Lewat Program SENJA KARSA, PEP Jambi Dukung Lansia Desa Kota Karang Jaga Asa Tetap Berdaya

Jambi - Usia senja kerap datang bersama perubahan yang tak mudah. Tubuh yang tak lagi sekuat saat usia produktif, keleluasaan ruang gerak yang mulai menyempit, serta peran sosial yang kerap memudar membuat sebagian lansia merasa tersisih dari kehidupan sosial. Padahal di balik rambut yang memutih dan langkah yang mulai lamban, masih tersimpan pengalaman panjang dan asa untuk tetap merasa berarti.

Indonesia kini memasuki era penduduk menua. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan persentase lansia meningkat hampir 4% dalam 2015–2024 menjadi 12%. Pada 2045, jumlah lansia diproyeksikan mencapai 65,82 juta jiwa atau 20,31%, sehingga upaya menjaga kesehatan dan kemandirian lansia menjadi semakin penting.

Sejalan dengan itu, studi social mapping Pertamina EP (PEP) Jambi pada 2024 mengidentifikasi Desa Kota Karang, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi sebagai wilayah potensial pengembangan lansia, dengan adanya Sekolah Lansia Tangguh (SELANTANG) yang dibentuk Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Jambi sejak 2023. Sekolah Lansia Tangguh - Bina Keluarga Lansia (BKL) Kamboja di Desa Kota Karang menjadi ruang belajar dan berbagi bagi para lansia untuk menjaga kesehatan dan tetap aktif bersama dukungan keluarga.

Melihat manfaat yang langsung menyentuh para peserta, Pertamina EP (PEP) Jambi melalui program Semangat Lanjut Usia untuk Berkarya, Sehat, dan Sejahtera (SENJA KARSA) mulai mendukung penguatan program sejak 2025.

Salah satu penerima manfaat sekaligus sebagai Duta Lansia Desa Kota Karang Tahun 2025 Maisarah, menyampaikan antusiasme atas dukungan yang diberikan kepada kelompok lansia. "Adanya Sekolah Lansia ini membuat kami semangat lagi. Bisa kumpul, sama-sama jaga kesehatan, juga latihan-latihan keterampilan. Rasanya kami masih bermanfaat di usia segini,” ujarnya. Ia berterima kasih pada Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jambi dan Pertamina EP Jambi atas dukungannya.

Melihat perkembangan program, Ketua Pokja Lansia & Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jambi Novita Sari turut mengapresiasi dukungan PEP Jambi. “Terima kasih atas dukungan Pertamina EP Jambi dalam penguatan Sekolah Lansia di Desa Kota Karang. Hal ini menjadi penguat dalam menjaga semangat belajar para lansia tetap menyala dan dirasakan secara langsung,” ujarnya.

Peran Pertamina EP Jambi dalam program ini di antaranya memberikan perlengkapan belajar dan alat kesehatan bagi 55 lansia, pelatihan lansiapreneur melalui pembuatan batik eco-print, serta edukasi peran keluarga dalam pendampingan lansia. Pendekatan ini menempatkan lansia sebagai individu yang tetap memiliki daya cipta, pengalaman, dan nilai bagi lingkungan sekitarnya.

Perjalanan belajar para peserta terus berlanjut, salah satunya ditandai dengan wisuda Sekolah Lansia BKL Kamboja yang diselenggarakan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jambi bersama PEP Jambi pada 31 Desember 2025 lalu di Kantor Desa Kota Karang. Momen ini menjadi penegas bahwa belajar di usia senja adalah hal yang patut dirayakan.

Manager Community Involvement & Development (CID) Regional 1 Iwan Ridwan Faizal menegaskan, program SENJA KARSA berangkat dari keyakinan bahwa keberlanjutan masyarakat juga bertumpu pada kualitas hidup generasi lanjut usia. “Bagi kami, lansia bukan kelompok yang diabaikan. Dukungan ini kami hadirkan agar para lansia tetap sehat, aktif, dan terus merasa punya ruang untuk bertumbuh di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ke depan, PEP Jambi berkomitmen memperkuat manfaat program SENJA KARSA melalui peningkatan kapasitas pembelajaran, pengembangan kelompok lansiapreneur, pemantauan kesehatan bersama tenaga medis, serta kegiatan yang mendukung kesejahteraan mental dan sosial lansia.

Fokuskan Ketahanan Pangan, GPIPS Jadi Strategi Baru Jaga Inflasi

Sumatera Selatan - Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) menjadi strategi baru dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional. Langkah ini ditempuh sebagai respons atas semakin kompleksnya tantangan pengendalian inflasi pangan, antara lain risiko perubahan iklim, cuaca ekstrem, serta karakteristik komoditas pangan yang bersifat musiman. Pendekatan inovatif, terintegrasi dan berkelanjutan diperkuat, tidak semata berorientasi pada stabilisasi harga jangka pendek, tetapi juga pada penguatan pasokan pangan secara struktural. Bank Indonesia terus berkomitmen mendukung penguatan ketahanan pangan dan stabilitas harga melalui pengembangan klaster pangan, peningkatan produktivitas, penguatan kelembagaan petani, serta sinergi dengan pemerintah daerah. Demikian disampaikan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Ricky P. Gozali dalam GPIPS Wilayah Sumatera 2026 yang diselenggarakan di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (11/2).

Pada tahun 2025, inflasi nasional tercatat sebesar 2,92% (year-on-year), berada dalam kisaran sasaran inflasi 2,5±1%. Capaian tersebut mencerminkan efektivitas bauran kebijakan serta kuatnya sinergi pengendalian inflasi, khususnya inflasi pangan. Memasuki awal tahun 2026, inflasi nasional pada Januari 2026 meningkat menjadi 3,55% (yoy), terutama dari kelompok pangan bergejolak. Perkembangan ini menegaskan bahwa upaya pengendalian inflasi pangan tetap perlu diperkuat secara konsisten dan berkelanjutan, agar inflasi pangan bergejolak terjaga pada kisaran 3,0-5,0%, sebagaimana amanat High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Pusat sebelumnya (29/1).

Deputi Gubernur Ricky menyampaikan 3 strategi utama untuk mewujudkan ketahanan dan stabilitas harga pangan nasional. Pertama, peningkatan produksi pangan, khususnya hortikultura melalui antisipasi risiko cuaca dan iklim antara lain dengan pemanfaatan bibit unggul tahan cuaca, teknologi adaptif, serta pengaturan pola tanam antar-komoditas yang lebih terkoordinasi antarwaktu dan antarwilayah. Kedua, kelancaran distribusi dan konektivitas antarwilayah untuk memperkuat stabilitas harga melalui peningkatan efisiensi logistik dan optimalisasi Kerja Sama Antardaerah (KAD) sebagai instrumen penguatan rantai pasok bersinergi dengan BUMN logistik. Ketiga, penguatan sinergi antar Pemerintah Pusat dan Daerah untuk efektivitas kebijakan antara lain melalui pemanfaatan data neraca pangan untuk KAD dan penguatan peran BUMD/Perusahaan Pangan Daerah sebagai offtaker. “Kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat dan daerah, kementerian/lembaga, pelaku usaha, serta wakil rakyat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas harga, memperkuat ketahanan pangan, memberdayakan petani, dan mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan” demikian disampaikan Deputi Ricky.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru menegaskan pentingnya inovasi dan pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung program ketahanan pangan. Melalui inovasi digital SiBenih dan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP), Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berhasil membangun ekosistem pangan yang kuat dan berdaya tahan. Provinsi Sumatera Selatan sebagai salah satu sentra produksi pangan nasional dan produsen beras terbesar ketiga nasional mendapatkan apresiasi nasional melalui penghargaan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia dalam mendukung pencapaian swasembaga pangan nasional 2025”, pungkas Gubernur Herman Deru.

GPIPS merupakan penguatan dari program[WR1]  pengendalian inflasi sebelumnya yang dikenal sebagai Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi (GNPIP). GPIPS merupakan respons atas semakin kompleksnya tantangan dalam mewujudkan ketahanan pangan, dengan 3 pembaruan program, yaitu (1) program penguatan sisi hulu untuk menjamin ketersediaan pasokan pangan terutama menghadapi cuaca ekstrem,  (2) program pengendalian inflasi yang lebih komprehensif untuk memperkuat stabilisasi harga pangan dalam jangka pendek, serta (3) program penguatan sinergi pusat dan daerah untuk mendukung program prioritas pemerintah.

GPIPS dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP–TPID) wilayah Sumatera. Rapat koordinasi tersebut merumuskan 3 kesepakatan strategis. Pertama, fokus jangka pendek pada penguatan upaya pengendalian inflasi menjelang HBKN melalui stabilisasi harga di pasar, penguatan distribusi dan konektivitas pasokan regional, serta penguatan manajemen risiko inflasi regional. Kedua, antisipasi risiko cuaca ekstrem untuk memperkuat ketahanan pangan melalui penguatan produksi berbasis adaptasi iklim serta perlindungan usaha tani dan pascapanen. Ketiga, penguatan sinergi satuan tugas terkait untuk percepatan pemulihan lahan pertanian yang terdampak bencana. 

GPIPS Sumatera 2026 menjadi pembuka rangkaian GPIPS Nasional yang selanjutnya akan diselenggarakan di wilayah Jawa, Balinusra, Sulampua, dan Kalimantan. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan temuwicara bersama petani dan UMKM, penyerahan bantuan sarana dan prasarana pertanian secara simbolis, business matching antara perbankan dan pelaku usaha, serta pemberangkatan truk komoditas KAD. 

Ke depan, Bank Indonesia bersama Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah akan terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mendukung ketahanan pangan dan pengendalian inflasi, melalui mitigasi risiko cuaca ekstrem dan peningkatan efisiensi logistik pangan guna menjaga stabilitas harga, mengurangi disparitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Fun Run Warnai Kemeriahan HUT ke-63 Bank 9 Jambi, Dirut Komitmen Jadikan Bank Kebanggaan Daerah

Kota Jambi – Memeriahkan HUT ke-63 Bank 9 Jambi, salah satunya dengan menggelar Fun Run pada Sabtu (17/1/2026). Selain sebagai ajang olahraga santai, juga sarana mempererat silaturahmi antara Bank 9 Jambi dengan masyarakat maupun para nasabah dari berbagai daerah.

Tidak hanya diikuti peserta dari Jambi saja, peserta Fun Run juga diikuti dari sejumlah provinsi lainya, Sumatera Utara, Riau, termasuk kabupaten dan kota di wilayah sekitar Provinsi Jambi. Kegiatan dilepas langsung oleh Direktur Utama Bank 9 Jambi, H. Khairul Suhairi, S.E., M.M., CRM, dan turut dihadiri Wakil Gubernur Jambi K.H. Abdullah Sani, jajaran Dewan Komisaris, Direksi Bank 9 Jambi, serta unsur Forkopimda dan pimpinan instansi vertikal.

Direktur Utama Bank 9 Jambi H. Khairul Suhairi, disaat memberikan sambutanya, menegaskan bahwa peringatan HUT ke-63 ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen Bank 9 Jambi sebagai bank daerah yang terus tumbuh bersama masyarakat.

“Selama 63 tahun, Bank 9 Jambi hadir bukan hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi sebagai mitra pembangunan daerah. Melalui kegiatan seperti Fun Run ini, kami ingin membangun kedekatan emosional dan kepercayaan publik. Harapan kami, Bank Jambi benar-benar menjadi bank kebanggaan dan bank istimewa di hati masyarakat Provinsi Jambi,” ujar Khairul.

Ia menambahkan, Bank 9 Jambi akan terus beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui penguatan layanan digital tanpa meninggalkan jati diri sebagai bank pembangunan daerah. Transformasi ini menjadi kunci agar Bank Jambi tetap relevan, kompetitif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Komisaris Bank 9 Jambi Hj. Emilia menyampaikan bahwa Bank Jambi terus mempercepat transformasi digital guna meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat dan pemerintah daerah. Saat ini, Bank Jambi telah menghadirkan layanan tarik tunai tanpa kartu (cardless) serta pembukaan rekening secara digital melalui sistem onboarding online.

Selain itu, Bank 9 Jambi juga tengah mengembangkan layanan Tapcash sebagai bagian dari penguatan ekosistem transaksi non-tunai dan digitalisasi ekonomi daerah. Layanan ini diharapkan dapat terintegrasi secara optimal dengan sistem keuangan daerah, sehingga mendorong tata kelola keuangan publik yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jambi Al Haris berharap Bank 9 Jambi terus tumbuh sehat dan semakin berperan strategis dalam pembangunan daerah. Ia mengakui kontribusi Bank 9 Jambi melalui setoran dividen kepada pemerintah daerah sangat membantu peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang digunakan untuk mendukung pembangunan Provinsi Jambi.

Rangkaian HUT ke-63 Bank 9 Jambi juga dimeriahkan dengan pemotongan nasi tumpeng serta pembagian berbagai hadiah menarik, mulai dari uang tunai hingga hadiah utama satu unit sepeda motor. Peringatan ini dilaksanakan serentak oleh 10 kantor perwakilan Bank 9 Jambi di kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi, mencerminkan soliditas manajemen serta sinergi kuat antara Bank 9 Jambi dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan berkelanjutan.

HUT Ke-7 PT. Pertamina Hulu Rokan Teguhkan Semangat Satu Tujuan Satu Energi

Jambi - Momentum hari jadi ketujuh PT. Pertamina Hulu Rokan (PHR) yang jatuh 20 Desember 2025, dimaknai sebagai ruang refleksi perjalanan perusahaan sekaligus penguatan komitmen menjaga ketahanan dan keberlanjutan energi nasional.

Mengusung semangat Satu Tujuan Satu Energi, PHR terus bergerak selaras untuk mencapai kinerja unggul, memastikan keandalan operasi, serta menjaga ketersediaan energi bagi Indonesia. 

Tidak hanya penanda bertambahnya usia perusahaan, namun ulang tahun ke-7 ini moment menegaskan arah dan peran strategis PHR ke depan.

Sebagai perusahaan energi dengan tantangan operasional yang kompleks, PHR menempatkan kekuatan tim sebagai fondasi utama. Tim yang efektif, adaptif, dan kolaboratif menjadi kunci dalam memastikan target operasional tercapai dengan tetap mengedepankan keselamatan kerja.

“PHR melihat perjalanan ini sebagai hasil kerja kolektif seluruh insan perusahaan. Tim yang solid, disiplin dalam eksekusi, serta konsisten merupakan kekuatan utama kami,” ujar Corporate Secretary PT Pertamina Hulu Rokan, Eviyanti Rofraida.

Dalam perjalanan tersebut, PHR dihadapkan pada dinamika eksternal, termasuk bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah. Kondisi ini menjadi refleksi penting bagi perusahaan untuk terus memperkuat kesiapsiagaan, respons darurat, serta kepedulian terhadap keselamatan pekerja, masyarakat, dan keberlangsungan operasi.

“Momentum ulang tahun ini tidak hanya kami maknai sebagai perayaan capaian, tetapi juga sebagai pengingat untuk memperkuat empati dan solidaritas. Bencana alam mengingatkan bahwa keberlanjutan bisnis harus berjalan seiring dengan kepedulian sosial dan kesiapsiagaan,” lanjut Eviyanti.

Diwilayah kerja PHR Zona yang berkantor pusat di Kota Jambi, momen HUT PHR diisi dengan Seminar Kesiapsiagaan Bencana dengan pembicara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi dan psikolog. Seminar ini mengingatkan kembali kesiapan untuk penyelamatan diri, bertahan dalam kondisi darurat dan kesiapan mental saat dan pasca bencana. 

Doa bersama juga dipanjatkan untuk keselamtan dan pemulihan pasca bencana. Selain itu, dilakukan juga donasi dan santunan di sekitar wilayah operasi, khususnya untuk masyarakat terdampak bencana di Kota Lhokseumawe (PHE NSO), Kabupaten Aceh Tamiang (PEP Rantau) dan Kabupaten Langkat (PEP Pangkalan Susu).

Budaya integritas tetap menjadi pondasi utama dalam seluruh perjalanan dan pencapaian perusahaan. Integritas dipandang sebagai energi yang menjaga setiap proses bisnis tetap berada pada koridor tata kelola yang baik, sekaligus memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan.

Seiring bertambahnya usia dan pengalaman, ketangguhan (resilience) menjadi karakter yang semakin melekat pada PHR. Kemampuan untuk bertahan, menyesuaikan diri, dan bangkit dari berbagai tantangan—baik operasional maupun situasi krisis—menjadi bekal penting dalam menghadapi dinamika industri energi yang terus berubah.

PHR juga menegaskan bahwa peringatan ulang tahun ketujuh ini tidak dapat dipisahkan dari komitmen terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitar wilayah operasi. Perusahaan terus menjalankan berbagai inisiatif tanggung jawab sosial dan lingkungan sebagai bagian dari kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan.

Ke depan, PHR akan terus mendorong inovasi dan perbaikan berkelanjutan di seluruh zona dan fungsi. Penguatan efisiensi, penyempurnaan proses, serta pengembangan ide-ide baru menjadi kunci dalam menjaga daya saing dan kinerja perusahaan. Diharapkan seluruh insan PHR dapat menjadikan momentum ini sebagai titik tolak melangkah lebih kuat, adaptif dan lebih bertanggungjawab dalam menjalankan Amanah menjaga energi negeri.

Tentang Pertamina Hulu Rokan

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021.

Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan Zona Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041.

Secara organisasi, Pertamina Hulu Rokan Regional 1 memiliki wilayah kerja di Pulau Sumatera, membentang dari Aceh hingga Sumatera Selatan.

Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.

Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2024

Kota Jambi - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi menyelenggarakan menonton bersama Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2024 di Hotel BW Luxury Jambi pada Jumat, 29 November 2024. Agenda tahunan tersebut menjadi forum strategis bagi Bank Indonesia untuk menyampaikan pandangan strategis terkait kondisi perekonomian nasional, tantangan yang dihadapi, serta arah kebijakan yang akan ditempuh bersama pemerintah. Pada kesempatan PTBI yang diselenggarakan secara daring di Jambi, dihadiri tamu undangan yaitu Sekda Provinsi Jambi, Pjs. Walikota Jambi, jajaran Forkopimda, instansi pemerintah, perbankan, akademisi, pelaku usaha, asosiasi, media dan lainnya. Pada acara PTBI Nasional, dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, Gubernur Bank Indonesia, Bapak Perry Warjiyo, dan tamu undangan penting lainnya. Perwakilan dari Jambi yang hadir di PTBI Nasional yaitu Gubernur Jambi didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2024, perekonomian nasional tetap menunjukkan kinerja yang solid di tengah ketidakpastian global. Meski demikian, sejumlah tantangan eksternal masih perlu diwaspadai pada masa mendatang. “Indonesia harus terus menjaga optimisme dengan tetap waspada terhadap berbagai tantangan. Untuk itu, diperlukan penguatan sinergi dalam bauran kebijakan transformasi ekonomi nasional, khususnya pada lima area prioritas,” ujar Perry Warjiyo. Kelima area prioritas yang dimaksud meliputi sinergi dalam memperkuat stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, mendorong permintaan domestik, serta meningkatkan produktivitas dan kapasitas ekonomi nasional. Selain itu, juga diperlukan upaya dalam pendalaman keuangan untuk mendukung pembiayaan ekonomi, digitalisasi sistem pembayaran, serta penguatan ekonomi dan keuangan digital nasional.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan sinergi dan kolaborasi antarberbagai pihak. Langkah ini dinilai sebagai kunci utama untuk mendukung kebangkitan dan keberlanjutan ekonomi nasional. “Indonesia berada pada posisi yang strategis dengan memiliki hampir seluruh elemen pendukung pembangunan ekonomi. Namun, dinamika geopolitik global yang penuh ketidakpastian mengharuskan kita untuk senantiasa waspada,” ungkap Presiden RI. Untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang kuat, sektor keuangan dinilai memainkan peranan sentral. Presiden menegaskan bahwa sektor keuangan bertugas mengelola kepercayaan dan stabilitas keuangan masyarakat sebagai pilar pendukung perekonomian bangsa.

Pada sesi PTBI di Jambi, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi yang mewakili Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi menyampaikan pentingnya sinergi kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi serta mendukung transformasi ekonomi Jambi. Sepanjang 2024, perekonomian Provinsi Jambi tumbuh sebesar 4,01% (yoy) pada triwulan III, didorong oleh peningkatan aktivitas perdagangan, investasi proyek infrastruktur strategis, dan konsumsi domestik yang solid. Inflasi Jambi pada truwulan III berhasil terkendali pada level 1,95% (yoy), menunjukkan keberhasilan sinergi pengendalian inflasi melalui berbagai program seperti High Level Meeting (HLM), rapat koordinasi, sidak pasar, dan operasi pasar murah. Pada penghujung kegiatan dimaksud, Bank Indonesia Jambi juga memberikan apresiasi kepada 15 stakeholders yang merupakan mitra strategis dan terkolaboratif dalam sinergi kolaborasi upaya pengendalian inflasi, memperluas digitalisasi, pengelolaan uang Rupiah dan turut serta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi di berbagai sektor sepanjang tahun 2024.

Ke depan, Bank Indonesia terus berkomitmen mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan sektor riil, ekonomi syariah, dan digitalisasi. Berbagai inovasi dilakukan, seperti pemberdayaan UMKM di sektor pariwisata, perluasan penggunaan QRIS, serta pengelolaan uang Rupiah berbasis keberlanjutan. Pertumbuhan ekonomi Jambi tahun 2024 diperkirakan tetap solid dengan rentang 3,80%-4,60% (yoy), seiring dengan optimisme terhadap stabilitas makroekonomi dan berlanjutnya investasi strategis. Bank Indonesia Provinsi Jambi juga mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi menghadapi berbagai tantangan ke depan demi mewujudkan ekonomi daerah yang inklusif, stabil, dan berkelanjutan.

Bank Indonesia Jambi mengajak stakeholders di Provinsi Jambi untuk mempersiapkan langkah-langkah kebijakan di daerah dalam mengantisipasi berbagai tantangan yang semakin berat melalui penguatan sinergi untuk: Percepatan dan optimalisasi belanja daerah guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan mendukung pengendalian inflasi di daerah; Penguatan koordinasi kebijakan dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan mitra strategis dari TPIP dan TPID dengan terus mengoptimalkan GNPIP; Memastikan keberlanjutan reformasi struktural untuk meningkatkan daya saing ekonomi daerah; dan Hal-hal spesifik lain yang menjadi fokus dalam menjaga stabilitas harga di daerah dan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Pj. Walikota Jambi Pastikan Stok Pangan, Datangi Pasar dan Gudang

Kota Jambi - Penjabat (Pj.) Walikota Jambi, Sri Purwaningsih, Sabtu  (9/12/2023), mendatangi sejumlah pasar, pergudangan dan ritel modern guna memeriksa harga  maupun  ketersediaan  sejumlah komoditas pangan.

Bersama jajaran Forkompimda, Bank Indonesia, Bulog, BPOM, Satgas Pangan dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kota Jambi, Sri ke pergudangan beras dikawasan Selincah.

Sri memastikan ketersedian  beras yang cukup  memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa periode waktu kedepan. 

Selain pergudangan, Pj Walikota mengunjungi pasar Angso Duo, memastikan kondisi riil yang ada di tengah masyarakat. Pemkot Jambi bersama Bulog juga menggelar operasi pasar murah bersubsidi beras, gula dan minyak goreng.

"Melihat kondisi dagangan di Pasar Angso Duo ini, khususnya tadi cabe, alhamdulillah harga cabe mengalami penurunan. Hari ini kita bandingkan dengan hari-hari yang lalu, minggu lalu itu cabe rawit itu di harga 60 ribu rupiah perkilo, sekarang turun seharga 38 ribu sampai 40 ribu rupiah. Yang masih tinggi itu di harga cabe rawit setan, biasa nya di harga 100 ribuan sekarang sudah turun di harga 80 ribu rupiah. Untuk daging ayam stabil, ikan mengalami penurunan, bawang merah dan bawang putih naik sekitar 2 ribu rupiah, dan yang jelas kondisi pasar Angso Duo terkendali dari sisi penyedian bahan-bahan komoditas, yang sekarang ini semua daerah mengalami permasalahan untuk penyedian bahan bahan itu," ujarnya. 

"Agar inflasi Kota Jambi cepat turun dan konsisten terkendali, Pemkot akan melanjutkan beberapa rencana aksi, salah satunya dengan menggelar rapat khusus bersama para distributor dan agen untuk komitmen menjaga stabilitas harga komoditas pokok dan strategis penyumbang inflasi. Pemkot juga akan merealisasikan kerjasama dengan daerah penghasil yang telah diinisiasi sebelumnya, untuk menjaga stabilitas supply komoditas yang dibutuhkan, terus berkesinambungan. BI dan Bulog siap untuk mensupport sisi distribusi dan biaya angkutnya," jelas birokrat Kemendagri itu.

 

Copyright © Free Joomla! 4 templates / Design by Galusso Themes