Kapolda Jambi Resmikan Lapangan Bulutangkis Siginjai Presisi dan Buka Turnamen Kapolda Cup 2026

Jambi – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi terus mendorong peningkatan kebugaran, kesehatan mental, serta prestasi personel melalui pembinaan olahraga. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan olahraga bersama yang dilanjutkan dengan peresmian Lapangan Bulutangkis Siginjai Presisi Satbrimob Polda Jambi, pengukuhan Pengurus Komite Olahraga Polri (KOP) Polda Jambi, serta pembukaan Turnamen Bulutangkis Kapolda Cup 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Mako Satbrimob Polda Jambi, Jumat (28/8/2026), dan dihadiri Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Subandi, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polda Jambi, Kasi Pers Korem 042/GAPU Jambi Kolonel Kav. Muslim Rahim Tompo, Ketua KONI Provinsi Jambi AKBP Mat Sanusi, S.Pd., M.Si., tamu undangan serta para peserta Turnamen Bulutangkis Kapolda Cup 2026.

Rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama selanjutnya, Kapolda Jambi melakukan penandatanganan peresmian Lapangan Bulutangkis Siginjai Presisi Satbrimob Polda Jambi.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan Pengurus Komite Olahraga Polri Polda Jambi sekaligus pembukaan Turnamen Bulutangkis Kapolda Cup 2026. Rangkaian acara meliputi pembacaan doa, laporan ketua panitia, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Komite Olahraga Polri, pembacaan Surat Keputusan pengurus, pengukuhan pengurus, serta foto bersama.

Dalam arahannya, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar menyampaikan bahwa kegiatan olahraga yang dilaksanakan memiliki makna penting dalam mendukung peningkatan kemampuan dan prestasi personel.

“Kegiatan yang kita laksanakan hari ini memiliki makna yang mendalam, khususnya dalam upaya meningkatkan prestasi dan kemampuan personel melalui kegiatan olahraga. Dengan dikukuhkannya Pengurus Komite Olahraga Polri Polda Jambi, kita berharap pembinaan olahraga dapat semakin maju dan mampu meningkatkan prestasi Polda Jambi,” ujar Kapolda Jambi.

Kapolda juga menekankan bahwa olahraga tidak hanya berkaitan dengan pencapaian prestasi, tetapi menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi jasmani dan mental personel Polri agar tetap sehat dan prima dalam menjalankan tugas.

“Jadikan olahraga sebagai bagian dari upaya menjaga dan meningkatkan kesehatan jasmani serta mental. Personel yang sehat dan bugar akan lebih siap dalam melaksanakan tugas memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat,” ungkapnya.

Kapolda Jambi turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Kepada seluruh peserta Turnamen Bulutangkis Kapolda Cup 2026, Kapolda berpesan agar menjunjung tinggi sportivitas dan memberikan kemampuan terbaik selama mengikuti pertandingan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Kepada seluruh peserta, junjung tinggi sportivitas, tetap semangat dan tunjukkan kemampuan terbaik dalam Turnamen Bulutangkis Kapolda Cup 2026,” tegasnya.

Usai memberikan arahan, Kapolda Jambi secara resmi membuka Turnamen Bulutangkis Kapolda Cup 2026 yang ditandai dengan pemukulan bola pertama.

Kegiatan semakin meriah dengan penampilan Band Satbrimob Polda Jambi serta pertandingan ekshibisi bulutangkis antarpimpinan dan Pejabat Utama Polda Jambi.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa pembinaan olahraga merupakan salah satu upaya Polda Jambi dalam membangun sumber daya manusia Polri yang sehat, tangguh dan berprestasi.

“Melalui kegiatan olahraga bersama, peresmian fasilitas olahraga dan pelaksanaan turnamen seperti ini, Polda Jambi tidak hanya mendorong personel untuk menjaga kebugaran, tetapi juga memberikan ruang bagi personel untuk mengembangkan potensi dan prestasi di bidang olahraga. Hal ini tentunya sejalan dengan upaya membangun personel Polri yang sehat secara jasmani dan mental serta memiliki semangat berprestasi,” jelas Kabid Humas.

Ia menambahkan, keberadaan Pengurus Komite Olahraga Polri Polda Jambi diharapkan mampu memperkuat pembinaan olahraga secara berkelanjutan sehingga dapat melahirkan atlet-atlet Polri yang mampu mengharumkan nama institusi di berbagai ajang olahraga.

“Kami berharap Turnamen Kapolda Cup 2026 dapat berlangsung dengan menjunjung tinggi sportivitas dan menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan serta meningkatkan semangat berprestasi di lingkungan Polda Jambi,” pungkasnya.

Setelah rangkaian peresmian dan pembukaan selesai sekitar pukul 09.35 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan pertandingan Turnamen Bulutangkis Kapolda Cup 2026. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif.

Polda Jambi Intensifkan Patroli Udara dan Water Bombing Tangani Karhutla

Jambi – Polda Jambi melalui Subsatgas Udara Satgas Karhutla Provinsi Jambi terus mengintensifkan patroli udara dan pemadaman water bombing untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Jumat (28/8/2026).

Patroli udara menggunakan Helikopter Bell 505 PK-ELS menyisir sejumlah wilayah rawan karhutla dan menemukan empat titik fire spot di Sungai Gelam dan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, serta Muara Sabak Barat dan Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan tim darat dan pemadaman menggunakan helikopter water bombing TNI AU dan BNPB. Secara keseluruhan, empat helikopter melaksanakan 177 kali water bombing dengan total sekitar 576.000 liter air.

Selain pemadaman, Polda Jambi juga mendukung Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) menggunakan pesawat PK-ALA di wilayah Sarolangun dan Merangin.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa penanganan karhutla dilakukan secara cepat, terpadu dan berkelanjutan. 

"Polda Jambi bersama TNI, BNPB, BMKG, pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait terus mengoptimalkan patroli udara, deteksi dini, water bombing dan operasi modifikasi cuaca.” ujar Kabid Humas 

Kabid Humas juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan apabila menemukan potensi karhutla.

Kapolda Jambi Bersama Gubernur dan Danrem Pantau Penanganan Karhutla di Tanjab Timur

Jambi – Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar, S.I.K., M.H., bersama Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., dan Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, S.IP., M.M., turun langsung melakukan monitoring dan evaluasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk sinergi pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD dan seluruh unsur terkait dalam memastikan penanganan Karhutla berjalan secara optimal, sekaligus melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi di lapangan.

Rombongan menuju titik hotspot yang berada di Taman Nasional Berbak, tepatnya di Dusun Pingai Rejo, Desa Rawasari, Kecamatan Berbak. Setibanya di lokasi Kapolda Jambi bersama rombongan langsung melakukan penyiraman pada titik hotspot terdekat sebagai bagian dari upaya penanganan dan pendinginan area yang terdampak.

Selain melakukan pemantauan, rombongan juga memberikan perhatian kepada masyarakat yang terdampak Karhutla. Sebanyak kurang lebih 30 paket sembako dibagikan kepada warga sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap masyarakat di sekitar lokasi kebakaran.

Kapolda Jambi menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Polda Jambi sendiri mengerahkan ratusan personel yang tergabung dalam Satgas Karhutla untuk melakukan pencegahan, pemadaman, pendinginan, patroli serta penegakan hukum.

“Di lapangan ada lebih dari 300 anggota kita yang terlibat dalam Satgas Karhutla. Ini merupakan bentuk keseriusan Polri dalam membantu pemerintah menangani Karhutla, mulai dari pencegahan sampai dengan penanganan di lapangan,” ujar Kapolda Jambi

Terkait aspek penegakan hukum, Kapolda menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat 7 (tujuh kasus) dengan 8 (delapan tersangka) yang masih dalam proses penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami apakah kejadian tersebut terdapat unsur kesengajaan atau tidak.

“Untuk tujuh kasus dengan delapan tersangka masih terus kita dalami. Penyidik akan memeriksa dan mengkonfirmasi seluruh fakta yang ada di lapangan untuk memastikan apakah terdapat unsur kesengajaan maupun faktor lainnya. Proses hukum akan dilakukan secara profesional berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti yang ditemukan,” jelas Kapolda Jambi 

Kapolda juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, perusahaan, masyarakat dan seluruh unsur terkait dalam mencegah meluasnya Karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki potensi kerawanan tinggi.

“Kita tidak hanya fokus pada pemadaman ketika api sudah muncul, tetapi yang paling penting adalah pencegahan. Masyarakat dan seluruh pihak harus bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu Karhutla,” tegasnya.

Polri Bersama TNI dan Stakeholder Gerak Cepat Tangani Karhutla di Sarolangun

Jambi – Polri bersama TNI, pemerintah daerah, BPBD dan Damkar bergerak cepat melakukan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Sungai Abang, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan groundcheck dan pemadaman hotspot tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sarolangun H. Hurmin, SE, didampingi Kepala BPBD Provinsi Jambi H. Bachyuni Deliansyah, SH, MH, serta Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.IK, MH.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Dandim 0420/Sarko Letkol Inf. Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos., M.Han, Kajari Sarolangun Taufik, SH, MH, Kabag Ops Polres Sarolangun Kompol Angga Luvyanto, MH, Kasat Samapta Polres Sarolangun AKP Adi Prayitno, SH, Kaban Kesbangpol Sarolangun M. Hudri, S.Pdi., M.Pdi, Kabid BPBD Sarolangun Yen Aswadi, S.Sos, Camat Sarolangun Ilham Akbar Syaihu, serta Kades Sungai Abang Kholil Khusairi.

Selain itu, turut terlibat KBO Sat Intelkam Polres Sarolangun Ipda Edi Junaidi, SH, lima personel Sat Brimob Yon B Por Polda Jambi, personel Polres Sarolangun, personel TNI, BPBD dan Damkar Sarolangun.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polri bersama unsur terkait melakukan pengecekan langsung terhadap lokasi hotspot, memantau kondisi lahan yang terbakar, serta melakukan pemadaman terhadap titik api dan bara yang masih ditemukan.

Penanganan juga diperkuat dengan water bombing serta penaburan dan penyiraman Hartindo AF3. Dari hasil pengecekan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 50 hektare. Lahan tersebut merupakan lahan milik/desa yang saat ini tidak dikelola oleh masyarakat Desa Sungai Abang.

Berkat respons cepat dan sinergitas seluruh unsur di lapangan, hingga pukul 14.45 WIB, hotspot atau api di lokasi tersebut telah berhasil dipadamkan. Tim gabungan kemudian melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara api yang berpotensi kembali memicu kebakaran.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa Kapolda Jambi menekankan pentingnya kecepatan respons dan sinergitas seluruh stakeholder dalam menangani setiap potensi Karhutla.

"Polri bersama TNI, pemerintah daerah dan seluruh stakeholder tentunya selalu bergerak cepat dan bersinergi dalam setiap penanganan Karhutla. Begitu ada informasi hotspot, akan segera dilakukan groundcheck, pemadaman dan pendinginan agar api tidak berkembang dan meluas,” ujar Kabid Humas Polda Jambi.

Menurutnya, keterlibatan aktif personel Polri bersama seluruh unsur terkait merupakan bentuk kesiapsiagaan dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dan menjaga lingkungan dari dampak Karhutla.

“Bapak Kapolda sangat mengapresiasi sinergitas seluruh unsur yang turun langsung ke lapangan. Api telah berhasil dipadamkan dan saat ini proses pendinginan masih dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala. Polri akan terus melakukan monitoring dan siap merespons setiap laporan terkait Karhutla,” jelasnya

Kabid Humas juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan dalam mencegah Karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan melakukan pembakaran lahan, dan apabila menemukan titik api segera laporkan kepada kepolisian atau petugas terkait agar dapat ditangani sedini mungkin,” pungkasnya.

Gerak Cepat Satgas Karhutla Polda Jambi Kendalikan Kebakaran di Tahura Batanghari

Jambi – Personel Satuan Brimob (Satbrimob) Polda Jambi yang tergabung dalam Satgas Karhutla bergerak cepat melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Pal 13, Sridadi, Tahura, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, Kamis (27/8/2026) sore. 

Kebakaran yang diperkirakan melanda area seluas kurang lebih 3 hektare tersebut langsung ditangani personel gabungan untuk mencegah api meluas dan mengancam kawasan di sekitarnya.

Dalam proses pemadaman, personel Satgas Karhutla menggunakan air serta cairan penyekat api Hartindo AF31 yang diaplikasikan dengan bantuan Jet Shooter. Upaya tersebut dilakukan untuk mempercepat pengendalian api sekaligus membuat sekat guna mencegah perambatan kobaran api ke area lainnya.

Berkat respons cepat dan sinergi seluruh unsur yang terlibat, api untuk sementara berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas. Pemadaman dilaksanakan secara bersama oleh Satgas Karhutla, Pengamanan Hutan (Pamhut), serta Manggala Agni Provinsi Jambi.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa Kapolda Jambi menegaskan komitmen Polri untuk terus bergerak cepat dalam setiap penanganan Karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki potensi kerawanan kebakaran.

“Bapak Kapolda Jambi menegaskan bahwa Polri bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan langkah cepat dan terukur dalam menangani setiap titik Karhutla. Personel di lapangan tidak hanya fokus pada pemadaman, tetapi juga melakukan upaya pencegahan agar api tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” ujar Kabid Humas Polda Jambi.

Ia menambahkan, penanganan Karhutla membutuhkan sinergi dan kerja sama seluruh pihak. Karena itu, Polda Jambi terus memperkuat koordinasi dengan instansi terkait, termasuk Pamhut dan Manggala Agni, dalam upaya pencegahan maupun penanggulangan Karhutla.

“Sinergi menjadi kunci. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Apabila menemukan titik api atau indikasi Karhutla, segera laporkan agar dapat ditangani sedini mungkin,” pungkasnya.

Rakor Penanganan Karhutla Tanjab Barat, Wakapolda Jambi Perkuat Sinergi dan Kesiapsiagaan Lintas Sektor

TANJAB BARAT – Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Rabu (26/8/2026).

Rakor yang berlangsung di Ruang Pola Atas Kantor Bupati Tanjab Barat tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus penguatan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi Karhutla, khususnya di wilayah Kabupaten Tanjab Barat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plh Dansatgas Penanganan Karhutla Provinsi Jambi Brigjen TNI Nyamin, Bupati Tanjab Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., Wakil Bupati Tanjab Barat Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E., Sekretaris BPBD Provinsi Jambi, Kapolres Tanjab Barat, Dandim 0419/Tanjab, para pejabat utama, camat serta organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat.

Dalam rakor tersebut, Wakapolda Jambi menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing. Upaya pencegahan, penanggulangan hingga penegakan hukum harus berjalan secara terpadu dan berkesinambungan.

Wakapolda juga menyampaikan bahwa Polri terus menjalankan langkah preemtif, preventif hingga represif dalam penanganan Karhutla. Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen untuk mencegah kebakaran meluas sekaligus memberikan kepastian hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan.

Dalam aspek penegakan hukum, Polda Jambi dan jajaran juga terus melakukan proses hukum berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti yang diperoleh di lapangan. Sebelumnya, sejumlah perkara Karhutla telah ditangani dengan menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus pembakaran hutan dan lahan di wilayah Tanjab Barat.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan, rakor tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, BPBD, instansi terkait dan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi ancaman Karhutla.

“Bapak Kapolda menekankan bahwa penanganan Karhutla harus dilakukan secara terpadu. Setiap unsur memiliki peran masing-masing, mulai dari pencegahan, deteksi dini, pemadaman, penanganan dampak hingga penegakan hukum. Sinergitas ini harus terus diperkuat agar setiap potensi kebakaran dapat ditangani sedini mungkin,” ujar Kabid Humas. 

Menurutnya, Polda Jambi juga terus mendorong kesiapsiagaan personel dan sarana pendukung di lapangan. Sebelum pelaksanaan rakor, Wakapolda Jambi bersama Plh Dansatgas Penanganan Karhutla Provinsi Jambi melakukan pengecekan pos serta kelengkapan peralatan Satgas Karhutla di wilayah Tanjab Barat.

“Pengecekan pos dan peralatan dilakukan untuk memastikan seluruh personel dan sarana pendukung dalam kondisi siap digunakan. Harapannya, apabila ditemukan titik api, petugas dapat segera bergerak sehingga api tidak berkembang dan meluas,” jelas Kombes Pol. Erlan.

Kabid Humas menambahkan, upaya pencegahan juga tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat dan pemerintah. Masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan, terutama dengan tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutla. Apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat dilakukan penanganan dengan cepat,” ujar Kabid Humas.

Selain itu, Polda Jambi mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk insan media, untuk turut berperan dalam menyampaikan informasi yang edukatif dan membangun kesadaran masyarakat mengenai bahaya Karhutla.

“Media juga memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat dan menyampaikan informasi yang menyejukkan serta mendorong partisipasi publik dalam pencegahan Karhutla. Dengan kolaborasi seluruh pihak, kita berharap Karhutla di Tanjab Barat dapat terus dikendalikan dan tidak berkembang,” pungkas Kombes Pol. Erlan.

Rakor tersebut diharapkan semakin memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi potensi Karhutla, sekaligus memastikan penanganan di lapangan dapat dilakukan secara cepat, terukur dan terpadu demi melindungi masyarakat serta lingkungan di Kabupaten Tanjab Barat.

Copyright © Free Joomla! 4 templates / Design by Galusso Themes