dengan penuh dedikasi, loyalitas, dan semangat pengabdian,” tegas Pangdam.

Pangdam menilai, keberhasilan Satgas Yonif 142/KJ tidak hanya tercermin dari keberhasilan menjaga stabilitas keamanan wilayah penugasan, tetapi juga dari keberhasilan membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat.

Salah satu capaian yang mendapat perhatian khusus adalah keberhasilan prajurit Yonif 142/KJ dalam melakukan pembinaan teritorial secara humanis sehingga mampu merangkul masyarakat dan mendorong sejumlah mantan anggota OPM untuk kembali ke pangkuan NKRI.

Menurut Pangdam, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari pendekatan persuasif, komunikasi yang baik, serta upaya membangun kepercayaan masyarakat secara berkelanjutan.

“Melalui pembinaan teritorial yang berkesinambungan, pemberian rasa aman, serta pendekatan yang humanis, prajurit mampu menghadirkan negara di tengah masyarakat sehingga tercipta hubungan yang harmonis antara aparat dan warga,” ujarnya.

Namun lebih dari sekadar keberhasilan operasi, momen paling menyentuh terjadi saat para prajurit bertemu kembali dengan keluarga mereka. Tangis haru pecah ketika para orang tua, istri, dan anak-anak memeluk anggota keluarga yang selama berbulan-bulan hanya dapat berkomunikasi dari jarak jauh.

Pelukan hangat dan ucapan syukur menjadi gambaran nyata bahwa di balik setiap keberhasilan tugas negara, terdapat keluarga yang setia menunggu dan mendoakan kepulangan para prajurit.

Kepulangan 450 personel Satgas Yonif 142/KJ dalam keadaan lengkap menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Jambi sekaligus bukti profesionalisme, disiplin, dan pengabdian tanpa batas yang ditunjukkan prajurit TNI AD dalam menjaga keutuhan NKRI.

Pastikan Pendistribusian Air Lancar, Wawako Diza Turun Langsung Ke RT 13 Kenali Asam

Kota Jambi - Merespon adanya keluhan masyarakat terkait gangguan pendistribusian air bersih, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., didampingi Direktur Utama Perumda Tirta Mayang, Arianto, S.T., melakukan kunjungan langsung ke sejumlah rumah warga di RT 13, Kelurahan Kenali Asam, Kecamatan Kotabaru, pada Kamis siang (04/06/2026).

Hal ini sebagai wujud komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang responsif dan cepat dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat.

Dalam kunjungan ini, Wawako Diza turut didampingi Ketua RT 13 Okto Ding Kusnadi, Camat Kotabaru Hendry Asmy Saputra, S.STP. , Lurah Kenali Asam Amalia Fajrianti, SE , jajaran Perumda Tirta Mayang Kota Jambi, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

RT 13, Kelurahan Kenali Asam sendiri menaungi sekitar 210 Kepala Keluarga (KK) yang sebagian besar selama beberapa tahun terakhir mengalami keterbatasan distribusi air bersih, terutama pada siang hingga malam hari.

Hari ini kita melakukan kunjungan ke RT 13, Kelurahan Kenali Asam, dengan agenda utama melakukan pengecekan langsung terkait distribusi air yang ada di wilayah ini. Ada beberapa aspirasi masyarakat yang menyampaikan bahwa distribusi air masih kurang maksimal. Karena itu saya mengajak langsung Pak Direktur untuk menjelaskan apa penyebab permasalahan yang terjadi serta langkah-langkah konkret yang akan dilakukan,” ujar Diza.

Dihadapan warga, Wawako Diza juga menyampaikan permohonan maaf atas pelayanan yang belum optimal serta menegaskan bahwa pemerintah hadir bukan sekadar mendata persoalan, melainkan membawa solusi nyata.

“Insya Allah setelah pembenahan dilakukan, distribusi air akan meningkat menjadi sekitar 20 jam per hari. Ini tentu jauh lebih baik dibanding kondisi yang dirasakan masyarakat selama beberapa tahun terakhir,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Wawako Diza juga mengajak masyarakat untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah apabila menemukan kondisi darurat maupun gangguan pelayanan publik.

“Jika ada kondisi darurat atau permasalahan yang membutuhkan penanganan cepat, silakan manfaatkan layanan Call Center 112 atau sampaikan melalui RT, Lurah maupun Camat. Pemerintah Kota Jambi akan terus hadir dan merespon setiap kebutuhan masyarakat,” katanya.

Berhasil Jaga Perbatasan dan Bantu Masyarakat Papua, Satgas Yonif 142/KJ Pulang dengan Prestasi Gemilang

Palembang – Komandan Korem (Danrem) 042/Garuda Putih, Brigjen TNI Nyamin, memimpin langsung acara penyambutan personel Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 142/Ksatria Jaya yang telah menyelesaikan tugas pengamanan perbatasan di Papua. Penyambutan dilaksanakan di Pelabuhan Boom Baru, Palembang, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri, Asops Kasdam II/Sriwijaya, Danlantamal Palembang, Kapolresta Palembang, Pejabat Utama Korem 042/Garuda Putih, Dan/ Kabalak Aju Korem serta tamu undangan lainnya.

Kedatangan prajurit Yonif 142/Ksatria Jaya disambut dengan penuh kebanggaan dan rasa syukur setelah berhasil menuntaskan penugasan sebagai Satgas Pamtas RI–PNG Mobile dengan membawa berbagai capaian positif dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah perbatasan.

Dalam amanatnya, Danrem 042/Gapu menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya atas keberhasilan melaksanakan tugas negara dengan baik, penuh dedikasi, dan tanggung jawab.

"Keberhasilan pelaksanaan tugas Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 142/Ksatria Jaya merupakan bukti nyata profesionalisme, loyalitas, dan kualitas pengabdian prajurit TNI Angkatan Darat. 

Keberhasilan ini tidak hanya diukur dari kemampuan melaksanakan tugas pengamanan wilayah perbatasan, tetapi juga dari keberhasilan membangun komunikasi sosial yang baik, melaksanakan pembinaan teritorial, membantu mengatasi kesulitan masyarakat, serta menciptakan hubungan yang harmonis dengan seluruh komponen masyarakat di daerah penugasan," ujar Danrem.

Danrem menegaskan bahwa berbagai kegiatan teritorial, komunikasi sosial, pelayanan kepada masyarakat, serta pendekatan humanis yang dilaksanakan selama penugasan telah menunjukkan bahwa kehadiran TNI senantiasa menjadi solusi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan tersebut sekaligus membuktikan bahwa prajurit TNI tidak hanya hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan sahabat rakyat di setiap medan pengabdian.

Pada kesempatan tersebut, Danrem juga mengajak seluruh prajurit untuk senantiasa bersyukur atas perlindungan Tuhan Yang Maha Esa selama melaksanakan tugas negara.

"Patut kita panjatkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena sebanyak 450 prajurit yang berangkat melaksanakan penugasan, 450 prajurit pula yang kembali dengan lengkap. Capaian ini merupakan anugerah yang sangat berharga dan patut kita syukuri bersama," ungkapnya.

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras seluruh personel, kepemimpinan para komandan di lapangan, disiplin yang tinggi, kepatuhan terhadap prosedur operasi, soliditas antar personel, serta perlindungan dan ridho Tuhan Yang Maha Esa.

Lebih lanjut, Danrem mengingatkan bahwa meskipun penugasan telah berakhir, seluruh personel masih harus melanjutkan perjalanan menuju homebase di Provinsi Jambi.

"Saya mengingatkan kepada seluruh prajurit agar tetap menjaga disiplin, faktor keamanan personel maupun materiil, serta melaksanakan seluruh tahapan perjalanan menuju homebase dengan aman, tertib, dan penuh kewaspadaan. Jangan sampai keberhasilan yang telah diraih selama penugasan ternoda oleh kelalaian pada tahap akhir perjalanan," tegasnya.

Acara penyambutan berlangsung khidmat dan penuh rasa bangga. Kehadiran para prajurit yang kembali dengan kekuatan lengkap menjadi simbol keberhasilan pelaksanaan tugas negara sekaligus wujud nyata pengabdian TNI Angkatan Darat dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta membantu masyarakat di wilayah penugasan.

Keberhasilan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 142/Ksatria Jaya diharapkan menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh prajurit TNI untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara di manapun bertugas. (Penrem 042/Gapu).

Kolaborasi Lintas Sektor Wujudkan Kawasan Seberang Jadi Ikon Wisata Budaya

Kota Jambi - Sebagai Kota perdagangan dan Jasa, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi berkomitmen untuk mempercepat pengembangan kawasan wisata dan budaya Melayu di wilayah Seberang Kota Jambi. komitmen tersebut ditegaskan dalam Forum Diskusi bersama yang digelar di Ruang Rapat Kerja Wali Kota Jambi, Rabu (24/06/2026), dalam agenda mendengar laporan perkembangan kegiatan Kampung Batik yang digelar Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi di Kelurahan Ulu Gedong, Kecamatan Danau Teluk.

Forum yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., itu dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, BAZNAS Kota Jambi, Camat Danau Teluk, Lurah Ulu Gedong, serta tokoh dan unsur masyarakat setempat.

Pengembangan Kampung Batik Ulu Gedong merupakan bagian dari visi besar Pemerintah Kota Jambi untuk mengangkat budaya Melayu sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata berbasis budaya dan kearifan lokal masyarakat kota Jambi di wilayah Seberang.

Dalam arahannya, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa kawasan Seberang Kota Jambi harus berkembang dan terintegrasi dengan menghubungkan berbagai potensi wisata budaya, religi, sejarah, dan ekonomi kreatif yang dimiliki kawasan tersebut.

“Memang kawasan ini disambut dengan nuansa wisata budaya Melayu. Kita ingin kawasan ini berkembang secara integratif. Dari Gentala Arasy nantinya akan terkoneksi dengan seluruh sistem layanan wisata di bidang budaya, religi, dan sektor lainnya,” ujar Maulana.

Copyright © Free Joomla! 4 templates / Design by Galusso Themes