Kapolda Jambi Pimpin Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas, Perkuat Sinergi Ciptakan Kota Jambi Aman dan Kondusif

Jambi – Dalam upaya memperkuat sinergitas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polda Jambi menggelar Kegiatan Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas Wilayah Jambi dengan tema “Dengan Kebersamaan dan Kepedulian, Kita Bisa Menciptakan Lingkungan yang Aman, Nyaman dan Terbebas dari Gangguan Kamtibmas”, bertempat di Lapangan Kantor Walikota Jambi, Senin (25/5/2026). 

Kegiatan apel dipimpin langsung oleh Irjen Pol. Krisno H. Siregar dan dihadiri Walikota Jambi Dr. dr. H. Maulana, Danrem 042/Gapu Jambi Brigjen TNI Nyamin, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Benny Ali, Irwasda Polda Jambi, Kapolresta Jambi, Wakil Walikota Jambi, para PJU Polda Jambi, unsur Forkopimda Kota Jambi, OKP, Ormas, tokoh agama, tokoh Forum RT, lurah, FKUB, Lembaga Adat, hingga para pemuda se-Kota Jambi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, penghormatan pasukan, laporan Komandan Apel, pemeriksaan pasukan, hingga pembacaan Ikrar Kebangsaan Sabuk Kamtibmas Wilayah Jambi oleh Ketua Lembaga Adat Melayu Jambi.

Dalam amanatnya, Kapolda Jambi menegaskan bahwa apel kebangsaan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata komitmen bersama dalam menjaga Kota Jambi tetap aman, damai, dan kondusif.

Kapolda Jambi menyampaikan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat hanya ditopang oleh Polri dan TNI semata, namun membutuhkan sinergitas seluruh elemen masyarakat.

“Melalui Sabuk Kamtibmas ini kita satukan kekuatan masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan aparat untuk menjadi garda terdepan menjaga lingkungan masing-masing,” tegas Kapolda Jambi.

Selain itu, Kapolda juga mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat dengan bekerja secara profesional, humanis, dan tanpa tebang pilih.

“Kawan hilang bisa dicari, uang hilang bisa diganti, tapi kepercayaan yang hilang susah dicari penggantinya. Karena itu kepercayaan masyarakat harus kita jaga bersama,” ujarnya.

Kapolda Jambi juga mengajak seluruh anggota Sabuk Kamtibmas dan masyarakat untuk terus menjaga persatuan serta mewaspadai berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk provokasi dan penyebaran berita hoaks yang dapat memecah belah persatuan masyarakat.

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian penghargaan oleh Kapolda Jambi kepada Walikota Jambi atas keberhasilan dalam mewujudkan Kampung Bahagia dan situasi kamtibmas yang kondusif di Kota Jambi, kemudian dilanjutkan foto bersama dan penandatanganan kesepakatan bersama.

Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan bahwa kegiatan Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas ini menjadi langkah konkret memperkuat kolaborasi antara pemerintah, TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen warga dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kota Jambi.

“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas bersama dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Sesuai arahan Bapak Kapolda Jambi, seluruh elemen masyarakat diajak bersama-sama mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan seperti aksi premanisme, balap liar, geng motor, peredaran narkoba, penyebaran hoaks, hingga kejahatan jalanan yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji.

Kabid Humas juga menambahkan bahwa Polda Jambi terus mengedepankan pendekatan humanis dan kolaboratif dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta harmonis demi terwujudnya Kota Jambi yang maju dan bahagia.

Tim Dit Tipidter Bareskrim dan Ditkrimsus Polda Jambi Temukan Penyebab Listrik Blackout Sesumatra

Jambi - Putusnya Salah Satu Kabel Tegangan Tinggi Yang Ditemukan Tim Gabungan Direktorat Tipidter Bareskrim, Ditkrimsus Polda Jambi, serta PT. PLN menjadi penyebab terjadinya Blackout listrik sesumatera dikarenakan Bencana Alam, cuaca Ekstrim dan bukan sabotase.

Dikonfirmasi, Senin (25/05/2026) Direktur Krimsus Polda Jambi, Kombes Pol Taufik Nurmandia, menyatakan sepotong konduktor atau kabel penghantar arus listrik yang putus dilokasi Sambungan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) dititik 175 - 176 Desa Tempino Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi. Akibatnya membuat pasokan listrik terputus, jutaan pelanggan se Sumatera mengalami gelap gulita.

Putusnya kabel bukan sabotase, namun Karena bencana alam cuaca Ekstrim. Guna pemulihan pasokan listrik, kabel putus sudah disambungkan kembali.

"Tim melakukan penyelidikan indikasi blackuot listrik ternyata sudah dilakukan pengecekan, terjadi masalah putusnya kabel itu di 175-176 desa Tempino. Kabel yang putus disambung lagi, tidak ada sabotase, putusnya karena bencana alam. Kabel yang putus sudah dibawa ke lab forensik mabes Polri, tegas Taufik.

Listrik padam serentak seSumatera, seperti Palembang, Jambi, Padang, Medan hingga Aceh, Jum'at malam sangat dirasakan merugikan terutama bagi para pelaku usaha kecil.

 

Polda Jambi Musnahkan 20 Kilogram Sabu, 20 Ribu Butir Ekstasi dan Ribuan Cartridge Etomidate, Wujud Nyata Perang Melawan Narkoba

Jambi – Polda Jambi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia terkait pemberantasan narkoba dengan memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan kasus jaringan lintas provinsi, Kamis (21/5/2026).

Pemusnahan barang bukti yang dilaksanakan di halaman Mapolda Jambi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar bersama Gubernur Jambi Al Haris, unsur Forkopimda, Kajati Jambi, TNI, BNN Provinsi Jambi, tokoh agama, tokoh masyarakat, insan pers, akademisi, pimpinan perbankan, perwakilan mahasiswa hingga berbagai elemen masyarakat lainnya. 

Pada kegiatan tersebut digelar juga deklarasi Gerakan Jambi Anti Narkoba yang ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama sabagai bentuk komitmen seluruh elemen dalam memerangi peredaran narkotika.

Dalam kegiatan tersebut, barang bukti yang dimusnahkan berasal dari tiga laporan polisi dengan total enam orang tersangka. Barang bukti narkotika yang dimusnahkan meliputi sabu seberat 20.378,169 gram atau sekitar 20 kilogram, 20.237 butir ekstasi dengan berat sekitar 9,1 kilogram, serta 1.970 cartridge etomidate sebanyak 4.332,5 mililiter.

Sebelum dimusnahkan, barang bukti narkoba dilakukan pengujian keasliannya oleh tim Biddokkes Polda Jambi dengan mengambil sampel yang dipilih secara acak oleh Gubernur Jambi, forkopimda, LSM dan perwakilan media. Sebelumnya seluruh barang bukti Narkoba tersebut telah diuji juga keasliannya oleh Tim Labfor Polri Polda Sumatera Selatan. Pemusnahan dilakukan menggunakan metode aman dan ramah lingkungan, di mana sabu, ekstasi dan etomidate dibakar menggunakan insinerator tertutup agar tidak menimbulkan dampak bagi lingkungan sekitar.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar dalam sambutannya menegaskan bahwa pemusnahan barang bukti narkoba bukan sekadar agenda seremonial, namun menjadi simbol nyata perjuangan panjang melawan ancaman narkotika yang merusak generasi bangsa.

“Polda Jambi tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergi seluruh stakeholder, Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, media dan perwakilan mahasiswa hingga masyarakat luas untuk bersama-sama memerangi narkoba,” tegas Kapolda.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan apresiasi kepada jajaran Ditresnarkoba Polda Jambi atas dedikasi dan konsistensinya dalam mengungkap jaringan narkotika di wilayah Jambi.

“Pemberantasan narkoba harus menjadi perhatian bersama. Penegakan hukum penting, namun pencegahan, edukasi dan pemberdayaan masyarakat juga harus diperkuat agar generasi muda Jambi terlindungi dari bahaya narkoba,” katanya.

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya menciptakan Provinsi Jambi yang bersih dari narkoba melalui berbagai program preventif, termasuk pembentukan Desa Bersinar (Bersih Narkoba).

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar mengatakan bahwa Polda Jambi menjadi leading sector dalam membangun kekompakan dan sinergisitas bersama Forkopimda serta seluruh elemen masyarakat dalam pemberantasan narkoba.

“Pemusnahan barang bukti ini merupakan bentuk nyata komitmen Polda Jambi dalam mendukung program Asta Cita Presiden RI terkait pemberantasan narkoba. Kami ingin menunjukkan bahwa negara hadir dan tidak memberi ruang bagi peredaran narkotika di Provinsi Jambi,” ujar Kapolda Jambi.

“Perang terhadap narkoba bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung jawab bersama. Karena itu Polda Jambi akan terus memperkuat sinergi dengan Forkopimda, BNN, TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga generasi muda agar tercipta Jambi yang aman dan bersih dari narkoba,” tutupnya.

Sementara itu Kapolda Jambi melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengajak seluruh masyarakat Provinsi Jambi untuk bersama-sama memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Propinsi Jambi.

“Kami juga mengimbau agar masyarakat tidak takut melaporkan ke layanan 110 apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan sekitar.” ujar Kabid Humas.

Kapolda Jambi Buka Asesmen Uji Kompetensi Penyidik dan Penyidik Pembantu Polri TA 2026

Jambi — Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar secara resmi membuka Kegiatan Asesmen Uji Kompetensi Penyidik dan Penyidik Pembantu Polri Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Swissbell Hotel Jambi, Rabu (20/5/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penyidik Utama TK. I Bareskrim Polri selaku Ketua Tim Asesmen Irjen Pol. Agus Santoso, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Benny Ali, para Pejabat Utama Polda Jambi, Tim Asesmen Mabes Polri, serta para penyidik dan penyidik pembantu di lingkungan Polda Jambi.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan profesionalisme, kualitas, dan integritas penyidik Polri dalam menghadapi tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks dan modern.

Dalam sambutannya mewakili Kabareskrim Polri, Irjen Pol Agus Santoso menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan asesmen tersebut sebagai langkah strategis untuk mewujudkan penyidik Polri yang Presisi dan profesional.

“ Sertifikasi kompetensi merupakan langkah penting untuk mewujudkan penyidik yang Presisi, profesional, modern, dan mampu menjawab tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks,” ujar Irjen Pol Agus Santoso.

Ia juga menekankan kepada seluruh peserta agar mengikuti asesmen dengan sungguh-sungguh serta menjunjung tinggi kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab agar hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kompetensi yang dimiliki.

Sementara itu, dalam arahannya Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar memberikan apresiasi kepada jajaran Reserse Kriminal dan Ditpolairud Polda Jambi atas dedikasi dan capaian kinerja dalam pengungkapan tindak pidana selama tahun 2025 hingga 2026.

“ Keberhasilan tersebut harus terus diiringi dengan pembenahan dan peningkatan kualitas penegakan hukum yang transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi informasi guna memenuhi rasa keadilan masyarakat,” tegas Kapolda Jambi.

Kapolda juga menegaskan bahwa sertifikasi kompetensi bagi penyidik dan penyidik pembantu merupakan amanat dalam Peraturan Kepolisian Nomor 3 Tahun 2024 yang bertujuan meningkatkan profesionalisme, kompetensi, dan integritas personel Polri.

Menurutnya, asesmen uji kompetensi harus dilaksanakan secara objektif, transparan, dan penuh tanggung jawab agar menghasilkan penyidik yang benar-benar kompeten dan berkualitas.

“ Saya tekankan kepada seluruh peserta dan atasan penyidik untuk mendukung pelaksanaan sertifikasi ini secara serius, menjadi teladan, serta terus menyosialisasikan pentingnya peningkatan kompetensi di lingkungan kerja masing-masing,” lanjut Kapolda.

Selanjutnya Kapolda Jambi secara resmi membuka pelaksanaan Asesmen Uji Kompetensi Penyidik dan Penyidik Pembantu Polri TA 2026 yang selanjutnya dilanjutkan dengan tahapan asesmen.

Sementara itu Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa pelaksanaan asesmen uji kompetensi ini merupakan bentuk komitmen Polda Jambi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri, khususnya di bidang penyidikan.

“ Kapolda Jambi menegaskan bahwa peningkatan kompetensi penyidik menjadi bagian penting dalam mewujudkan penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan. Melalui asesmen ini diharapkan lahir penyidik Polri yang Presisi, berintegritas, serta mampu menjawab tuntutan masyarakat terhadap pelayanan hukum yang semakin modern dan akuntabel,” ujar Kabid Humas Polda Jambi.

 

 

Ditlantas Polda Jambi Gelar Pelatihan Safety Driving Pengemudi SPPG MBG, Wujud Dukungan Program Nasional Menuju Generasi Emas 2045

Jambi – Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi menggelar Pembukaan Pelatihan Safety Driving bagi para pengemudi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Wilayah Jambi, Rabu (20/5/2026)

Kegiatan yang diadakan di Ditlantas Polda Jambi tersebut merupakan bentuk dukungan nyata Polda Jambi terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045 yang sehat dan cerdas.

Pelatihan dibuka langsung oleh Dirlantas Polda Jambi Kombes Pol. Adi Benny Cahyono dan dihadiri perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) Korwil Jambi, para Pejabat Utama Ditlantas Polda Jambi, tim instruktur safety driving, serta 50 pengemudi SPPG Program MBG Wilayah Jambi sebagai peserta pelatihan.

Dalam sambutannya, Dirlantas Polda Jambi menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas menjadi faktor utama dalam mendukung kelancaran distribusi logistik program MBG kepada masyarakat penerima manfaat.

“Program MBG ini menyangkut masa depan anak-anak bangsa. Karena itu, keselamatan distribusi di jalan raya harus menjadi prioritas bersama. Pengemudi SPPG bukan hanya membawa logistik makanan bergizi, tetapi juga membawa amanah negara untuk generasi Indonesia yang sehat dan cerdas,” ujar Kombes Pol Adi Benny Cahyono.

Ia menjelaskan, kendaraan operasional MBG yang beraktivitas di ruang publik harus mampu menjadi contoh kedisiplinan, keselamatan, serta profesionalisme berlalu lintas.

“Setiap pengemudi SPPG harus menjadi duta keselamatan berlalu lintas. Satu kelalaian di jalan dapat berdampak pada keberlangsungan distribusi gizi kepada anak-anak. Karena itu, pelatihan ini penting untuk membangun budaya berkendara yang aman, tertib, dan humanis,” lanjutnya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan tiga materi utama yang bersifat aplikatif dan mendukung operasional distribusi MBG di lapangan, yakni tata cara ramp check kendaraan mandiri, teknik dasar defensive driving dan teknik manuver aman, serta teknik parkir yang benar dan tertib saat proses distribusi logistik.

Selain meningkatkan keterampilan teknis berkendara, peserta juga diberikan pemahaman mengenai etika berlalu lintas, pengendalian emosi saat berkendara, serta pentingnya menjaga keamanan logistik dan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Dirlantas Polda Jambi juga mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Ditlantas Polda Jambi dengan Badan Gizi Nasional Korwil Jambi dalam mendukung suksesnya program strategis nasional tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas sinergitas yang baik bersama BGN Korwil Jambi. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan program MBG berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran,” katanya.

Seluruh rangkaian kegiatan pembukaan dan pelatihan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Sebagai bentuk apresiasi dan standarisasi kompetensi, seluruh peserta juga diberikan piagam penghargaan setelah mengikuti pelatihan safety driving.

Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa pelatihan tersebut merupakan langkah preventif dan edukatif Polri dalam mendukung keberhasilan program nasional MBG.

“Kapolda Jambi menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga memastikan program-program strategis nasional dapat berjalan dengan aman dan optimal. Melalui pelatihan safety driving ini, diharapkan seluruh pengemudi SPPG memiliki kompetensi, disiplin, dan budaya keselamatan yang baik dalam menjalankan tugas distribusi MBG di wilayah Jambi,” ujar Kabid Humas Polda Jambi.

Ia menambahkan, Polda Jambi akan terus mendukung berbagai upaya kolaboratif lintas sektor demi menciptakan keselamatan berlalu lintas sekaligus mendukung keberhasilan program pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat.

 

Kapolda Jambi Buka UKW, Dorong Lahirnya Wartawan Profesional dan Kritik Konstruktif

Jambi - Kepala Kepolisian Daerah Jambi, Irjen Pol Krisno H. Siregar menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Mandiri yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi pada Rabu (20/052026).

Acara pembukaan UKW turut dihadiri Gubernur Jambi Al Haris, Wali Kota Jambi Dr. dr. Maulana, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jambi, Kabid Humas Polda Jambi, pimpinan organisasi media, sejumlah pejabat daerah, serta tokoh pers.

Dalam sambutannya, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar msambutan dan motivasinya menekankan bahwa insan pers memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas informasi di tengah masyarakat.

“Momentum ini menjadi saat yang penting bagi rekan-rekan wartawan untuk terus menunjukkan peran dan tanggung jawabnya di tengah masyarakat. Ketika muncul berbagai isu lokal di daerah, maka sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk menghadirkan informasi yang benar, menjelaskan fakta yang sebenarnya, serta memberikan pemahaman yang objektif kepada publik melalui platform media yang dimiliki,” ujar Kapolda Jambi.

Kapolda juga menyoroti perubahan pola konsumsi informasi masyarakat di era digital, di mana media sosial dan media digital berkembang sangat cepat sehingga wartawan dituntut lebih adaptif dan profesional.

“Di era digital saat ini, perkembangan arus informasi berlangsung sangat cepat. Media cetak perlahan mulai ditinggalkan dan masyarakat lebih banyak mengakses informasi melalui media digital dan media sosial. Oleh karena itu, insan pers dituntut untuk semakin adaptif, profesional, serta mampu menjaga kualitas informasi agar tidak menimbulkan keresahan maupun disinformasi di tengah masyarakat,” jelasnya.

Irjen Pol. Krisno H. Siregar menegaskan bahwa kompetensi wartawan tidak hanya diukur dari kemampuan menyampaikan berita, tetapi juga harus dilandasi nilai kemanusiaan, keadilan, dan kejujuran.

“Polda Jambi meyakini bahwa kompetensi seorang wartawan tidak hanya diukur dari kemampuan menyampaikan berita, tetapi juga harus berlandaskan pada tiga nilai utama, yaitu nilai kemanusiaan, keadilan, dan kejujuran. Ketiga nilai tersebut menjadi pondasi penting dalam membangun pers yang profesional, berintegritas, dan dipercaya masyarakat,” tegasnya.

Kapolda Jambi berharap sinergi antara kepolisian dan insan pers dapat terus terjalin dengan baik guna menjaga situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Provinsi Jambi.

Pelaksanaan UKW Mandiri PWI Kota Jambi tersebut diharapkan dapat melahirkan wartawan profesional, independen, memahami kode etik jurnalistik, serta memiliki kemampuan verifikasi informasi yang baik dalam menghasilkan pemberitaan yang akurat dan berimbang.

Polda Jambi juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung wartawan yang berintegritas tinggi dan terverifikasi Dewan Pers.

Sementara itu, Kapolda Jambi melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan bahwa Polda Jambi sangat mendukung peningkatan kualitas dan profesionalisme insan pers melalui pelaksanaan UKW Mandiri tersebut.

Menurutnya, pers yang profesional memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas serta membangun ruang informasi publik yang sehat di era digital saat ini.

“Kami berharap UKW ini mampu melahirkan wartawan yang profesional, independen, memahami kode etik jurnalistik, serta mampu menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan. Pers merupakan mitra strategis Polri dalam memberikan edukasi kepada masyarakat serta menangkal penyebaran hoaks dan disinformasi,” ujar Kabid Humas.

Ia juga menambahkan bahwa Kapolda Jambi menaruh perhatian besar terhadap kemitraan yang baik antara Polri dan insan pers. Menurutnya, kritik yang membangun dari media sangat diperlukan sebagai bagian dari kontrol sosial dalam sistem demokrasi.

“Kapolda Jambi menegaskan bahwa kritik yang disampaikan media harus berbasis data, fakta, dan mengedepankan kepentingan publik. Pers yang profesional akan menjadi kekuatan besar dalam mengawal pembangunan, menjaga persatuan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara,” tambahnya.

Selain itu, Polda Jambi berkomitmen untuk terus membuka ruang komunikasi dan memperkuat sinergi bersama insan pers guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Provinsi Jambi.

 

Copyright © Free Joomla! 4 templates / Design by Galusso Themes