Ketua Komisi III Sebut Kapolri Tak Alergi dengan Keterbukaan

Jakarta - Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengapresiasi transparansi Polri dalam menindak oknum anggota yang melakukan pelanggaran. Dia menilai Polri saat ini menjadi institusi yang paling responsif dan terbuka terkait pemberian sanksi kepada anggotanya.

Habiburokhman mulanya bicara soal percepatan transformasi Polri yang tengah berjalan saat ini. Ia sampaikan dalam seminar bertajuk 'UNIPOL: Menyiapkan Personel Polri yang Presisi' di Auditorium Mutiara STIK/PTIK Polri, Jakarta Selatan.

"Kita tahu belakangan tuntutan untuk percepatan reformasi Polri kembali muncul seiring semakin terbukanya ruang demokrasi," kata Habiburokhman dalam paparannya, dikutip Selasa (14/4/2026).

Menurutnya hal itu merupakan suatu yang wajar. Dia menyebut institusi negara dituntut mempercepat reformasi dirinya.

Habiburokhman menyebutkan, salah satu aspek yang erat kaitannya dengan reformasi adalah perihal intergritas. Die memaparakan, tantangan integritas selalu ada di setiap lembaga negara, termasuk Polri.

Dimana adanya oknum-oknum yang melanggar aturan. Namun, dia menekankan agar pimpinan Polri tidak perlu risau perihal itu selama institusi berani bertindak tegas.

"Saya katakan ke teman-teman petinggi Polri, 'jangan risau dengan oknum'. Semua institusi pasti ada oknum, pasti ada yang melanggar," ucapnya. 

"Yang terpenting adalah bagaimana respons institusi terhadap oknum tersebut. Saya harus katakan, Polri adalah institusi yang melakukan respons terbaik terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh oknumnya," ujarnya.

Menurutnya, kemudian membandingkan transparansi Polri dengan institusi negara lainnya. Menurutnya, di lembaga lain, kejelasan sanksi terhadap pelanggar sering kali sulit untuk dipantau publik.

"Mohon maaf, kita sudah ikuti kalau di institusi lain mohon maaf yang melakukan pelanggaran kita enggak bisa lacak apa sih sanksinya, apakah hanya ditahan, apakah diproses hukum. Kalau Polri melanggar dikit PTDH ya kan? Nah ini semua dilakukan secara terbuka," ujar dia.

Polri Gerak Cepat, Konflik SAD dan Security PT SAL di Sarolangun Berhasil Dikendalikan

Jambi - Polda Jambi dan Polres Sarolangun menunjukkan respons cepat dalam menangani konflik antara warga Suku Anak Dalam (SAD) dengan pihak security PT Sari Aditya Loka (SAL) di Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, pada Minggu (12/4/2026).

Sejak informasi potensi aksi penyerangan diterima pada pagi hari, personel Polri langsung bergerak cepat melakukan langkah-langkah preventif dan preemtif guna mencegah eskalasi konflik dengan mengirimkan personel ke lokasi rawan serta pelaksanaan deteksi dini oleh fungsi intelijen.

Dalam penanganan tersebut, Polri tidak hanya melakukan pengamanan terbuka, tetapi juga pendekatan humanis melalui komunikasi intensif dengan tokoh-tokoh SAD serta pihak perusahaan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya preventif untuk meredam potensi konflik yang terjadi.

Namun demikian, situasi sempat memanas saat terjadi kesalahpahaman antara warga SAD dan petugas keamanan perusahaan yang berujung terjadinya konflik secara fisik. Personel Polri yang telah siaga langsung melakukan tindakan cepat untuk mengendalikan situasi.

Dengan sigap, petugas melakukan pengamanan lokasi, memisahkan kedua kelompok, serta membantu evakuasi korban luka ke fasilitas kesehatan. Bahkan, pada sore hari, Polres Sarolangun langsung meminta bantuan tambahan dari Sat Brimob Polda Jambi guna memperkuat pengamanan di lapangan.

Tak butuh waktu lama, situasi berhasil dikendalikan, Warga SAD kembali ke wilayahnya masing-masing, sementara pihak perusahaan kembali ke area kantor dengan pengamanan ketat dari aparat.

Sebagai bentuk keseriusan dalam menjaga stabilitas keamanan, sebanyak 26 personel Sat Brimob Polda Jambi juga tiba di lokasi pada Senin (13/4/2026) dini hari. Personel langsung bergabung dan siaga bersama jajaran Polres Sarolangun untuk mengantisipasi potensi konflik susulan.

Selain fokus pada pengamanan, Polri juga menunjukkan kepedulian terhadap korban dengan melakukan evakuasi dan pendampingan medis terhadap warga SAD yang mengalami luka. Dua korban yang mengalami luka serius telah dirujuk dan mendapatkan perawatan intensif dengan kondisi saat ini dilaporkan stabil.

Hingga saat ini, situasi di wilayah PT SAL Air Hitam terpantau aman dan kondusif. Personel gabungan masih disiagakan untuk melakukan monitoring serta menjaga stabilitas keamanan di lokasi.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji dalam pernyataannya menegaskan bahwa langkah cepat Polri merupakan bentuk komitmen dalam menjaga keamanan dan melindungi seluruh masyarakat.

“Polri telah turun langsung sejak awal menerima informasi adanya potensi konflik. Langkah preemtif dan preventif kami lakukan secara maksimal, mulai dari deteksi dini, pendekatan kepada para tokoh, hingga kesiapsiagaan personel di lapangan. Saat terjadi konflik, anggota kami juga bergerak cepat melakukan pengendalian sehingga situasi dapat segera kondusif,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa Polri akan terus melakukan penjagaan dan pendekatan persuasif kepada kedua belah pihak agar tidak terjadi konflik lanjutan.

“Kami mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan mempercayakan penanganan permasalahan ini kepada Polri. Saat ini situasi sudah terkendali, dan kami pastikan personel tetap siaga untuk mencegah terjadinya konflik susulan,” 

Selain itu kabid Humas Polda Jambi juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu menjaga situasi Kamtibmas di wilayahnya sehingga bisa kondusif dan aman dan jangan mudah terprovokasi dengan adanya informasi dan berita - berita yang belum tentu kebenarannya, 

“Masyarakat juga dapat menggunakan layanan call center polri 110 sebagai sarana untuk memberikan informasi maupun melaporkan gangguan kamtibmas kepada Pihak Polri dan tentunya setiap laporan akan langsung diterima dan ditindaklanjuti oleh petugas, serta terekam dalam sistem untuk memastikan pelayanan yang cepat dan responsif. “tutupnya.

Wakapolda Jambi Kunjungi Polres Tebo, Bungo, dan Merangin, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Publik

Jambi – Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Benny Ali melaksanakan kegiatan tatap muka dan memberikan arahan kepada jajaran Polres di wilayah Polda Jambi, yakni Polres Tebo, Polres Bungo, dan Polres Merangin, pada Senin (13/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Jambi turut didampingi oleh Karo Ops Polda Jambi Kombes Pol. Vendra Riviyanto dan Dir Pamobvit Kombes Pol. Bachtiar Alponso, serta sejumlah pejabat utama lainnya.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan arahan langsung kepada seluruh personel terkait peningkatan profesionalisme, disiplin, serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.

Di Polres Tebo, Wakapolda melakukan pengecekan senjata api dinas personel di lapangan apel, sebagai bentuk pengawasan terhadap penggunaan senjata api agar tetap sesuai prosedur.

Selanjutnya, kegiatan tatap muka dilaksanakan di Aula Bhayangkara Polres Tebo yang dihadiri para pejabat utama Polda Jambi, Kapolres Tebo, jajaran Kapolsek, serta seluruh personel.

Dalam arahannya, Wakapolda kembali menegaskan pentingnya optimalisasi layanan 110 sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat.

“Program 110 sudah diluncurkan, saya berharap ini benar-benar diutamakan karena mencerminkan sikap kita sebagai pelayan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan kepada fungsi Samapta agar rutin melaksanakan apel dan koordinasi untuk mengetahui perkembangan situasi kamtibmas di wilayah masing-masing.

Selain itu, penegakan disiplin internal kembali menjadi perhatian utama.

“Pelanggaran anggota harus ditindaklanjuti secara tegas oleh Propam dan tidak boleh ada tebang pilih,” tegasnya.

Wakapolda juga mengingatkan seluruh personel agar tidak terpancing emosi saat menghadapi aksi unjuk rasa serta menuntut para perwira untuk mampu membaca situasi di lapangan secara tepat.

“Khusus perwira, harus pandai membaca situasi agar tidak terjebak dalam kesalahan, apalagi saat ini pengawasan terhadap Polri sangat tinggi,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya keikhlasan dalam bertugas dan membangun sinergitas antar fungsi serta lintas sektoral.

“Jalankan tugas dengan hati yang ikhlas, bangun sinergi yang baik, karena dengan kerja sama semua tugas akan lebih mudah diselesaikan,” katanya.

Di bidang intelijen, Wakapolda meminta agar deteksi dini terus ditingkatkan melalui pendekatan kepada tokoh masyarakat guna mengantisipasi potensi konflik.

Selain itu, ia juga menyoroti pengawasan program pemerintah seperti makan bergizi gratis agar tepat sasaran serta program ketahanan pangan seperti penanaman jagung untuk membantu masyarakat.

Terkait penggunaan senjata api, Wakapolda kembali menegaskan pentingnya seleksi dan uji kemampuan yang ketat bagi personel yang memegang senpi.

“Penggunaan senjata api harus melalui proses seleksi dan uji kemampuan yang benar-benar ketat agar tidak disalahgunakan,” tegasnya.

Kemudian kegiatan dilanjutkan di Di Polres Bungo, kegiatan tatap muka dan arahan Wakapolda dilaksanakan di Aula Tatag Trawang Tungga dan dihadiri oleh Kapolres Bungo AKBP Zamri Elfino, para pejabat utama, jajaran Kapolsek, personel, serta Bhayangkari.

Dalam arahannya, Wakapolda Jambi menekankan pentingnya optimalisasi layanan darurat 110 sebagai wajah pelayanan Polri kepada masyarakat.

“Program 110 harus diutamakan karena mencerminkan kehadiran Polri sebagai pelayan masyarakat yang siap merespons dengan cepat setiap kebutuhan warga,” tegasnya.

Selanjutnya, Wakapolda juga mengingatkan fungsi Samapta untuk rutin melaksanakan koordinasi dan apel guna memantau situasi kamtibmas. Ia menegaskan agar penegakan disiplin internal dilakukan secara tegas tanpa tebang pilih.

“Setiap pelanggaran anggota harus ditindaklanjuti secara profesional oleh Propam, tanpa pandang bulu. Ini penting untuk menjaga marwah institusi,” ujarnya.

Dalam menghadapi aksi unjuk rasa, Wakapolda mengingatkan agar personel tetap profesional dan tidak mudah terpancing emosi.

“Kita harus mampu mengendalikan diri, karena kesalahan kecil dalam pengendalian massa dapat berdampak besar terhadap citra Polri,” tambahnya.

Selanjutnya kunjungan dilanjutkan ke Polres Merangin, Wakapolda Jambi kembali melakukan pemeriksaan senjata api dinas serta memberikan penekanan serupa terkait profesionalisme dan pelayanan publik.

Ia menegaskan bahwa penggunaan senjata api harus sesuai prosedur dan melalui uji kelayakan yang ketat.

“Penggunaan senjata api harus benar-benar melalui proses seleksi dan uji kemampuan yang ketat, sehingga tidak disalahgunakan,” ungkapnya.

Dalam tatap muka bersama personel Polres Merangin, Wakapolda kembali mengingatkan pentingnya integritas, disiplin, serta peningkatan kualitas pelayanan publik melalui optimalisasi layanan 110.

“Penting bagi seluruh personel untuk menjaga integritas, kedisiplinan, dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi menyampaikan bahwa kunjungan kerja Wakapolda tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan internal guna memastikan seluruh jajaran tetap berada pada jalur profesionalisme dan pelayanan prima.

“Kunjungan kerja ini merupakan bentuk komitmen pimpinan dalam memastikan seluruh personel bekerja secara profesional, disiplin, serta mengedepankan pelayanan kepada masyarakat. Arahan yang diberikan menjadi pedoman penting bagi jajaran dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujar Kabid Humas.

 

Kapolda Jambi Hadiri Halal Bihalal Keluarga Besar MUI Provinsi Jambi, Perkuat Ukhuwah dan Sinergi

Kota Jambi – Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, menghadiri kegiatan Halal Bihalal Keluarga Besar Majelis Ulama Indonesia (MUI) se-Provinsi Jambi yang digelar pada Sabtu (11/4/2026) 

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Utama Lantai 2 Gedung MUI Provinsi Jambi, tersebut mengusung tema “Memperkuat Ukhuwah dan Sinergi menuju Jambi Mantap” 

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Jambi K.H. Abdullah Sani, Anggota DPR RI Komisi VIII sekaligus Ketua Dewan Pertimbangan MUI Provinsi Jambi Hasan Basri Agus, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, Ketua MUI Provinsi Jambi Dr. H. Umar Yusuf, serta sejumlah pejabat TNI-Polri, tokoh agama, dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua MUI Provinsi Jambi Dr. H. Umar Yusuf menyampaikan bahwa kegiatan halal bihalal ini telah direncanakan sejak lama dan terlaksana berkat kerja keras panitia serta dukungan berbagai pihak, termasuk Polda Jambi.

 “Kegiatan ini juga dibantu oleh Kapolda Jambi, mari kita doakan situasi kamtibmas di Provinsi Jambi selalu dalam keadaan aman dan kondusif,” ujarnya

Acara berlangsung khidmat melalui rangkaian pembukaan, pembacaan Ummul Qur’an, ayat suci Al-Qur’an, sambutan-sambutan, hingga tausiyah agama. 

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa kehadiran Kapolda Jambi dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam memperkuat sinergi dengan para ulama dan tokoh masyarakat.

“Kehadiran Bapak Kapolda Jambi dalam kegiatan Halal Bihalal MUI ini merupakan wujud nyata komitmen Polri untuk terus menjalin silaturahmi serta memperkuat sinergi dengan para ulama dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Provinsi Jambi.”

Lebih lanjut disampaikan, peran ulama sangat strategis dalam menciptakan kesejukan di tengah masyarakat.

 “Kami menyadari bahwa ulama memiliki peran penting dalam membimbing umat dan menjaga persatuan. Oleh karena itu, Polda Jambi akan terus bersinergi dalam menciptakan stabilitas keamanan serta mendukung terwujudnya Jambi yang aman, damai, dan sejuk.”

Polda Jambi Ungkap Tindak Pidana Migas, Pelangsiran Solar Subsidi di SPBU Lubuk Landai

Jambi – Polda Jambi menggelar konferensi pers terkait pengungkapan dugaan tindak pidana di bidang minyak dan gas (migas) yang terjadi di wilayah Kabupaten Bungo, pada Jumat (10/4/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di Lobby Gedung B Polda Jambi, dipimpin oleh Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, didampingi Dir Reskrimsus Kombes Pol. Taufik Nurmandia, Kasubdit Tipidter Polda Jambi AKBP Hadi Handoko, Kasubbid Penmas Pembina Junaidi Syakban serta turut hadir juga perwakilan dari pihak Pertamina. 

Dalam konferensi pers tersebut dijelaskan kronologi pengungkapan kasus pelangsiran BBM solar subsidi yang dilakukan oleh oknum masyarakat bersama operator SPBU.

Dir Reskrimsus Polda Jambi Kombes Pol. Taufik Nurmandia mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 08.00 WIB, terkait adanya aktivitas mencurigakan di SPBU Lubuk Landai.

“Menindaklanjuti informasi tersebut, tim kami bergerak ke lokasi dan mendapati adanya antrean panjang pengisian BBM solar subsidi. Sekitar pukul 17.20 WIB, ditemukan satu unit kendaraan Isuzu Panther yang memotong antrean dan langsung dilayani oleh operator SPBU,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, setelah dilakukan pengisian, petugas langsung mengamankan sopir kendaraan dan operator SPBU. Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan catatan yang diduga berisi data pelangsiran BBM subsidi yang telah dilakukan.

“Dari hasil pengecekan, kertas yang dibawa operator tersebut berisi catatan jumlah pelangsiran. Selanjutnya, sopir, operator SPBU, serta saksi-saksi berikut barang bukti diamankan ke Polres Bungo, kemudian dibawa ke Polda Jambi untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menegaskan bahwa pihak kepolisian akan menindak tegas segala bentuk penyalahgunaan BBM subsidi yang merugikan masyarakat.

“Pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polda Jambi dalam menindak praktik ilegal yang berkaitan dengan distribusi BBM subsidi. Kami mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif memberikan informasi apabila menemukan indikasi pelanggaran serupa,” tegasnya.

Selain itu, Kabid Humas juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja tim Ditreskrimsus Polda Jambi dalam pengungkapan kasus tersebut.

“Kami mengapresiasi kepada tim dari Ditreskrimsus Polda Jambi atas pengungkapan kasus tersebut. Hal ini merupakan komitmen Polri dalam menindaklanjuti arahan dari Prabowo Subianto dalam rangka pengawasan terhadap BBM di wilayah Indonesia. Ini dibuktikan dengan pengungkapan kasus mafia SPBU yang tidak menjalankan kegiatan migas secara benar,” ungkapnya.

Ditambahkannya bahwa pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi akan terus diperketat guna memastikan tepat sasaran.

“Kapolda Jambi menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap praktik penyalahgunaan BBM subsidi. Penegakan hukum akan dilakukan secara profesional dan transparan. Ini merupakan langkah nyata untuk melindungi hak masyarakat serta menjaga stabilitas distribusi energi di wilayah Jambi,” ujar Kabid Humas 

Polda Jambi saat ini masih terus melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam praktik pelangsiran BBM subsidi tersebut.

Polda Jambi Gelar Uji Kesamaptaan Jasmani Berkala Semester I Tahun 2026

Jambi – Dalam rangka menjaga kebugaran serta meningkatkan kesiapan fisik personel, Polda Jambi melaksanakan kegiatan Uji Kesamaptaan Jasmani Berkala Semester I Tahun 2026 bagi Pejabat Utama (PJU), Wadir, dan Perwira Menengah (Pamen), pada Jumat (10/4/2026) pagi.

Kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Tri Lomba Juang KONI Kota Jambi dan diikuti langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, didampingi Wakapolda Jambi Brigjen Pol B. Ali, Irwasda Polda Jambi Kombes Pol Jannus P. Siregar, serta para pejabat utama, Wadir, Kabag, Kasubdit, dan Pamen di lingkungan Polda Jambi.

Uji kesamaptaan jasmani ini meliputi sejumlah rangkaian kegiatan fisik, di antaranya lari mengelilingi lapangan, pull up, push up, sit up, hingga shuttle run. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh semangat sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi tubuh tetap prima dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa kegiatan kesamaptaan jasmani berkala merupakan bentuk komitmen institusi dalam memastikan setiap personel tetap sehat dan siap menjalankan tugas di lapangan.

“Uji kesamaptaan jasmani ini bukan sekadar kegiatan rutin, namun menjadi tolok ukur kesiapan fisik personel Polri. Dengan kondisi tubuh yang prima, diharapkan seluruh anggota mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan,” ujar Kabid Humas menyampaikan pesan Kapolda Jambi.

Ia juga menegaskan bahwa kebugaran fisik merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung profesionalisme dan kinerja anggota Polri, khususnya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Copyright © Free Joomla! 4 templates / Design by Galusso Themes